usaha percetakan

undangan pernikahan

Usaha Percetakan, Bagaimana Memulainya?

usaha-percetakan

Bisnis Percetakan

Sahabat-sahabat.. setelah sebelumnya membaca artikel-artikel yang mengulas tentang peluang usaha percetakan, baik percetakan offset, maupun percetakan digital (digital printing).. maka banyak pengunjung blog memberikan komentar, meng-add saya di Facebook, mengirim pesan, mengajak chatting, dan sebagainya, dengan tujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang cara-cara yang harus ditempuh supaya mereka bisa segera terjun ke bisnis percetakan walaupun mereka tidak memiliki perlengkapan cetak atau mesin percetakan sama sekali.

Diantara mereka, ada yang bertanya mengenai langkah apa saja untuk bisa membuat sebuah kartu undangan pernikahan, karena ada seorang temannya atau tetangganya yang memerlukan barang cetakan tersebut yang meminta tolong kepadanya untuk dibuatkan, sedangkan mereka belum pernah membuat barang tersebut sebelumnya. Ada pula seseorang yang pandai mendesain serta mengedit photo menggunakan aplikasi grafis di komputer, dimana ia dimintai pertolongan untuk membuatkan poster bagi banyak teman-temannya, tetapi ia kebingungan bagaimana serta darimana ia harus memulai untuk mengerjakannya, serta perlengkapan cetak apa yang paling efektif untuk digunakan.

Menanggapi keinginan mereka tersebut, saya pun lebih memilih chatting via Yahoo Messenger, dengan maksud supaya saya bisa menjelaskan lebih terperinci kepada mereka perihal apa saja yang harus dilakukan, supaya mereka segera “bertindak”.

Sebenarnya artikel-artikel usaha percetakan yang telah mereka baca juga cukup memberikan petunjuk kepada mereka mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan supaya mereka bisa mengenal, bisa menjalankan, serta bisa berpenghasilan dari bisnis percetakan, tetapi mungkin ingin mereka mengetahui langkah yang lebih rinci lagi. Dan terbukti ada diantara mereka ada yang hanya berselang 2 hingga 3 hari saja setelah mengajukan pertanyaan, ia telah memperoleh keuntungan yang lumayan besar dari order percetakan undangan pertamanya. Alhamdulillaah..

Saya yakin bukan hanya mereka yang tertarik serta ingin menekuni bisnis percetakan, tapi juga banyak diantara sahabat lainnya termasuk Anda menginginkan hal serupa dikarekan peluang bisnisnya yang tidak pernah surut.

Sahabat-sahabat,

Saya tetap akan berbagi “sedikit”nya pengetahuan serta pengalaman saya tersebut di bidang percetakan, tetapi untuk menjawab banyaknya pertanyaan yang sebelumnya biasa saya lakukan lewat chatting di Yahoo Messenger mungkin sudah tidak banyak waktu lagi yang akan saya berikan, karena sebagai seorang kepala keluarga, sebagian besar waktu harus saya gunakan untuk mencari nafkah, meluangkan waktu bersama keluarga, dan sebagainya. Sebagai pendatang baru di bisnis internet pun saya harus terus mengembangkan serta memelihara bisnis-bisnis online yang saya jalankan. Tetapi jangan khawatir.. keingintahuan sahabat untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai seluk beluk usaha percetakan ini insya Allah telah saya jawab secara lengkap di website saya lainnya. Silahkan kunjungi web Usaha Percetakan ini.. (klik)

Dalam website tersebut, saya akan memberikan kiat usaha, membimbing Anda “langkah demi langkah” dengan bahasa yang sangat sederhana dan mudah dimengerti tentang bisnis percetakan, supaya Anda mengetahui bagaimana caranya mendatangkan dan mengerjakan sebuah order cetakan, walaupun tanpa mempunyai perlengkapan cetak, dan tentunya segera berpenghasilan melaluinya. Insya Allah..

Semoga bermanfaat…!!! Cepi Nugraha

Komentar

29 tanggapan untuk “Usaha Percetakan, Bagaimana Memulainya?”
  1. eva says:

    saya mau nanya jika kita sudah membuat desain untuk brosur atau ID card di corel atau photoshop langkah selanjutnya apakah membuat film dan flat, harga untuk Membuat Film dan Plate berapa dan harga untuk Finishing. terimakasih

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mbak Eva,
    Untuk produk cetak yang menggunakan bahan kertas seperti brosur, kop surat, kartu undangan dan sebagainya yang biasanya memerlukan proses cetak offset, maka desain tadi bisa diprint ke kertas HVS, atau ke kertas kalkir, atau juga dibuatkan film, lalu setelah itu dibuatkan pelat cetaknya yang berbahan kertas (paper plate) atau berbahan aluminium (aluminium plate), dan perbedaan-perbedaan tersebut tergantung keperluan serta kualitas cetak yang ingin dihasilkan. Setelah itu kemudian pelat dipasang di mesin cetak untuk proses offset (tentu berikut bahan cetaknya juga dengan tempat yang berbeda), setelah selesai maka proses finishing pun dilakukan di peralatan/mesin finishing.

    Di Bandung, harga untuk membuat film = Rp. 40/cm2, tetapi biasanya ada discount hingga 50%. Sedangkan harga pelat kertas untuk mesin cetak kecil = Rp. 3500/lembar, harga pelat aluminium untuk mesin cetak kecil = Rp. 5000/lembar, harga pelat aluminium untuk mesin cetak double folio atau mesin cetak 52 = Rp. 10.000/lembar, dan untuk ukuran yang lebih lebar tentu lebih mahal lagi. Untuk biaya finishing tentu tergantung jenis finishingnya.. apakah potong kertas, lem, pond, rel, perporasi.. serta tergantung jumlahnya. Jadi saya tidak bisa untuk menuliskan semuanya di sini (kecuali di website UsahaPercetakan.biz, saya telah menuliskan rinciannya di sana).

    Untuk pembuatan ID Card yang biasanya terbuat dari bahan PVC, maka setelah desainnya jadi.. tidak harus dibuatkan film seperti tadi, tetapi langsung diprint menggunakan printer ke salah satu lapisan bahan PVC, untuk kemudian direkatkan ke lapisan PVC lainnya untuk kemudian dilaminating dan dipotong.

    [balas komentar]

  2. budisantoso says:

    saya pengin punya sofware macam2 kartu undangan,farme foto,cara edit foto dan kertas undangan murah, soalnya saya pengin buka percetakan kecil di rumah.tlg info dan gimana cara ngedapetinya? thanks

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Budi,
    Kalau software pembuat desain kartu undangan dan frame photo instant saya tidak tau. Tapi di dunia percetakan software yang biasa digunakan untuk mendesain kartu undangan atau barang percetakan lainnya adalah CorelDraw dan Photoshop.
    Untuk mengedit photo.., Photoshop juga sering digunakan, atau bisa juga ditambah software edit photo yang lain seperti Ulead Photo Impact, dan sebagainya.
    Software-software tersebut di atas biasanya bisa kita dapatkan di pusat-pusat perdagangan elektronik dan assesoris komputer, atau juga di internet.
    Kertas bahan undangan murah biasanya adalah kertas berjenis BC yang bisa dibeli di toko-toko kertas, terutama toko/grosir kertas untuk keperluan cetakan.

    [balas komentar]

  3. juandi says:

    sebenarnya banyak hal yang perlu saya pertanyakan, tp berhubung ini pada wall komentar saya akan tnyakan beberapa hal saja…saya sangat berterima kasih kalau bpk sudi membalasnya…
    begini:
    saya baru saja lulus kuliah…dengan kelulusan saya ini, saya berkeinginan utk membuka usaha percetakan tp saya bingung hrs memulainya drmn? saya berminat dgn usaha ini krna di daerah (di kabupaten saya yg msh baru) saya melihat peluang yg bgs utk membka percetakan…karena disana bkn kota yg besar, msh jarang sekali tempat percetakan dan saya ingin menjadi penyedia layanan cetak ini.yg jd permasalahannya adalah apa yg harus sy lakukan dan bgmn memulainya.
    mgkin itu saja pak.mohon dijwab.oya, sekedar pemberitahuan, saya sdh punya tempat dan modal 30 juta..

    terimakasih.

    wassalam

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Juandi,
    Menurut saya, yang sebaiknya mas Juandi lakukan adalah membekali diri terlebih dahulu dengan pengetahuan mengenai langkah-langkah pengerjaan cetakan dari awal (pracetak) hingga akhir (finishing), mas juga harus mengetahui cara mendatangkan order dari konsumen. Dan sebaiknya mengerjakan cetakan tidak langsung dengan peralatan sendiri sebelum mas memahami langkah-langkah pengerjaan sebuah cetakan, tetapi dengan cara makloon cetak (mengerjakan cetakan di peralatan cetak orang lain). Untuk lebih lengkapnya mas bisa memperoleh tutorial lengkap mengenai usaha percetakan di UsahaPercetakan.Biz (klik)

    [balas komentar]

  4. Anggit blogspot.com says:

    Selamat sore, mau sharing neh,…saya punya mesin ryobi 500 n pertama, saya susah cari operator, kedua mesin ngadat terus, gimana ada yang sitem sewa ngga yah?

    [balas komentar]

  5. aan says:

    maaf saya mau tanya,,,, sekarang ni saya lagi bekerja di negri sebrang,, setelah pulang nanti saya pengin banget buka usaha sendiri seperti buka percetakan dan perlelngkapanya,, apa saya ya yang di butuhkan?? maksud saya di sini alat alatnya,,, makasih sebelumnya tas jawabannya

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas/Mbak Aan,
    Dalam dunia percetakan dikenal beberapa teknik pencetakan dengan perlengkapan yang berbeda pula, diantara yang paling umun digunakan seperti:

    Sablon Tangan (Manual) memerlukan:
    Screen, rakel, cat/tinta, minyak pencampur cat, dsb.

    Cetak Offset memerlukan:
    Mesin-mesin cetak offset ukuran kecil, menengah, dan besar

    Cetak Digital (Digital Printing) memerlukan:
    Mesin cetak (printer) digital ukuran kecil, menengah, dan besar

    Selain perlengkapan tersebut, banyak pula perlengkapan lainnya seperti perlengkapan pracetak: komputer, laser printer, scanner, plate maker, dsb.
    Lalu perlengkapan pasca cetak (finishing) semisal: mesin potong kertas/bahan, mesin lipat kertas, mesin foil, dsb.

    Untuk membuka usaha percetakan, mas/mbak Aan bisa membeli semua perlengkapannya mulai dari pracetak, cetak, hingga pasca cetak/finishing, tetapi banyak juga pengusaha cetak yang memulainya dari mesin cetak ukuran kecil terlebih dahulu, baru setelah ada perkembangan sedikit demi sedikit mereka menambah perlengkapannya. Menurut hemat saya, alangkah baiknya bila sebelum melangkah.. mas/mbak mengetahui dulu kira-kira produk percetakan apa yang paling sesuai dengan target pasar percetakan mas/mbak nantinya, serta perlengkapan apa saja yang sekiranya bisa digunakan untuk keperluan tersebut, agar nanti di saat akan membeli perlengkapan cetak, mas/mbak telah mengetahui perlengkapan cetak apa saja yang harus dibeli.
    Baik mas/mbak sekian dulu jawaban saya, kalau masih memerlukan penjelasan lagi mungkin alangkah baiknya jika kita ngobrolnya via Yahoo Messenger (YM). Add ID saya: netpreneur01

    [balas komentar]

Page 2 of 2«12
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!