Suspensi Mobil dan Karakternya

January 7, 2013 oleh 2 Komentar
Kategori: Jurnal Teknik Mesin 
Suspensi Mobil

Suspensi Mobil

Artikel bertema Suspensi Mobil ini merupakan kiriman dari seorang teman saat saya mengambil kuliah di fakultas teknik dulu, satu jurusan dan satu kelas. Setelah lulus kuliah saya mengembara tak menentu arah di dunia yang sama sekali tidak pernah saya pelajari di bangku perkuliahan, sementara teman saya tetap fokus dan berkarir di dunia yang sama seperti saat kuliah, bahkan menjadi seorang dosen. Sahabat, yuk kita langsung saja baca tulisannya berikut..

Mengenal Sistem Suspensi Mobil dan Karakternya

Di dalam sebuah mobil terdapat sistem suspensi. Suspensi sendiri berarti suatu mekanisme penggantung untuk roda. Beberapa komponen utama di dalam sistem suspensi mobil antara lain: pegas, peredam kejut (shock absorber), lengan ayun (swing arm) dan beberapa batang penghubung (link) yang berfungsi sebagai penumpu beban.

Secara garis besar, sistem suspensi pada mobil dibagi menjadi 2 macam, yaitu suspensi kaku/rigid/dependen dan suspensi independen. Setiap jenis suspensi akan diterapkan pada suatu mobil sesuai dengan peruntukannya. Misalnya jenis mobil atau kendaraan untuk beban berat menggunakan suspensi kaku, sementara mobil penumpang lebih sesuai jika menggunakan suspensi independen karena lebih nyaman.

Yang dimaksud dengan suspensi kaku adalah apabila sistem penggantung antara roda kiri dan roda kanan pada satu porosnya tergantung satu sama lain. Sehingga apabila roda kiri mengalami gangguan, misalnya melindas lubang atau gundukan, maka roda kanan juga akan menerima gangguan, akibatnya guncangan akan lebih terasa (Gb. 1).

Sementara yang disebut dengan suspensi independen adalah apabila sistem penggantung antara roda kiri dan kanan pada satu poros tak tergantung satu sama lain. Bila roda kiri mengalami gangguan, maka roda sebelah kanan relatif stabil sehingga mobil tidak banyak terguncang.

Sistem Suspensi Mobil

Beberapa contoh sistem suspensi independen yang sering diterapkan pada mobil penumpang antara lain adalah double wishbone. Double wishbone menggunakan 2 buah lengan ayun yang besar sehingga sangat kokoh dan kuat serta stabil pada kecepatan tinggi (Gb. 2)

Tipe ke-2 adalah Mac Pherson strut. Sistem suspensi ini relatif sederhana, hanya menggunakan satu lengan ayun bawah. Tingkat kenyamanan  dan stabilitas di bawah tingkat double wishbone, namun untuk perawatannya lebih mudah (Gb. 3).

Sedangkan tipe ketiga adalah Multi-link. Sesuai dengan namanya suspensi ini menggunakan banyak batang penghubung. Sistem ini mampu meredam tidak hanya gaya vertikal tetapi juga dapat menahan gaya lateral atau arah samping. Ketiga sistem suspensi tersebut biasanya untuk roda depan (Gb.4).

Sementara sistem suspensi independen untuk roda belakang yang sering digunakan adalah batang torsi (torsion bar). Mekanisme batang torsi lebih sederhana dan digunakan pada mobil dengan penggerak roda depan.

Merawat Sistem Suspensi Mobil

Tips untuk perawatan sistem suspensi antara lain mengecek kekencangan baut-baut penghubung, pemberian pelumas padat (grease) pada bushing dan penyetelan geometrinya. Hal ini perlu dilakukan untuk menjamin kenyamanan, keamanan saat berkendara dan menghindari bergetarnya rode pada kecepatan tinggi (shimmy).

Ditulis oleh:
Rachmanto Hadiputranto
Pecinta otomotif

Terimakasih ya Pak Dosen, Jazakallahu khairan katsira karena telah berkirim tulisan yang ilmiah dan berbobot. Semoga artikel tentang “Mengenal Sistem Suspensi Mobil dan Karakternya” ini¬† bermanfaat bagi kita dan juga bermanfaat bagi sahabat-sahabat Rumah Cahaya.. ~ Cepi Nugraha

Komentar

2 tanggapan untuk “Suspensi Mobil dan Karakternya”
  1. mas oto says:

    lmayan membantu mas buat saya yang masih awam soal mobil

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Oto,

    Percayaaa…. :D

    [balas komentar di sini]

Page 1 of 11
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!