Status Patah Hati Sang Lestari

July 11, 2012 oleh Kirimkan Komentar
Kategori: Tentang Cinta 
gambar patah hati

Patah Hati Sang Lestari

Status Patah Hati. Satu Lagi Pelajaran Tentang Cinta..

Terdorong keingintahuan.. barangkali saja ada kiriman pesan ke inbox, maka saya pun mencoba login ke situs itu. Oh, ternyata tidak ada satu pesan pun yang masuk, kecuali beberapa kiriman salam yang saya balas dengan salam kembali. Tapi ada sesuatu yang membuat saya terhenti di sana sehingga berbuah tulisan ini..

Di situs tersebut saya mengklik profil salah seorang member perempuan yang online saat itu. Pada menu ‘Tentang Saya’ miliknya (tentang dia maksudnya) terdapat status patah hati yang mungkin lebih mirip curahan hati dengan isi yang cukup panjang. Di foto profilnya juga tidak terdapat foto dirinya, tetapi hanya foto seorang pria yang mungkin pria tersebutlah yang telah membuatnya patah hati karena sebagian kata-kata patah hatinya tadi sepertinya ditujukan untuk pria di foto tersebut.

Ya.. jika itu benar, mungkin langkahnya tidaklah tepat karena berarti ia telah mengumbar aib orang lain berupa kekurangan si pria tersebut, akan tetapi dari status patah hati miliknya pun kita masih bisa mengambil banyak pelajaran berharga ..pelajaran tentang CINTA.

Tanpa menyebutkan identitas lengkapnya, apalagi sama-sama ikut menunjukkan foto sang lelaki yang telah membuatnya patah hati, maka inilah sekilas profil berikut goresan kata-kata yang merupakan ungkapan patah hati di statusnya..

Panggil saja Lestari, seorang wanita muda yang belum menikah dengan usia 21 tahun. Ia bertempat tinggal di sebuah kota di bagian timur pulau Jawa. Pada menu ‘Tentang Saya’ miliknya yang seolah diarahkan ke pria yang di foto tadi, dan juga ditujukan kepada siapa saja yang membacanya, ia menulis:

Aku udah jenuh dengan orang ini… Orang tersebut sangat tidak romantis… Aku juga tidak mau jika ternyata aku harus selalu mengemis untuk meminta perhatian darinya… Aku akan berusaha melupakannya…

Cinta itu datang di saat yang tidak tepat, ada kalanya kita menyayangi di saat orang tersebut tidak mempedulikan kita, begitu juga sebaliknya… Cinta itu datang mengawali dan ada pula yang terlambat… Jangan pernah menyesali ketika cinta dari seseorang yg kita harapkan sudah pergi… karena engkau sudah tidak berarti lagi baginya…

Perempuan itu ingin dimengerti, ia ingin disayangi dan diperhatikan. Namun bila ia sudah berusaha keras mencuri hatimu dengan memberikan kasih sayang padamu setulusnya, namun engkau sama sekali tidak mempedulikan cintanya… itu hal yang sangat menyakitkan baginya… Jangan pernah menyalahkannya bila ia sudah tidak menyayangimu kembali… karena itu adalah pelajaran yang berharga untukmu agar engkau tak mengulanginya kembali dikemudian hari terhadap perempuan lain…

Cinta itu tidak bisa dipaksakan, tapi kita masih bisa mengusahakan untuk menumbuhkan benih-benih tersebut. Namun jika keterlambatan cinta menghampirimu, hanya kata maaf yg dapat engkau peroleh… sebab engkau tidak dapat memutar/mengembalikan kembali kehadiran cinta tersebut…

JANGAN MENUNTUT ORANG UNTUK MENYAYANGI KITA… BILA KITA TIDAK MENYAYANGI ORANG TERSEBUT SEBELUMNYA… Seperti Pepatah, “Hargailah orang lain jika engkau ingin dihargai oleh orang lain…” dan ada pula hukum take and give, apa yang kamu peroleh sebanding dengan apa yang kamu berikan…

Ibu kita adalah seorang perempuan. Jika kita memang tak ingin membalas cinta seorang perempuan janganlah engkau menyakiti hatinya dengan ucapan yang tidak sepantasnya engkau ucapkan, terlebih lagi jika engkau mengatainya perempuan bermuka uang… Jika uang yang engkau ambil adalah uangmu, engkau pantas mengatakan hal seperti itu, tapi jika itu adalah uang perempuan tersebut, begitu buruk engkau sebagai manusia mengatakan ucapan yang tidak sepantasnya terhadap seorang perempuan… karena lisan lebih tajam daripada sebilah pedang tajam.

MAAF AKUN INI DITUTUP….. Dan seterusnya.

Yaa itulah goresan kata-katanya, kata-kata yang keluar dari orang yang lagi sedih dan galau karena patah hati. Ada kelirunya, tetapi banyak benarnya juga. Bijaknya ada, puitisnya ada, terkandung kata-kata mutiaranya juga. Yang pasti, banyak pelajaran serta pengalaman yang bisa kita ambil darinya.

Bagi sebagian orang patah hati adalah perkara yang wajar dan dianggap biasa, akan tetapi bagi sebagian orang terasa sangat berat,  menyisakan kepedihan yang cukup dalam dan derita yang cukup lama, bahkan jika saja Allah tidak memberikan hidayah dan pertolongan-Nya, tidak sedikit orang yang bunuh diri karenanya. Karenanya kita tidak bisa menganggap enteng persoalan ini.

Lalu apa atau bagaimana cara mengobatinya?

Inilah Obat Patah Hati. Insyaallah..

Rasulullah shallallalu ‘alaihi wa alihi wasallam bersabda:

“Likulli daa-in dawa-un fa-idzaa ushiiba dawaa-ud da’a-l bura-a bi-idznillah azza wajalla” Artinya: “Untuk tiap-tiap penyakit pasti ada obatnya. Kalau obatnya sudah mengenai penyakit, penyakit itu pasti akan sembuh dengan izin Allah”

“Maa-anzalallaahu min daa-in illaa anzala lahuu syifaa” Artinya: “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan Ia menurunkan obatnya”

Seorang waliyullah (salah seorang wali songo) bergelar Sunan Bonang pun bahkan menggubah sebuah tembang berbahasa Jawa yang belakangan hari dipopulerkan oleh mas Emha ‘Ainun Nadjib dan juga Opick dengan judul “Tombo Ati” atau Obat Hati dalam bahasa Indonesianya, sebagai berikut:

Obat hati itu ada 5 perkara:

Yang pertama: Baca Qur’an dan maknanya
Yang kedua: Solat malam dirikanlah
Yang ketiga: Berkumpullah dengan orang shaleh
Yang keempat: Perbanyaklah berpuasa
Yang kelima: Dzikir malam perbanyaklah.

Pepatah Sunda mengatakan:

Mun nyeri ku awewe, ubaran deui ku awewe. Artinya: Kalau sakit dikarekan perempuan, maka obati juga dengan perempuan lain sebagai gantinya.

Mungkin demikian juga jika seorang wanita sakit hati dikarenakan ulah laki-laki, maka obatnya juga harus mencari laki-laki lain sebagai penggantinya.

Hehe, tapi masih berat ya.. kalau Allah belum menurunkan obatnya. Kita masih saja selalu berfikiran si dia itu unik, pastinya tidak ada seorang pun yang sama, baik rupa, sifat, perangai dan segala tingkah lakunya dengan dia, sehingga tidak mungkin ada yang menggantikannya (yang nulis pengalaman kali ya :D ). Tapi walau bagaimanapun tetap harus yakin bahwa obat itu pasti ada, hanya saja belum tiba. Andaikan saat itu tiba, maka pastinya akan lebih baik, luka di hatipun akan sirna tanpa bekas sama sekali, bahkan kita akan sangat bersyukur menyadari bahwa Allah benar-benar sangat menyayangi kita. Semoga… Aamiin.

Status Patah Hati Sang Lestari, oleh: ~ Cepi Nugraha

Page 1 of 0
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!