usaha percetakan

bisnis percetakan

Proses Cetak dengan Mesin Cetak Offset

September 30, 2008 oleh Cepi Nugraha · 36 Komentar
Kategori: Entrepreneurship, Ide Usaha, Peluang Usaha, Percetakan 

Setelah artikel sebelumnya membahas tentang peluang usaha percetakan, maka kali ini akan saya mengemukakan beberapa proses cetak yang dikerjakan dengan menggunakan mesin cetak offset, supaya sahabat-sahabat yang ingin terjun ke dalam bisnis percetakan mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus diambil.

Untuk menjadi sebuah produk cetak yang sempurna, maka aneka macam barang percetakan memerlukan beberapa proses produksi yang harus dilewati. Banyak atau tidaknya proses tersebut, tentu saja sangat tergantung dari sederhana atau tidaknya barang-barang cetak yang akan dibuat.

Adapun proses produksi cetak dengan menggunakan mesin percetakan offset yang saya ketahui adalah sebagai berikut:

Proses Pra-cetak:

  • Persiapan bahan kertas: seperti kertas HVS, BC, kenstruk, doorslags, matte paper, NCR, kertas wangi, duplex, ivory, dsb. disesuaikan dengan keperluan. Bisa juga blanko cetak, yaitu bahan cetak yang ukuran dan bentuknya telah jadi dan tinggal masuk ke proses cetak.
  • Setting Komputer: format yang akan dibuat pada barang cetakkan.. ukuran, naskah, serta desain grafisnya ditentukan di sini, dan biasanya diakhiri dengan diprint di kertas HVS, kertas kalkir, atau film repro.
  • Rekam Plat: hasil settingan yang telah diprint tadi direkam (semacam dicopy) ke pelat kertas atau pelat aluminium (paper plate/aluminium plate) sehingga naskah cetakkan pun terdapat di atasnya, dan plat cetak inilah yang akan dipasang pada mesin cetak.
  • Bikin matres untuk foil atau emboss (bila diperlukan).

Peralatan grafika yang digunakan dikenal dengan istilah Mesin Repro

Proses Cetak:

  • Plat cetak beserta bahan kertas yang telah siap pada proses pracetak tadi lalu dipasang di mesin cetak, dan ditempatkan di posisinya masing-masing berdasarkan fungsinya. Plat cetak dipasang di atas roll yang terdapat di atas mesin, sedangkan bahan kertas dipasang pada tempat mendatar di bawah roll tersebut. Dan tinta pun dipersiapkan pula pada tempatnya (warna sesuai yang diinginkan)
  • Setelah plat cetak, bahan kertas, dan tinta siap atau terpasang, maka mesin pun dijalankan.. dan terjadilah proses cetak. Tinta bersinggungan roll yang telah terpasang plat cetak, dan tinta bersinggungan pula dengan bahan kertas yang ada, sehingga terjadilah pemindahan naskah yang ada di plat cetak ke bahan kertas tersebut melalui tinta, dan kertas pun keluar satu persatu berisi naskah yang sudah jadi.

Peralatan grafika yang digunakan dikenal dengan istilah Mesin Printing/Cetak.

Proses Finishing, diantaranya:

  • Proses potong atau serit kertas, dengan tujuan untuk membagi beberapa kertas hasil cetak tadi menjadi beberapa bagian, atau bisa juga hanya sekedar untuk merapihkan kertas.
  • Foil, membubuhi kertas dengan tulisan atau gambar “mengkilat” seperti warna emas, perak, biru, merah, dsb.
  • Embossed, menghiasi kertas cetak dengan tulisan atau gambar, dimana hiasan tersebut berbentuk kertas yang timbul atau tenggelam akibat matres.
  • Proses laminating gloss/doff, UV gloss/doff, spot UV, dsb. Kertas cetak tadi dilapisi dengan plastik mengkilat atau plastik buram/dop pada bagian luarnya sehingga menimbulkan kesan estetis tersendiri.
  • Pon’s, memotong kertas menjadi bentuk-bentuk tertentu akibat potongan pisau mesin pons. Bentuknya bisa berupa format untuk lipatan amplop, dus, dsb.
  • Lem, untuk menyambungkan atau menyatukan kertas cetakan semisal amplop.
  • Dan lain-lain semisal menjilid, jahit benang/kawat, nomerator, lipat susun/sisip, membungkus dengan plastik, dsb. tergantung keperluan.

Peralatan grafika yang digunakan dikenal dengan istilah Mesin Finishing.

Semoga bermanfaat…!!! (Cepi Nugraha)

Artikel Terkait:

Komentar

36 tanggapan untuk “Proses Cetak dengan Mesin Cetak Offset”
  1. zhoma says:

    mau tanya harga plat cetak sekarang berapa ya? trus saya masih bingung tentang biaya cetak dsb.

    misal saya akan mencetak 1000 eksemplar majalah full color ukuran b5 (40 halaman bolak balik) dengan binding lem. menggunakan kertas hvs 100 gr (isi) dan 280 gr (cover) kira2 estimasi biayanya habis berapa ya?

    terimakasih atas perhatiannya :)

    [balas komentar]

  2. salam
    artikel sangat membantu mengenai pengetahuan ttg percetakan. bgmn cara menghtng biaya operator cetak?
    terima kasih

    [balas komentar]

  3. online says:

    membaca seluruh blog, cukup bagus

    [balas komentar]

  4. yanti says:

    Mas saya mau tanya kalau saya mau buka usaha percetakan, sedang saya masih blm pernah tahu dunia ini.
    Kira2 persiapan apa yang harussaya lakukan.
    Kalau saya ingin mencetak majalah tdk bewarna (hitam) kira2 mesin jenis apa yg bisa saya pergunakan karena mengingat saya masih pemula.
    Terima kasih atas sarannya..

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mbak Yanti,
    Persiapannya yang harus mbak lakukan adalah dengan mencari serta mengetahui tempat dimana produk-produk percetakan itu dibuat, serta mengetahui bagaimana alur kerjanya.. dari mulai pracetak hingga pasca cetak (finishing). Dan tentunya bagaimana strateginya untuk mendatangkan pasar (order), serta bagaimana cara untuk memelihara pasar (konsumen)

    Saya pun sedang menyiapkan sebuah situs dan produk (ebook) yang berjudul “BISNIS PERCETAKAN ITU GAMPANG” berupa Panduan Praktis Langkah Demi Langkah Membangun Usaha Percetakan Tanpa Modal Perlengkapan Cetak, yang insya Allah beberapa hari lagi akan saya luncurkan. Bila mbak ingin menjadi pemesan pertama, mbak boleh mengontak saya dari sekarang.

    Untuk mencetak majalah yang mbak maksud, bila ukuran bahannya maksimal adalah folio, maka bisa menggunakan mesin cetak kecil bermerk TOKO. Tetapi bila di atas folio, mbak bisa menggunakan mesin-mesin yang ukuran cetaknya lebih besar semisal merk Heidelberg, Oliver, Ryobi, dsb, tetapi yang area cetaknya di bawah atau maksimal berukuran “double folio” supaya menghemat biaya.

    [balas komentar]

  5. Aris Wardoyo says:

    Salam hormat,

    Bagi teman2 yang mau cetak KARTU PLASTIK PVC seperti membercard, discount card, kartu pasien, kartu pajak, id card standard ATM, bukan system instan, kami siap bantu.

    Dikerjakan dengan teknik cetak offset, sablon serta digital.

    Mesin yang kami miliki saat ini :
    = 1 unit mesin hydraulic laminator press ukuran A4 (1200 kartu / jam)
    = 1 unit mesin laminator press ukuran 10 x 12 cm (45 kartu / jam)
    = 1 unit electric plong 2 mata
    = 2 unit mesin plong 1 mata
    = 1 unit mesin cetak offset gestetner
    = 1 unit mesin lapis sealcoat

    Hubungi kami di No. 021-8094058, 08128701309 untuk mendapatkan harga spesial.

    Terima kasih
    Salam

    Aris

    [balas komentar]

  6. masna says:

    salam kenal
    saya mau tanya, saya operator offset GTO 52,
    saya cetak dengan bahandari PVC,untuk ID card
    belakang ini ada masalah dengan tinta yang saya pakai
    tinta apa yg cocok untuk cetak PVC,dengan GTO 52
    dan apa fountein yang harus saya pakai,, trims

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Pak Masna, salam kenal kembali..
    Waah.. maaf, saya jauh tidak lebih tahu dari Bapak, yang saya tahu saya hanyalah proses pembuatan barang cetakan dengan menggunakan peralatan cetak milik orang lain (makloon cetak)

    [balas komentar]

  7. eddy says:

    Pak Cepi, apakah ada buku panduan tentang cara, proses pengerjaan mesin Toko 820!
    Sebabnya saya sudah beli seken mesin ini tetapi operatornya tidak ada sehingga saya mau coba menjalankan mesin ini. Semoga anda bisa membantu saya. Thanks.

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Pak Eddy,
    Maaf, saya tidak memilikinya buku panduannya pak..

    [balas komentar]

  8. abu Hazmi says:

    Informasinya sangat membantu bagi saya mas…thanks..

    [balas komentar]

  9. Iwan says:

    Pak Cepi yth, aku berencana membuka usaha percetakan sablon, apa bahan2 yg harus aku persiapkan?, thanks pak..

    [balas komentar]

    Cepi Nugraha Reply:

    Pak Iwan,
    Maaf sekali pak.. saya tidak begitu mengetahui perlengkapan untuk sablon, karena pekerjaan sablon saya biasa saya serahkan kepada tukang sablonnya (dimakloonkan)

    [balas komentar]

  10. Ridwan says:

    salam kenal pak,

    saya mau tanya pak,apakah bapak bapak tahu di mana saya bisa mengelem (glue) ,untuk pembuatan Packing yang menggunakan mesin Glueing?

    bahannya DUplex 270 gsm,sudah di Pounch tinggal di Glueing untuk jadi Lock Buttom.

    Nohon infonya pak ASAP(as soon as possible)

    Thank’s

    [balas komentar]

Page 3 of 3«123
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!