Preventive Maintenance Adalah..

April 30, 2013 oleh 7 Komentar
Kategori: Jurnal Teknik Mesin 
Preventive Maintenance Adalah

Preventive Maintenance

Sahabat Rumah Cahaya, tahu nggak apa itu preventive maintenance? Alhamdulillah jika Anda sudah tahu. Tapi bagi yang belum tahu, maka ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan preventive maintenance adalah suatu kegiatan pemeriksaan secara periodik terhadap asset dan peralatan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan kerusakan, serta menjaga asset atau peralatan yang telah mengalami kerusakan dengan jalan memperbaiki dan menyetelnya sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

Melalui pemanfaatan prosedur preventive maintenance yang baik, dimana terjadi koordinasi yang baik antara orang-orang bagian produksi dan maintenance maka:

  1. Kerugian waktu produksi dapat diperkecil,
  2. Biaya perbaikan yang mahal dapat dikurangi atau dihindari,
  3. Interupsi terhadap jadual yang telah direncanakan waktu produuksi maupun perawatan dapat dihilangkan atau dikurangi.

Pada waktu yang lalu sering terjadi ‘ketidak serasian’ antara orang-orang bagian produksi dengan orang-orang bagian maintenance mengenai metoda yang sesuai untuk memperoleh hasil kerja yang maksimal dari suatu mesin atau alat produksi.

Orang-orang bagian produksi biasanya mengoperasikan peralatan produksi selama dan semaksimal mungkin untuk dapat melampaui target produksi yang telah ditetapkan (mungkin ada kaitannya dengan bonus??), sampai akhirnya peralatan produksi tersebut mengalami kerusakan dan kemudian secara tergesa-gesa mereka memperbaikinya (walaupun belum tentu baik betul) untuk segera dioperasikan kembali. Seringkali terjadi perbaikan-perbaikan ini dilakukan tanpa jadual yang teratur.

Baik bagian produksi maupun bagian maintenance sebenarnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu untuk menghasilkan suatu produk dengan kualitas yang baik dan efisien serta dengan biaya yang rendah. Manajer bagian produksi seharusnya sadar bahwa maintenance merupakan kunci untuk menjamin kelangsungan produksi, dimana preventive maintenance merupakan sarana, baik untuk bagian produksi maupun bagian maintenance untuk mencapai produksi yang maksimum pada tingkat biaya perbaikan yang minimum.

Tujuan Preventive Maintenance

Sebenarnya, salah satu dari tujuan preventive maintenance adalah untuk menemukan suatu tingkat keadaan yang menunjukkan gejala kerusakan pada asset atau alat sebelum asset atau alat tersebut mengalami kerusakan yang fatal. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan membuat perencanaan dan penjadualan kegiatan maintenance dengan interupsi sekecil mungkin pada bagian produksi.

Pada saat ini orang-orang bagian maintenance lebih menyukai melakukan pekerjaan yang terencana dan terjadual serta menghindari pekerjaan-pekerjaan yang mendadak. Oleh karenanya mereka berusaha meningkatkan daya guna dari sumber-sumber yang ada, baik sumber daya manusia dan sebagainya, untuk tujuan memperpanjang umur peralatan produksi. Sehubungan dengan bertambah rumit dan mahalnya harga peralatan atau mesin-mesin baru, maka dianggap sangat perlu untuk memiliki program-program maintenance yang terencana.

Sebetulnya tidak cukup dengan hanya menetapkan bahwa setiap mesin harus memiliki program pemeliharaan yang terencana untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kerusakan mesin, tetapi harus juga diadakan usaha untuk sebisa mungkin menghindari terjadinya interupsi-interupsi pada jadual yang telah ditetapkan. hal ini dapat dilaksanakan dengan memusatkan perhatian pada unit-unit yang dianggap rawan atau kritis.

Klasifikasi terhadap unit yang rawan didasarkan pada:

  1. Kerusakan pada unit tersebut dapat membahayakan kesehatan atau keselamatan pada pekerja,
  2. Kerusakan dapat mempengaruhi kualitas produksi,
  3. Kerusakan dapat menyebabkan proses produksi terhenti,
  4. Modal yang tertanam pada unit tersebut dinilai cukup tinggi.

Ini berarti perhatian preventive maintenance harus diarahkan secara menyeluruh dan terperinci pada unit-unit yang dianggap kristis. Mungkin akan lebih ekonomis membiarkan sampai rusak satu unit produksi yang dianggap tidak kritis daripada harus melakukan program preventive maintenance pada unit tersebut. Jadi intinya bagaimana efisiensi secara optimum dapat dicapai tanpa melakukan kegiatan inspeksi yang berlebihan.

Dengan perkataan lain, suatu unit dapat dimasukkan dalam kegiatan preventive maintenance apabila kegiatan ini dapat lebih menghemat biaya dibanding dengan biaya maintenance secara tidak teratur (random). Ini berarti biaya preventive maintenance harus lebih rendah daripada biaya akibat terhentinya mesin, biaya perbaikan atau biaya penggantian mesin dengan mesin yang baru.

Semoga artikel yang telah Anda baca ini bermanfaat… ~ Cepi Nugraha

Komentar

7 tanggapan untuk “Preventive Maintenance Adalah..”
  1. Teddy tc says:

    kalau oilman masuk ke reliability apa ke prev maintenance

    [balas komentar di sini]

  2. Jova says:

    terimakasih banyak untuk postingnya sangat berguna

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Jova,
    terimakasih kembali karena telah berkunjung serta telah membaca artikel di halaman ini..

    [balas komentar di sini]

    khoirul huda Reply:

    kalau ingin ngopy buat referensi kuliah gimana ya?

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Khoirul Huda,

    Asal tidak buat diduplikat konten di blog/situs lain, maka materi ini bisa saya copy-kan dan kirimkan ke email Mas.. Insyaallah, yang penting Mas request aja..

    [balas komentar di sini]

  3. Muhammad Hanif says:

    maaf mas boleh ijin ngopy buat referensi tugas kuliah ?

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Hanif,
    Silahkan jika buat kepentingan kuliah…

    [balas komentar di sini]

Page 1 of 11
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!