Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

December 29, 2012 oleh Kirimkan Komentar
Kategori: Olahraga & Kesehatan 
Kotak P3k / Tas P3K

Kotak / Tas P3k

Mungkin lebih tepat seandainya artikel mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) ini isteri saya yang nulis, karena sebagai tenaga medis yang pernah mempelajari ilmu keperawatan serta biasa mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari pastinya ia lebih mengetahui. Namun rasanya tidak salah apabila saya pun turut berbagi, karena setidaknya saya juga pernah mempelajari ilmunya saat belajar di kelas 2 STM dulu, sekitar tahun 1991-1992, dan supaya materinya bisa relevan dengan keadaan sekarang, tidak sejadul pada saat saya mendapatkannya, maka istri saya pun sedikit dilibatkan guna mengubah beberapa hal yang perlu disesuaikan.

Materinya pun cukup panjang, karenanya mungkin saya tidak akan menuliskan artikel tentangĀ Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) ini dalam satu halaman posting, tapi akan bersambung ke postingan lain di halaman yang lain pula, dan itupun bila sempat, hehe. Sementara di halaman ini saya akan mulai menulis tentang peralatan P3K dan obat-obatan yang diperlukan, serta bagaimana caranya memberikan pertolongan.

Daftar Peralatan P3K dan Obat-obatan serta Kegunaannya Masing-masing

Berikut adalah daftar peralatan P3K dan obat-obatan yang biasanya disediakan guna menunjang kegiatan pertolongan pertama pada kecelakaan:

  1. Kapas yang harus bersih dan tertutup. Berguna untuk membersihkan, mengompress luka, dsb.
  2. Plester. Berguna sebagai perekat penutup luka.
  3. Kain segi tiga. Untuk menutup luka, menggendong, dan sebagainya.
  4. Perban gulung. Untuk membalut luka, sebagai penahan, penekan, pembungkus, dan sebagainya.
  5. Menurut ukuran bahan-bahan 2, 3, 4, 6, 8, 10, 12 dan sebagainya.
  6. Kasa steril. Untuk membalut dan menutup luka dengan bantuan plester.
  7. Gunting. Berguna banyak, terutama untuk memotong kasa, plester dan sebagainya.
  8. Tetes mata. Merupakan cairan untuk pengobat mata.
  9. Pinset. Untuk mencabut benda-benda yang tidak dinginkan seperti pecahan kaca, dll.
  10. Karet penasat/slang, digunakan sebagai alat untuk menasat/menyetop darah.
  11. Pengulas, seperti zalf. Gunanya untuk mengulas luka bakar.
  12. Betadine. Cairan untuk mengobat luka baru yang berbahaya, terutama pada anak-anak.
  13. Kayu putih. Cairan penggosok/untuk menghangatkan badan, perangsang bagi orang pingsan, atau pengulas kulit karena gigitan serangga, cairan penggosok/untuk menghangatkan badan.
  14. Tablet bicarbonas natricus. obat untuk sakit perut, mulas, dan keracunan.
  15. Tablet asetosal/tablet paracetamol. Digunakan sebagai obat sakit kepala, panas, dan pusing.
  16. Bidai/spalk dengan dengan berbagai ukuran (jika memungkinkan).

Semua peralatan dan obat-obatan di atas disimpan dalam sebuah tas P3K atau kotak P3K yang harus selalu tertutup rapat. Kotak tempat menyimpan obat harus dibubuhi etiket yang menunjukkan nama obat dan kegunaannya. Perhatikan tanggal kadaluarsa obat pada etiketnya, hal ini sangat perlu.

Obat-obatan ALternatif dan Alat-alat Darurat Untuk P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)

Alat-alat P3K dan obat-obatan yang merupakan isi kotak P3K di atas sudah tentu akan kita gunakan saat diperlukan, tetapi jika ternyata tidak tersedia, sedangkan kita perlu memberikan pertolongan dengan segera, maka kita dapat menggunakan obat-obat dan peralatan darurat seperti:

  1. Untuk menyadarkan orang pingsan dapat digunakan bawang merah/bawang putih, minyak wangi, jahe, dsb.
  2. Untuk menghangatkan badan bisa dengan menggunakan minyak sereh, balsem, jahe dan sebagainya.
  3. Untuk membersihkan luka dapat digantikan oleh air hangat atau bisa juga dengan sabun.
  4. Salf luka bakar fungsinya dapat digantikan dengan penggunaan lidah buaya.
  5. Betadine dapat digantikan oleh daun babadotan (sd) yang dicampur dengan kapur sirih.
  6. Perban/kasa steril dapat diganti oleh daun pisang yang masih kuncup, atau kulit pohon waru.
  7. Bidai/spalk dapat diganti oleh pagar, mistar, kardus, senapan, golok atau tubuh si penolong sendiri.
  8. Dan sebagainya.

Cara Memberikan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Sikap Si Penolong

Untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang menderita kecelakaan, maka kita perlu:

  • Bersikap tenang, waspada, sopan, bijaksana, ramah dan hati-hati.
  • Dilakukan dengan ketulusan dan keikhlasan hati.
  • Percaya kepada diri sendiri.

Kewajiban Si Penolong

  • Memperhatikan keadaan sekitar kecelakaan, tempat kecelakaan, sebab timbulnya kecelakaan, adakah orang lain ikut membantu atau tidak di sekeliling kita.
  • Memperhatikan keadaan si penderita. Apakah si penderita itu pingsan, berdarah, luka, patah tulang, dan sebagainya.
  • Memperhatikan dan mengamankan barang-barang si penderita. Sering terjadi kecelakaan, seperti di jalan raya contoh diantaranya, ada sebagian orang yang bukannya memberikan pertolongan, namun malah memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan pencurian terhadap barang-barang milik si penderita, seperti tas, dompet, dll.
  • Merencanakan dalam hati, pertolongan apa yang akan diberikan berdasarkan tujuan pokok seperti: menghindarkan terjadinya bahaya maut, hilangnya/rusaknya sebagian anggota badan, menjauhkan dan merawat gugat/schock, menghentikan terjadinya pendarahan, menghindarkan terjadinya bahaya infeksi, serta mengusahakan angkutan dengan cepat dan tepat.

Apabila si penderita pada waktu terjadinya kecelakaan meninggal dunia, maka kita perlu melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

  1. Melaporkannya kepada pos polisi terdekat.
  2. Menunggui dan merawat sepatutnya, sampai polisi atau keluarganya datang.
  3. Jika polisi atau keluarganya belum juga datang, bawalah segera ke rumah sakit atau pos polisi terdekat.

Baiklah sahabat Rumah Cahaya, demikianlah artikel mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan yang saya tuliskan, dengan harapan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Alat-alat P3K ini alangkah baiknya bila selalu tersedia di rumah, di kendaraan, dan di tempat-tempat lainnya seperti kantor, toko, bengkel, dsb. karena kecelakaan bisa terjadi kapan dan dimana saja tanpa diduga-duga sebelumnya. Namun pastinya kita berharap, semoga Allah SWT senantiasa menghindarkan kita beserta orang-orang yang kita cintai dari segala musibah dan kecelakaan, baik yang besar maupun yang kecil/ringan. Aamiin… ~ Cepi Nugraha

Page 1 of 0
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!