/SMS/WA : 08112225788 (08-21.00 WIB) Untuk konsultasi, terapi, dan ruqyah dikenakan infaq seikhlasnya


Percetakan dengan Printer

Percetakan Printer Rumahan

Artikel mengenai percetakan dengan printer sebagai solusi atau alternatif untuk di pelosok daerah terpencil yang saya tulis ini insyaAllah akan bermanfaat buat Anda sahabat-sahabat Rumah Cahaya. Saya awali dengan sedikit cerita ya…

Beberapa tahun yang lalu, sewaktu saya dan keluarga pulang mudik ke kampung halaman istri tercinta di Ciamis selatan (sekarang menjadi kabupaten Pangandaran), eyangnya anak-anak mendapatkan undangan buat acara pesta pernikahan (walimatul ‘ursy) dari karib kerabatnya. Undangan¬† tersebut tertuang dalam naskah di atas sebuah kartu undangan pernikahan yang sangat terlihat dengan jelas dicetak menggunakan printer berwarna biasa.

Ilmu Kontak Batin Kontak Rasa telepati

Yaa.. memang, saya sendiri maupun rekan-rekan percetakan yang tinggal di Bandung, dimana kartu undangan pernikahan banyak dicetak menggunakan mesin cetak offset (pilihan utama), maupun sablon alias cetak saring (pilihan kedua), terkadang menggunakan juga printer warna, terutama jika kartu undangan yang harus dicetak jumlahnya sedikit, meskipun hal ini lebih jarang dilakukan.

Terlebih lagi untuk di daerah-daerah terpencil seperti di kampung halaman isteri saya tadi, yang mungkin saja hingga saat ini masih jarang dijumpai adanya orang-orang yang memiliki mesin cetak offset sendiri atau pun tempat makloon offset. Maka, melakukan pencetakan dengan printer rumahan biasa merupakan alternatif terbaik selain menggunakan sablon tangan atau manual.

Kelebihan & Kekurangan Usaha Percetakan dengan Printer Biasa

Berikut ini akan saya tuliskan beberapa diantara kelebihan dan kekurangan melakukan usaha percetakan dengan printer warna biasa/rumahan.

Kelebihannya:

  • Cocok untuk digunakan di pelosok-pelosok daerah terpencil, dimana mesin-mesin offset jarang ditemui.
  • Sangat mudah dioperasikan. Setelah setting desain selesai di komputer, maka tinggal print/cetak.
  • Hasil cetak dari printer inkjet berwarna yang murah sekalipun kualitasnya sudah cukup memadai untuk target pasar di daerah. Apalagi jika menggunakan printer laser warna.
  • Bisa digunakan untuk keperluan berbagai macam cetakan, seperti kartu undangan, kop surat, etiket amplop, brosur, kartu nama, dan lain-lain sesuai kemampuannya.

Kekurangannya:

  • Kecepatan cetaknya rendah, sehingga lebih sesuai untuk jumlah cetakan yang sedikit atau tidak terlalu banyak. Jika jumlah cetakan cukup besar, maka diperlukan waktu yang sangat lama.
  • Kemungkinan printer akan cepat rusak jika terus menerus dipakai. Meskipun ada solusinya juga, yaitu sebagian keuntungan dari order yang didapat harus sudah dianggarkan buat membeli printer yang baru.
  • Tidak semua bahan/kertas yang bisa dicetak dengan mesin cetak offset bisa juga dicetak dengan printer biasa, kecuali menggunakan tinta yang khusus.

Syarat-syarat Membuka Usaha Percetakan dengan Printer Biasa

Setelah menyebutkan beberapa kelebihan dan kekurangannya, berikut beberapa syarat yang diperlukan untuk membuka atau memulai usaha percetakan dengan printer biasa.

  • Mesin printer berwarna. Printer ink jet atau printer laser.
  • Sebaiknya menggunakan printer dengan tinta infus, supaya tidak sering melakukan isi ulang tinta.
  • Ukuran printer disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan, apakah ukuran A4 atau A3.
  • Sedikit memahami desain grafis, minimal bisa menggunakan CorelDraw, Photoshop, atau sekedar menggunakan Microsoft Office Word untuk mengerjakan desain-desain cetakan yang sederhana.
  • Perlengkapan lainnya yang wajib dimiliki, seperti adanya seperangkat komputer/laptop, maupun yang ketersediaannya disesuaikan dengan kebutuhan, seperti beberapa jenis kertas, scanner, dan perlengkapan penunjang lainnya.

Baik.. jadi buat sahabat-sahabat yang ingin membuka usaha percetakan, namun tidak mempunyai atau terkendala dengan jauhnya jarak ke tempat makloon offset maupun sablon, maka usaha percetakan dengan printer biasa ini insyaAllah menjadi solusi dari kendala-kendala tersebut. Semoga bermanfaat… ~ Cepi Nugraha