Mulailah Dari Apa Yang Kamu Ketahui…!!

Ilmu Pengetahuan

Berawal dari sedikit pengalaman saya beberapa minggu ke belakang, dan juga adanya sebuah e-mail yang masuk yang berhubungan dengan masalah komputer, maka akhirnya saya tulis artikel ini, dimana artikel ini juga berisi sebagian besar dari jawaban saya terhadap pertanyaan di e-mail tersebut.

Seseorang yang mengirim saya e-mail tersebut bertanya, setelah sebelumnya ia mendapatkan jawaban atas e-mailnya terdahulu. Inilah pertanyaannya:

Salam,

Terima kasih atas jawaban dan penjelasanya, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Mohon batuannya lagi, apa yang harus saya lakukan agar saya bisa menguasai ilmu komputer?.

Terimakasih dan semoga sukses selalu.

Maka saya pun menjawabnya dengan jawaban yang cukup panjang (mungkin juga kurang nyambung :) ). Inilah kurang lebih isi yang terkandung dalam jawaban saya terhadap pertanyaan di e-mail tersebut, yang telah saya ubah menjadi sebuah artikel:

Sebenarnya saya malu kalau ditanya seseorang mengenai apa yang harus dilakukan untuk menguasai ilmu komputer, apalagi ilmu komputer itu termasuk disiplin ilmu yang terus mengalami perkembangan serta perubahan.

Saya mengetahui ilmu yang berhubungan dengan komputer sangat sedikit, buktinya saat seseorang minta bantuan kecil mengenai permasalahan komputer, tidak semua bisa saya lakukan, dan “saya pun tidak pernah menjawab atau membantu orang atas apa yang belum saya ketahui dan belum pernah saya alami”.

Saya mulai berkenalan dengan komputer pada saat awal-awal kuliah di jurusan Teknik Mesin. Metoda Komputansi, kalau tidak salah.. adalah nama mata kuliah tersebut. Saya tidak pernah faham tentang perkuliahan tersebut, sehingga saya pun sempat mengulang, dan rasanya tidak ada sedikit pun ilmu yang bisa saya serap saat itu.

Perkenalan saya selanjutnya dengan komputer adalah pada saat saya akan membuat Tugas Akhir, dimana komputer tersebut saya sewa dari seorang teman untuk dibawa ke rumah selama kurang lebih 1 bulan. Aplikasinya sudah mengalami perubahan yang sangat berbeda jika dibandingkan pada saat saya mengikuti perkuliahan komputer tadi. Aplikasi menulisnya sudah MS Word, dan walaupun saya belum pernah mempelajarinya, tapi sedikit demi sedikit saya langsung bisa menggunakannya.

Setelah saya mengembalikan komputer tersebut, rasanya saya tidak pernah bersentuhan lagi dengan komputer, hingga…, pada sekitar akhir tahun 2005 atau awal tahun 2006, karena kebutuhan saya akan desain grafis yang ingin saya kerjakan sendiri untuk mendukung usaha percetakan yang saya jalankan, juga karena kebutuhan untuk belajar serta sarana bermain untuk anak pertama saya, dan ditambah lagi untuk mendukung pekerjaan isteri saya yang seorang PNS, maka saya pun membeli sebuah perangkat komputer.

Sekarang, saya pun tetaplah “bukan seorang ahli” yang pandai dan bisa menguasai seluk beluk ilmu komputer, akan tetapi:

  • Dengan keyakinan bahwa saya pasti bisa menggunakan komputer, maka ternyata komputer sedikit demi sedikit bisa saya fahami.
  • Jika ada masalah, saya mula-mula bertanya kepada teman yang bisa atau mencari informasi dari tempat lain. Saya pelajari caranya menyelesaikan masalah, hingga akhirnya saya bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut sendiri.
  • Saya selalu mengumpulkan koleksi Software, dari mulai Operating System sampai aplikasi lain, terutama aplikasi-aplikasi yang umum digunakan. Saya pelajari software-software tersebut, dan hampir semua saya coba untuk menggunakan serta mempraktekkan aplikasi tersebut pada komputer saya, sehingga jika belakangan hari ada masalah, maka saya bisa mengatasinya dengan software-software tersebut.

Tapi, walaupun saya hanya mengetahui sangat sedikit dari ilmu komputer, seperti yang telah saya sebutkan di alinea paling atas artikel ini, ada sedikit pengalaman baru yang sangat berharga bagi saya, yaitu:

Saya telah memperbaiki system operasi komputer yang telah terkena virus dan worm, serta memasang jaringan internet pada 4 (empat) orang/keluarga teman dari istri saya. Dan inilah pengalaman yang saya dapat:

  1. Ada yang sudah menghabiskan peralatan hingga beberapa juta rupiah untuk bisa fax dan koneksi internet, tapi peralatan katanya tidak jalan, dan koneksi internet pun tidak bisa dilakukan, malahan orang yang memasang katanya bilang bahwa, mungkin di rumahnya belum ada jaringan internet. Alhamdulillah, hanya dengan modem berupa handphone bekas dengan harga di bawah Rp. 500 ribu, saya dapat memenuhi salah satu keinginannya untuk dapat melakukan koneksi internet (tapi mengenai mesin fax, saya tidak memperbaikinya, karena memegang saja saya belum pernah).
  2. Ada yang membicarakan saya kepada temannya, katanya saya itu seorang ahli dan jagonya dalam komputer (duuh.. malu saya, mungkin ia tidak tahu bahwa ada juga yang konsultasi mengenai masalah komputer kepada saya dan saya tidak bisa menjawabnya , karena saya memang bukan seorang ahli atau jagonya komputer). Dan ia juga bilang pada saya, bahwa pernah ada seorang yang sudah bisa dikatakan pakarnya mengenai jaringan internet, tapi ia tidak mengerti cara instalasi internet yang akan dipasang pada komputernya hanya memalui sebuah chip selular beserta sebuah handphone, sedangkan atas Kehendak-Nya.. alhamdulillah saya bisa melakukannya.
  3. Ada yang mengatakan bahwa saya adalah seorang ahli komputer “hanya” karena bisa menginstalasi ulang sistem komputer yang terkena virus dan worm, padahal katanya sekretaris yang ada di tempatnya (kebetulan komputer pabrik) yang pegang komputer tersebut adalah lulusan sekolah tinggi ilmu komputer, tetapi ia belum bisa mengatasi masalah yang terjadi pada komputer.
  4. Ada juga temas isteri saya yang mengundang saya untuk datang ke rumahnya karena kesulitan dalam hal mengoneksikan internet, padahal salah seorang saudaranya yang telah cukup berpengalaman dalam masalah komputer sudah mencobanya tetapi selalu gagal. Setelah saya datang serta mencobanya, alhamdulillah.. koneksi internet pun berhasil saya lakukan.

Nah, dengan menceritakan kembali sedikit pengalaman tersebut, sama sekali saya “tidak pernah berniat untuk menyombongkan diri atau pun merasa hebat”, perbuatan yang saya lakukan di atas adalah merupakan hal yang biasa saja, dan banyak orang yang juga bisa melakukannya lebih dari saya. Tetapi saya mengemukakan hal ini, karena ada beberapa palajaranan dan hikmah yang bisa kita petik:

  • Manusia itu diberi kelebihan dan juga kekurangan. Buktinya, orang yang terkenal sudah ahli dalam bidangnya pun terkadang tidak bisa mengerjakan sesuatu hanya karena ia tidak mempelajari, serta tidak memahami, atau tidak menemukan perkembangan-perkembangan baru dalam teknologi.
  • Orang mengatakan, “saya jago, saya ahli”, padahal saya sama sekali jauh dari apa yang telah mereka katakan, hanya karena mereka tidak pernah mempelajari dan tidak mengenal komputer lebih baik daripada saya. Padahal saya juga tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan yang benar-benar ahlinya.
  • Ternyata, walaupun pada awalnya saya hanya belajar mengatasi beberapa kebutuhan dan masalah pada komputer sendiri, akhirnya menjadi terbiasa, dan bisa mengatasi masalah-masalah pada komputer orang lain, sehingga hidup ini terasa lebih berguna dan bermanfaat.

“Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bisa memberi manfaat bagi manusia lainnya”

Kesimpulan:

Berarti yang harus kita lakukan untuk menguasai suatu bidang ilmu dan keahlian, baik ilmu tentang komputer, atau ilmu apapun itu, adalah dengan cara:

  • Belajar sesuai kesempatan dan kemampuan yang ada
  • Belajar dari hal-hal yang kecil dan sederhana, terutama belajar dari masalah-masalah yang tengah kita hadapi.
  • Amalkan atau praktekkan ilmu pengetahuan tersebut walaupun sedikit. Dengan banyak mempraktekannya otomatis kita akan lebih faham dan menguasai ilmu tersebut, dan ilmu-ilmu baru pun secara otomatis akan menambah perbendaharaan ilmu kita.

“Amalkan apa-apa yang telah kamu ketahui, maka akan didapat apa-apa yang sebelumnya tidak kamu ketahui“

Dan insya Allah secara bertahap Anda pun akan menguasai bidang-bidang ilmu tersebut, dan secara otomatis “branding” terhadap Anda sebagai seorang ahli/pakar pun akan datang dengan sendirinya tanpa harus Anda minta.

Semoga bermanfaat… ~ Cepi Nugraha

Komentar

19 tanggapan untuk “Mulailah Dari Apa Yang Kamu Ketahui…!!”
  1. pedagang pasar says:

    Bener kang cepi ..apa yang akang cepi tulis diatas,pada dasar nya manusia harus banyak belajar, saya hanyalah lulusan SMP yang sebelumnya tidak tau apa itu komputer? apalagi memegangnya,saya belajar komputer baru 4 bulan itu pun saya nekat untuk beli seprangkat komputer agar saya bisa,pada waktu itu saya nekat beli komputer karna saya iri melihat anak SD skrg kok bisa main komputer,biar saya ga ketinggalan teknologi yang semakin hari semakin maju..makanya saya perlu banyak belajar dari kang cepi ……………bolehkan kang cepi…….Terima kasih…

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Pedagang pasar,
    Duuh.. maaff, sudah sekian bulan baru saya balas karena baru saya lihat lagi komentarnya.. mungkin karena saya lupa saat itu.. Boleh.. sangat boleh.. Yuk kita sama-sama untuk terus belajar ;)

    [balas komentar di sini]

  2. ziya s says:

    makasih y,artikel ini cukup bermanfaat ^_^

    [balas komentar di sini]

  3. Iskandar says:

    Bang Cepi…terimakasih ya, arikel ini cukup bermanfaat bagi saya. Mudah2an saya dapat menerapkannya. Sekali lagi terimakasih.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Bang Iskandar, terima kasih kembali..
    Saya yakin, Bang Iskandar pasti bisa menerapkannya…

    [balas komentar di sini]

  4. Dedi Sulaeman says:

    semua yang di ceritakan dalam tulisan di atas, membuat saya terinspirasi ingin seperti kang cepi………………tapi keberanian untuk berbuat selalu terkalahkan oleh yang namanya minder….dan kurang pd nya saya menguasai si kokom…….tapi dengan semangat kang Cepi ini…..saya jadi merasa ada jalan untuk menirunya………
    terima kasih atas artikelnya……….semoga kang Cepi..selalu….berkarya untuk orang-orang seperti saya ini…amien……….

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Kang Dedi,

    Aamiin.. Pokoknya bertahap saja kang.. Kan sebelum sampai di tangga ke sepuluh, pasti kita memulai terlebih dulu dari tangga yang pertama, kedua, dan seterusnya.. Eh.. nyambung nggak ya.. :)

    [balas komentar di sini]

Page 2 of 2«12
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!