Mesin Printer Apa Yang Anda Pakai?

March 12, 2010 oleh 86 Komentar
Kategori: Komputer & Aksesories 
Mesin printer

Mesin Printer

Beberapa hari yang lalu sebelum saya menulis di halaman ini, saya membeli sebuah mesin printer All in One dengan harga yang sangat murah yaitu printer dengan merk HP DESKJET F2410 yang termasuk ke dalam keluarga printer HP 2400 series.

Sebenarnya saya sangat menginginkan printer Epson Stylus Photo R230 dengan suplai tinta yang telah dimodif menggunakan sistem infus dengan tujuan untuk membuka usaha sambilan berupa sebuah studio foto mini di rumah. Tetapi keinginan tersebut saya urungkan dengan alasan:

  1. Isteri saya sangat memerlukan printer dengan segera untuk keperluan kuliah serta keperluan kerjanya, sedangkan anggaran untuk membeli printer Epson R230 tersebut belum tersedia, apalagi saya pun lebih mendahulukan untuk mengumpulkan anggaran buat membeli sebuah notebook atau laptop baru bermonitor 12″, karena laptop bermonitor 14″ yang telah ada rasanya terlalu berat untuk saya bawa kemana-mana.
  2. Setelah dipikir-pikir.. jika saya membuka usaha studio photo mini, belum tentu ada orang yang akan melayani konsumennya, sedangkan saya sendiri telah cukup banyak kegiatan dengan bisnis offline dan juga bisnis online yang saya jalankan.

Akhirnya dengan alasan-alasan tersebut, saya memutuskan untuk membeli printer All in One murah tadi dengan harga di bawah Rp. 1 jutaan, atau tepatnya Rp. 620.000,- walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa jenis printer All in One dengan harga yang murah akan cepat rusak jika dibandingkan dengan jenis printer biasa.

Saya juga saat itu sebenarnya dihadapkan kepada beberapa pilihan printer All in One. Ada Canon PIXMA MP145, Epson Stylus TX110, Epson Stylus TX111, HP DESKJET F2410 dan HP DESKJET F2235, yang semuanya di kisaran harga kurang dari Rp. 1 jutaan, yang mana akhirnya saya pun memutuskan untuk memilih HP DESKJET F2410.

Saya menjatuhkan pilihan pada HP DESKJET F2410 bukan karena saya telah mendapatkan informasi tentang kelebihan serta kekurangan printer tersebut, tetapi karena saya tidak banyak waktu lagi untuk mencari banyak informasi mengenai berbagai merk printer, ditambah lagi dengan kepenasaran saya akan printer bermerk HP, karena sebelumnya saya hanya berpengalaman dengan printer bermerk Epson serta Canon.

Pengalaman Menggunakan Beberapa Mesin Printer

Nah.. karena ceritanya kita akan berbagi pengalaman dengan mesin printer, maka di sini pun saya akan membagi-bagikan sedikit pengalaman saya dengan printer-printer yang pernah atau yang sedang saya gunakan hingga saat ini, yaitu:

1. Epson Stylus C45

Printer ini merupakan printer yang pertama kali saya miliki. Saya membeli printer ini di sekitar tahun 2005 atau tahun 2006, wah saya lupa lagi kapan membelinya, pokoknya sekitar tahun-tahun itulah.. Berturut-turut kemudian adik serta teman saya juga membeli printer yang serupa.

Epson Stylus C45 cukup bandel dan cukup bertahan lama. Hingga saat ini adik serta teman saya masih menggunakannya. Terkecuali Epson C45 milik saya yang sudah tidak bisa digunakan lagi akibat kerusakan yang terjadi. Kerusakan tersebut memang benar-benar akibat kesalahan saya, saya terlalu ceroboh dalam melakukan pemeliharaan.

Epson Stylus C45 ini mempunyai kelebihan lain yang belum saya temukan di printer-printer bermerk Canon dan HP yang pernah saya gunakan, yaitu.. printer ini sangat mudah untuk mengatur pengkustomisasian ukuran-ukuran kertas yang akan digunakan .

Epson C45 seperti juga model-model printer Epson yang lain, cukup bagus dalam hal warna, tetapi sangat lambat pada saat proses cetaknya, terutama untuk cetakan-cetakan berwarna.

Walaupun tentu saja tidak dianjurkan oleh perusahaan pembuatnya, Epson Stylus C45 juga merupakan printer yang cukup baik untuk kita pasangi tinta dengan sistem infus.

2. Canon BJC-1000SP

Wah.. printer ini sepertinya lebih jadul daripada Epson Stylus C45. Saya mempunyai pengalaman dengan printer ini disaat setelah Epson C45 milik saya rusak. Saat itu seorang kepala sekolah yang merupakan tetangga serta orang dekat saya menyimpan printer bermerk Canon BJC-1000SP tersebut di rumah saya guna kepentingan cetaknya (karena ia terkadang minta tolong dibuatkan ketikan dan print-an).

Printer Canon ini cukup bandel serta tidak diperlukan CD driver disaat penginstalan (karena drivernya mungkin sudah terpasang di dalam printernya itu sendiri), sehingga saat pertama kali printer tersebut dihubungkan ke komputer melalui kabel USB, maka secara otomatis printer tersebut akan terdetek serta terinstal ke komputer. Hanya saja kekurangannya, jika kita kita memasukkan kabel USB ke lubang USB yang lain di computer, maka printer akan membuat instalasi baru secara otomatis yang menyebabkan printer membuat beberapa copy-an untuk beberapa port USB.

Kekurangan lain dari mesin printer ini adalah pada peletakan tabung tintanya. Peletakan tabung tinta warna hitam serta tabung tinta berwarna tidak bisa dipasang bersamaan pada saat yang sama. Jika kita mau memasang tabung tinta warna hitam, maka tabung untuk tinta berwarna harus dikeluarkan terlebih dulu, demikian pula sebaliknya.. bila kita ingin memasang tabung tinta berwarna, maka tabung tinta warna hitam yang harus terlebih dulu dikeluarkan. Memang kita bisa juga menggunakan tabung berwarna untuk mengahasilkan warna hitam, tetapi warna hitam yang dihasilkannya tidak begitu baik serta terlihat kehijau-hijauan.

Printer ini pun sekarang masih ada dan masih jalan, tetapi belum saya gunakan lagi, karena setelah seseorang meminjam printer tersebut atas izin pemiliknya, printer dipulangkan kembali dengan kondisi hasil cetak yang selalu bergaris-garis putih yang cukup lebar, dan tidak bisa dimaintence secara otomatis.

3. HP DESKJET F2410

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya baru beberapa hari membeli printer bermerk HP DESKJET F2410 ini, yang tentunya saya belum bisa mengetahui kebandelan serta ketahanan dari printer ini. Tapi terus terang, saat saya pertama kali melihat tampilan dari kemasan printer ini, saya sempat meragukan jika printer ini adalah sebuah printer berwarna, karena di atas dus kemasannya benar-benar tidak terdapat warna kecuali warna hitam dan putih saja. Baiklah.. itukan kemasannya, bagaimana dengan isinya? sedangkan pada kesan pertama saja sudah tidak begitu menggoda.. :)

Setelah tiba di rumah, kemasan printer dibuka untuk melihat yang ada di dalamnya, hmm.. benar-benar mengesankan sebuah printer yang murahan. Pelindung printer yang biasanya terbuat dari semacam busa (apa tuh namanya, stereafom atau apa..?), hanya terbuat dari bahan kertas berwarna krem yang hampir menyerupai tempat yang dipakai untuk menaruh telur-telur ayam atau itik yang ada di pasar-pasar tradisional. Printernya sendiri terkesan tidak begitu kokoh, apalagi setelah saya lihat ada tulisan Product of China, wah makin meragukan saja tuh printer.. “Tapi walaupun barang-barang produk China banyak yang dijual dengan harga murah, tetapiuntuk fungsi biasanya hampir sama dengan produk-produk lain yang tidak murahan..” itu pikir saya. Baik.., selanjutnya saya coba mengetest hasil print, copy, dan hasil scannya. lalu apa hasilnya?

Untuk sebuah printer yang ditujukan buat keperluan pribadi atau rumahan.. printer ini ternyata mempunyai kualitas hasil cetak yang cukup baik. Hasil pengerjaan print dan copy cukup bagus baik untuk warna hitam maupun untuk banyak warna (berwarna), serta kualitas scan juga tidak begitu mengecewakan.

Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan print dan copy pun cukup cepat seperti halnya printer Canon PIXMA iP 1880 atau Canon PIXMA iP 1980, walaupun dengan bunyi yang berisiknya hampir sama pula :) . Yang cukup menarik juga adalah pada menu-menu hasil dari instalasi software bawaannya yang tampil di layar monitor komputer cukup atraktif sehingga sangat mempermudah pengerjaan, termasuk pula menu untuk menghubungi support services-nya.

Hanya teramat disayangkan.. untuk sebuah jenis printer yang serba bisa, ukuran dari tabung tinta sepertinya terlalu kecil, tidak seperti beberapa tabung tinta yang dimiliki oleh beberapa model printer bermerk HP lainnya.

Baik, ini saja sedikit pengalaman saya dengan printer. Saya sangat berharap, pada kolom komentar yang terletak pada bagian bawah artikel printer ini Anda pun bisa membagi-bagikan pengalaman Anda sendiri dengan mesin printer yang pernah atau yang sedang Anda gunakan, dengan harapan supaya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi sahabat-sahabat kita yang sedang mencari informasi untuk keperluan printernya. Terima kasih sebelumnya.. ~ Cepi Nugraha

Komentar

86 tanggapan untuk “Mesin Printer Apa Yang Anda Pakai?”
  1. novi says:

    mau tnya..bagaimana ya cara mengisi tinta epson dengan cara suntik…ada dua lubang yaitu besar dan kecil..bagian mn yg hrus dituangkan tintanya???

    [balas komentar di sini]

  2. anton says:

    dikantor juga ada hp F2410, masih baru. saya pake os windows 7 masalah pertama diver dari printer hp tersebut tidak tuntas menginstal, dan ketika saya download driver juga tidak tuntas waktu yang dibutuhkan sangat lama (sejam belum selesai). jadi untuk scan tidak bisa dihubungkan ke kompi.
    yang kedua tinta berwarnanya tidak mau keluar.
    bagaimana yah solusinya?
    Trims

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Anton,

    Coba diinstal sekali lagi menggunakan cd driver bawaannya.. mudah-mudahan kali ini bisa tuntas. Setelah itu komputernya direstart dulu..

    [balas komentar di sini]

  3. yamin hermanto says:

    yth.bagaimana langkah dan tata cara untuk membuat surat undangan penikahan dan khitanan ,kartu nama dengan peralatan computer dan printer T60 EPSON langkah-lakah apa yang harus di kerjakan dalam program dan faile sampi jadi .tolong jelaskan tata2cara cetak dan langkah2 yang harus di kerjakan dlm computer sampei jadi /di print

    [balas komentar di sini]

  4. bagas saputra says:

    skrang saya pake printer epson stylus photo 1390 yang di infus, printer ini sangat bagus buat photo karna menggunakan tinta 6 warna sehingga warnanya tajam dan menghasilkan gambar yang halus ga pecah ka seperti yang 4 warna agak bercak bercak pada gambar dan untuk dokumen hitam putih pada texs nya ga beloboran. cuman untuk printer ini harganya mahal sktar 3.8 jt krna bisa ngprint ukuran A3 dan pake tinta 6 warna.
    printer ini sangat bandel asal jangan sampe telat ngisi tinta. paling mslh yang sya temukan cuma karet penariknya yang sering habis itu jga kalau sering di pake ngprint kertas tebal di atas 200 grm cuma untuk kertas glosy walau tebal ga jadi masalah coz glosy walau mengkilap permukaannya namun untuk ditarik printer kesat jd tidak menghabiskn karet penarik kertas printer. jangan coba” ngprint kertas injekt dalam jumlah banyak dapat merusak tarikan kertas semua jenis printer karena dengan permukaannya licin itu.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Bagas Saputra,
    terimakasih telah berbagi pengalaman dengan printer Anda.. ;)

    Komentar Anda pasti sangat bermanfaat bagi teman-teman kita yang sedang mencari referensi tentang printer apa yang terbaik untuk dibeli dan digunakan oleh mereka.

    [balas komentar di sini]

  5. Hendro Gunarto says:

    permisi saya mau tanya, apa printer HP Deskjet F 2410 apa bisa di infus? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Hendro,

    Saya tidak tahu apakah bisa diinfus atau tidak, karena printer sejenis milik saya sendiri tidak dimodifikasi menjadi printer infus. Mungkin Mas harus menanyakannya langsung ke tempat modif printer infus terdekat ya..

    [balas komentar di sini]

Page 5 of 5«12345
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!