Kepuasan Pelanggan

Jika seseorang merintis suatu usaha, sedangkan tempat untuk menjalankan usahanya tersebut bukan miliknya alias tempat kontrakan, maka hal tersebut perlu diwaspadai. Kenapa? karena, jika usaha yang telah dirintisnya tersebut berkembang serta mengalami kemajuan dengan pesat, boleh jadi si pemilik tempat usaha/kontrakan tersebut merasa iri hati serta tergiur, sehingga ia ingin mengambil alih tempat dan membuka usaha yang serupa. Bukankah kita sering mendengar kabar atau pembicaraan seperti ini:

“ Waah kasihan sekali si pedagang itu, setelah usaha yang dirintisnya mengalami banyak kemajuan dan banyak sekali pelangganan, masa sewa kontrakannya tidak bisa diperpanjang lagi setelah masa sewanya berakhir. Kelihatannya si pemilik kontrakan tersebut tergiur dan ingin membuka usaha yang serupa, hal itu bisa dilihat karena sekarang si pemilik kontrakanlah yang membuka tempat dan berjualan barang dagangan yang sama dengan barang dagangan si pedagang tersebut sewaktu masih berjualan di sana“

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Miliki Ebooknya, Dapatkan BONUSNYA!

Nah bagaimana jika hal yang serupa menimpa kita, apakah kita akan sakit hati karena harus kehilangan pelanggan/konsumen dan harus merintis lagi usaha di tempat yang baru?, padahal pelanggan/konsumen di tempat yang baru belum tentu sebanyak di tempat usaha sebelumnya.

Saya yakin, hal tersebut tidak akan terjadi jika kita telah “berjaga-jaga” serta melakukan tindakan pencegahan atau tindakan preventif terlebih dahulu. Lantas, bagaimana cara melakuna tindakan pencegahan tersebut?

Tidakan pecegahan yang bisa kita lakukan adalah seperti ini:

  • Tingkatkan pelayanan yang lebih baik terhadap pelanggan, sehingga secara otomatis akan menciptakan kepuasan tersendiri di hati pelanggan (kepuasan pelanggan).
  • Ciptakan “Brand” kita di pikiran serta di hati para pelanggan atau para konsumen, sehingga mereka selalu membutuhkan pelayanan dari kita (loyalitas pelanggan).
  • Jauh-jauh hari sebelum waktu sewa kontrakan berakhir, kita harus mempersiapkan anggaran untuk membeli atau menyewa tempat yang baru di sekitar atau di dekat lokasi sebelumnya. Sehingga bila masa kontrakan berakhir dan tidak bisa diperpanjang lagi, tempat yang baru telah tersedia.
  • Sebelum masa sewa kontrakan berakhir, beritahu para pelanggan atau para konsumen, informasi mengenai rencana kepindahan serta alamat tempat usaha yang baru nanti

Jika hal-hal tersebut telah kita lakukan sebagai tindakan pencegahan, maka yakinlah walaupun usaha kita telah diambil alih oleh pemilik kontrakan terdahulu, tetapi para pelanggan atau para konsumen kita tidak akan beralih padanya, tetapi mereka tetap akan datang ke tempat usaha kita di alamat yang baru, karena pikiran dan hati mereka telah terlalu cenderung serta butuh akan pelayanan yang bisa kita berikan terhadap mereka,

Semoga berguna dan bermanfaat…!!! (Cepi Nugraha)

Artikel terkait: