Ketika Orang Tua Tidak Merestui Hubungan Cinta Anaknya

Ketika Orang Tua Tidak Merestui Hubungan Cinta Anaknya

Ketika Cinta Tidak Direstui

Judulnya mantappp bukan? Mantap tapi bermasalah, hehehe. “Ketika Orang Tua Tidak Merestui Hubungan Cinta Anaknya“. Ya, seperti biasa, artikel-artikel blog yang saya tulis belakangan ini banyak mengupas isi dari pesan-pesan yang masuk, seperti juga pada artikel kali ini.

Saya menuliskannya kembali di blog supaya bisa menjadi renungan, pelajaran, serta manfaat bagi semua. Dan insyaAllah saya tetap menjaga etika, dengan tidak menyebutkan nama atau data si pengirim, sehinga jika terdapat aib, maka tidak sampai membukakan aib seseorang.

Pesan yang saya terima di kotak masuk email atau surel tersebut merupakan curahan hati yang dikirim oleh seorang perempuan lajang dengan subjek: Bantuan untuk memecahkan masalah.

Isi pesan yang saya terima darinya mula-mula adalah sebagai berikut:

Assalamualaikum Pak, saya ingin curhat.. Saya berumur 22 tahun. Saya punya pacar, dan hubungan kami sudah berjalan 4,5 tahun. Namun selama 4,5 tahun itupun orang tua saya tidak merestui hubungan kami. Saya sangat menyayanginya dan dia juga menyayangi saya. Orang tua saya bilang, saya sayang dia karena dia memelet saya. Tapi saya tidak percaya itu, karena saya yakin dia bukan orang seperti itu, dan saya yang menjalani hubungan ini sangat mengerti akan sifat dia.

Ibuku pernah bilang, kalau beliau malu jika aku menikah dengan orang miskin. Padahal keluargaku pun bukan termasuk orang kaya, dan keluarga pacar saya biasa-biasa saja, bapaknya tukang becak, ibunya buruh bantu di rumah tetangga atau di tempat hajatan. Sebenarnya ibu malu karena pamanku seorang tentara, dan ibu bilang kalau pakde ingin sekali melihat keluarga saya jatuh, dan saya sebagai taruhannya karena saya anak tunggal. Jika saya mendapat suami yang dari keluarga miskin, orang-orang akan menertawakan saya.

Berbagai cara sudah dilakukan orang tua saya untuk memisahkan kami, tapi kami tetap bertahan dan berjanji akan tetap bersama. Sebenarnya saya sangat tersiksa di rumah, karena saya sama sekali tidak diizinkan keluar rumah, bahkan ke rumah tetangga pun saya selalu ditelpon-telpon suruh pulang. Jika ada teman saya datang ke rumah, ibu selalu memasang wajah yang tidak menyenangkan.

Di sisi lain, ibu saya sedang berencana menikahkan saya dengan seorang tentara yang ibu masukan lewat jalur belakang alias nyogok. Dan setelah masa pendidikan selesai saya akan dinikahkan, padahal saya sudah bilang tidak mau. Sekilas flashback, ibu saya pernah memukuli saya dan pacar saya karena ketahuan bertemu di belakang mereka. Mereka akan melakukan apapun untuk memisahkan kita tanpa mempedulikan perasaan saya. Yang mereka pikir hanya harta melimpah yang akan membuat saya bahagia. Saya ingin sekali mereka tau perasaan saya Pak, saya tidak ingin menjadi anak durhaka tapi di sisi lain saya tidak bisa menuruti keinginan mereka.

Apa yang harus saya lakukan Pak? Apa saya salah jika suatu saat saya sudah tidak tahan dengan perlakuan orang tua saya dan saya pergi dari rumah? Sempat terlintas di benak saya untuk menikah dengan wali hakim tapi saya takut salah langkah, karena saya ingin menikah seperti orang-orang lain yang berakhir bahagia. Tapi bagaimana caranya? Orang tua saya terlalu keras kepala dan terlalu mementingkan perasaan mereka? Tolong beri saya saran Pak, terimakasih banyak. Wassalamu’alaikum wr. wb.

Beberapa waktu kemudian, saya menerima curahan hatinya kembali seperti ini:

Assalamualaikum Pak. Saya mau curhat lagi karena saya sangat bingung.. Pacar saya tiba-tiba meninggalkan saya, saya sangat stres. Dia bilang ninggalin saya bukan dari hatinya, tapi disuruh ibu saya, karena ibu saya habis maki-maki ibunya dia Pak. Jadi dia gak mau ada apa-apa sama keluarganya.

Semakin hari ibuku semakin menjadi-jadi, kemarin saya habis adu pendapat, ibu saya marah gara-gara saya menolak dilamar oleh orang yang dijodohkan ke saya, saya gak punya perasaan apa-apa Pak ke anak itu. Kemarin saya menemui pacar saya, sepertinya ibu saya marah besar sampai-sampai tidak mau menyapa saya, setiap hari pasang wajah muram.

Apa yang harus saya lakukan pak? Saya sangat penat ditekan sana-sini. Saya tidak bisa berpendapat, setiap saya bicara, setiap apa yang saya lakukan, selalu salah di mata ibu dan bapak. Bahkan mereka mau mukul teman saya karena dianggap membantu saya dan pacar saya. Keluarga saya buta agama Pak, hanya saya yang shalat di rumah. Saya sudah mencoba mengingatkan agar ibu dan bapak mau shalat, tapi tetap saja gak ada hasilnya, jadi saya diam saja.

Andai saja ibu mengerti, saya ingin sekali menikah dengan pria pilihan saya Pak. Bukankah menikah itu ibadah? Tapi kenapa saya dilarang-larang?. Saya pernah tau, kalau anak wajib minta restu pada orang tua untuk menikah, dan orang tua wajib merestuinya. Menurut saya, gak ada salahnya menikah sama orang yang dari keluarga biasa-biasa saja, dan bukannya dalam Islam kita tidak boleh membedakan orang dari derajatnya? Apa yang harus saya lakukan Pak? Pikiran saya sudah tidak karuan, rasanya saya gak punya semangat hidup..

Cara Menghadapi Orang Tua Yang Tidak Merestui Hubungan Anaknya

Wahh, bukan perkara kecil memang. Andai saja kita sendiri yang mengalami masalah seperti yang dialami sahabat kita tersebut di atas, mungkin kita pun akan merasakan hal yang sama, kebingungan teramat sangat, hingga merasakan semangat hidup yang hilang. Namun sebagai orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, seberat apapun masalah, jangan sampai membuat kita putus asa, karena bagi Allah tidak ada masalah yang besar maupun kecil, mudah saja bagi-Nya jika Ia sudah berkehendak untuk memberikan jalan keluar.

Baik, bagi sahabat-sahabat yang membaca artikel ini, mari kita sama-sama analisa masalahnya dengan kembali membaca isi pesannya, serta mengambil poin-poinnya yang penting, dan saya senang senadainya nanti Anda juga urun rembug.

1. Pacaran telah berjalan 4,5 tahun

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Bonus: " Desain2 Siap Edit & Flashdisk! "

Pacaran alias berdua-duaan dengan yang bukan mahram sebelum terjadinya pernikahan termasuk pada kategori mendekati zina, dan merupakan perkara yang dilarang oleh agama, apalagi jika telah terjadi selama 4,5 tahun. Maka alangkah wajibnya hal ini dijauhi. Namun menjauhi zina tidak berarti sama dengan memutuskan tali cinta. Tetaplah mengusahakan terpadunya tali cinta tersebut menuju pernikahan dengan melakukan cara-cara yang lebih baik dan dibenarkan, jika memang laki-laki yang telah menjadi pilihan hati adalah seorang laki-laki yang baik untuk dijadikan sebagai imam di rumah tangga.

2. Orang tua yang egois dan jauh dari tuntunan agama

Jika apa yang dinyatakan dalam pesan itu benar, maka sikap egois orang tua dan jauhnya mereka dari tuntunan agama bisa kita lihat dari hal-hal berikut:

  • Menyangka putrinya telah dipelet tanpa bukti yang jelas termasuk kepada fitnah dan sikap yang suuzhan (buruk sangka) sehingga bisa menyebabkan dosa.
  • Malu jika putrinya sampai menikah dengan orang miskin merupakan sifat yang tidak terpuji, karena hartalah yang menjadi tolok ukur, bukannya amal shalih dan ketakwaan. Roda hidup terus berputar, miskin saat ini, namun belum tentu esok hari.
  • Menyangka saudaranya yang seorang tentara ingin melihat keluarganya jatuh, serta orang-orang akan menertawakan mereka jika putrinya menikah dengan orang miskin. Ini juga termasuk berburuk sangka.
  • Ingin menikahkan putrinya dengan seorang tentara yang diterima diketentaraannya dengan jalur menyogok (menyuap), padahal telah kita bersama ketahui bahwa suap menyuap adalah perkara yang diharamkan oleh agama.
  • Hanya memikirkan harta berlimpah. Seolah hartalah yang menjadi jaminan kebahagiaan. Hal ini tidaklah tepat, karena yang membuat kebahagiaan itu hanyalah keridhaan dari Allah yang bisa diikhtiarkan dengan ilmu dan amalan shaleh.
  • Mencaci-maki ibu dari laki-laki yang menjadi pujaan hati putrinya, serta hendak memukul teman dari putrinya merupakan perbuatan yang tidak terpuji, kecuali jika memang alasannya benar.
  • Tidak pernah mengerjakan shalat. Ya, kebayanglah, bagaimana gersangnya hati mereka, sehingga sikap-sikap dan tindakan-tindakannya menjadi seperti di atas tadi.

Saya sangat menyayangkan jika masih banyak orang tua bersikap seperti ini. Saya masih dapat memaklumi dan mungkin akan setuju seandainya calon pendamping yang dipilihkan untuk putrinya adalah laki-laki yang lebih baik daripada pria yang telah membuat putrinya tersebut jatuh hati. Namun bila ternyata seperti apa yang disebutkan di atas, hanyalah keduniawian semata, tidak nampak sedikit pun untuk perkara akhirat, maka apakah itu yang terbaik buat putrinya?

Tapi tetap berbaik sangka kepada mereka insyaAllah lebih baik, karena ketidaktahuannya akan agama-lah yang mungkin membuat mereka menyangka dengan cara seperti itulah anaknya bisa hidup berbahagia. Dan walau bagaimana pun, orang tua adalah yang mengandung, melahirkan, membesarkan, menyekolahkan kita, dan sebagainya. Keridhaan Allah pun ada pada keridhaan mereka, bukan pada si Cinta yang baru beberapa tahun dikenal. Jadi dalam hal ini, meskipun sikap orang tua banyak bertolak belakang dengan apa yang menjadi keinginan kita, tetaplah bersikap baik-baik kepada mereka.

3. Pergi meninggalkan rumah dan menikah dengan wali hakim

Andaikan bapaknya yang akan menjadi wali, maka tidak akan sah pernikahan putrinya tersebut, jika bapaknya tidak bertaubat terlebih dahulu dari dosa-dosa besar sepertihalnya meninggalkan shalat lima waktu. Alasannya, seorang wali itu haruslah yang adil, dan diantara tanda keadilannya adalah tidak terbiasa melakukan dosa-dosa besar. Jika bapaknya tidak mau bertaubat, maka walinya bisa digantikan dengan yang lain, seperti paman, kakek, atau orang-orang yang berhak menjadi wali nikahnya, dengan syarat harus adil itu tadi. Maka jika tidak ditemukan wali yang adil diantara keluarganya, maka wali nikah bisa dengan wali hakim. Akan tetapi penggantian wali ini tetap harus seizin Bapaknya, dan sebaiknya tidak sampai harus meninggalkan rumah yang membuat permasalahan akan semakin besar, sehingga mengundang kemurkaan orang tua.

4. Restu orang tua

Orang tua boleh memilihkan jodoh bagi anak gadisnya tanpa seijinnya, apabila anak gadinya belum dewasa, dan segalanya masih bergantung kepada orang tua. namun apabila anak gadisnya sudah dewasa, maka orang tua tidak boleh menikahkannya tanpa persetujuannya. Artinya, orang tua harus meminta persetujuan anak gadisnya yang sudah dewasa untuk menentukan pendamping hidupnya. Sebagai tanda persetujuannya, minimal adalah diamnya si anak gadis.

Faktor cinta kasih merupakan tiang utama untuk menegakkan bahtera rumah tangga. Cinta dan kebahagiaan tidak bisa dipaksakan oleh siapapun, termasuk oleh orang tua. Bahkan ada yang bilang bahwa cinta-kasih tidak bisa dikaitkan dengan persoalan durhaka kepada kedua orang tua, sehingga jika orang tua sakit hati karena tidak cocok dengan yang menjadi pilihan anaknya, maka hal ini bukan merupakan dosa bagi si anak. Tapi hati-hati dalam hal ini, karena sekali lagi, mereka adalah tetap orang tua yang telah mengandung, melahirkan, membesarkan, dan sebagainya. Berusahalah bijak saat menghadapi mereka. Bila ada seseorang yang mereka segani dan bisa dijadikan penengah, jadikanlah beliau sebagai penengah dalam urusan ini.

5. Islam tidak membedakan derajat seseorang dari yang lain

Benar, Islam tidak membedakan seseorang dari suku, harta, pangkat, jabatan, jenis kelamin, dan sebagainya, kecuali hanya satu yang membedakan seseorang dari yang lainnya, yaitu ketakwaan. Karena sesungguhnya manusia yang paling mulia di sisi Allah adalah manusia yang paling bertakwa. Pelajaran bagi orang tua, jangan sampai demi gengsi, demi harga diri, dan alih-alih demi kebahagiaan anaknya, tapi yang mereka pilih buat anaknya justru bukan orang shaleh, yang pada suatu saat justru bukan kebahagiaan yang akan dirasakan oleh anaknya melalui pasangannya tersebut, namun kesengsaraan.

Kesimpulan

Tidak ada kejadian yang besar ataupun kecil, termasuk dedaunan yang bergerak perlahan tertiup angin, kecuali Dia-lah Allah dibaliknya. Demikian pula dengan ujian berat yg dialami oleh sahabat kita tadi, sepintas memang seolah orang tuanya-lah yang menjadi pokok permasalahan. Namun jauh dibalik itu, semua tidak terlepas dari Kehendak Allah Azza wa Jalla. Dalam hal ini bukan berarti Allah tidak mengasihinya, malahan Ia sangat mengasihinya dengan memberikan masalah seperti ini.Allah ingin mengangkat derajatnya.

Berat memang mengucapkan ini, namun siapapun memang harus ridha dan sabar atas ketentuan-Nya. Berdzikirlah terus, berdo’alah terus, pasrahkanlah segala urusan kita kepada-Nya, dan yakinlah bahwa Allah akan segera memberikan jalan keluar terbaik menurut-Nya yang tidak kita sangka-sangka.

Saya pun memberikan beberapa amalan kepadanya, seperti shalat sunnah, wirid, dan do’a yang harus dibaca untuk meluluhkan hati orang tuanya yang keras, ditambah dengan dzikir serta do’a lainnya. Karena ketika kita telah merasa gelap gulita menghadapi permasalahan, dan sulit untuk menemukan jalan keluarnya, maka tiada lagi yang harus diperbuat, kecuali hanya mengingat-Nya dan memohon jalan keluar terbaik kepada-Nya, di samping ridha, sabar, serta ikhtiar semaksimal dan sebaik mungkin. Wallahu a’lam.

Akhir kata, mari kita do’akan bersama, semoga Allah sesegera mungkin meluluskan ujian yang tengah ia hadapi serta menggembirakan hatinya. Seandainya sahabat-sahabat Rumah Cahaya yang membaca artikel ini ada saran dan masukkan, dengan senang hati saya persilahkan. Terimakasih.. Semoga Allah membalas kebaikan sahabat-sahabat sekalian dengan balasan yang lebih baik. Aamiin ya Rabbal’aalamiin. ~ Cepi Nugraha

Komentar

190 tanggapan untuk “Ketika Orang Tua Tidak Merestui Hubungan Cinta Anaknya”
  1. Rizky Ananda says:

    Asslmkm wr wb,

    pak saya mau tanya bgaimna crany meluluhkn hati orang tua saya, karena orang tua saya sepertinya akn menentang saya karena jikalau pacar saya menikahi saya, saya akan dibawa jauh ke kalimantan, sedangkan saya org medan pak. Dya sdh pnya pkerjaan tetap, anakny baik rajin shalat, permasalahanny krna mw dibawa jauh pdahal saya sama dia sama2 orang medan pak. Org tuany kga org medan hanya saja dia merantau pak. Bgaimna menurut bapak ? Ap yang harus saya lakukan?

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Rizky Ananda,
    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Mohon maaf karena kesibukan dan juga seringnya gangguan pada koneksi internet, maka saya baru bisa menjawabnya sekarang. Namun saya berharap, semoga hari ini masalah yang Rizky hadapi sudah Allah berikan jalan keluarnya.

    Akan tetapi, seandainya masalah yang dihadapi belum terlihat ada jalan keluarnya, apakah Rizky mau menjalankan beberapa hari puasa, shalat sunnah di malam harinya, disertai dzikir dan do’a? Jika ya, insyaAllah saya akan mengirimkannya ke email.

    [balas komentar di sini]

    nadra Reply:

    boleh saya minta dzikir dan doa nya pak? belakangan saya juga disuruh menjauh dari orang yg saya sayang. karena status duda nya. pdhl saya sama sekali tidak mempermasalahkan masa lalunya. terimakasih atas pencerahannya pak

    [balas komentar di sini]

    Dewi Reply:

    Pak saya mau tanya.
    orang tua pacar saya tidak merestui hubungan saya dgn pacar saya.
    Alasanya karena kami Tetangga.

    Dan beliau bersikukuh kalo saya menikah dgn pacar saya.
    maka Beliau akan pergi dari rumah.
    dan kami boleh menikah kalo beliau sudah meninggal.
    saya minta solusi pak .bagaimana sikap yg harus saya ambil.
    dan saya minta doanya.
    agar hati ibu pacar saya bisa luluh. Dan merestui.

    [balas komentar di sini]

    Puspita Reply:

    Pak, apa saya boleh minta doa nya ??
    Soal nya masalah saya jga sma, orng tua saya tak merestui saya, krna pasangan saya akan membawa saya ke klimantan, sdangkan kami tinggal di pdang

    [balas komentar di sini]

    kiki indah istriana Reply:

    Assalamualaikum pak’ mohon bantuannya, saya dari Brebes, permasalahan saya adalah keluarga saya terutama ibu, ibu saya tidak merestui pacar saya untuk melamar saya pak’ beliau berkata sampai kapan pun ibu tidak akan pernah menerima pacar saya, di karenakan ibu saya tidak menyukai orang sunda.. , jika bapak berkenan membantu’ mohon di berikan doa atau dzikir untuk saya pak, agar ibu bisa menerima pacar saya, terima kasih wassalamualaikum wr wb…

    [balas komentar di sini]

  2. puput says:

    Assalamlkm wr wb

    Pak,ibu saya orang yang keras kepala..dan merupakan orang yang dominan di keluarga saya.Dan saya sudah merencanakan untuk menikah dg pilihan hati namun ibu saya tidak merestui sampai kapanpun..yang alasanya karena pilihan saya kurang kaya dan keluarganya miskin selebihnya ibu saya hanya berdasar dari omongan “orang pintar”.Ibu saya sampai sudah menutup pintu hatinya tidak mau mengenal ataupun berbicara untuk pilihan saya dan keluarganya.
    adakah amalan atau dzikir yg bisa meluluhkan hati ibu saya??
    Mohon bantuanya..terima kasih pak

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Puput,
    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Saya sudah kirimkan amalan yang harus dibaca ke alamat email Puput. Silahkan diperiksa kotak masuk emailnya..

    [balas komentar di sini]

    sri fatonah Reply:

    assalammualaik pak, saya minta dzikir dan doanya agar kedua orang tua saya bisa diluluhkan hatinya agar beliau membuka hati bisa menerima pasangan saya terimaksh.

    [balas komentar di sini]

    Putri fauziah Reply:

    Pak, saya boleh minta dzikir dan doa agar keluarga saya merestui saya untuk menikah, keluarga terutama ibu, juga bersikeras agar saya tidak menikah padahal usia saya sudah 33 tahun, ayah saya sudah meninggal, abang yang seharusnya menggantikan posisi beliau sebagai wali nikah buat saya, malah semakin mempengaruhi ibu agar ibu tidak menyetujui pernikahan saya, dengan alasan calon saya bukan dari keluarga kaya dan berpendidikan tinggi, terima kasih pak.

    [balas komentar di sini]

    Lusiana Reply:

    Pak maaf saya mau minta amalan dzikir pak saya bingung saat ini saya lagi sedih calon mertua saya yang tadinya sayang sama saya sekejap berubah jadi tidak setuju karena sifat papa saya sedangkan papa saya itu papa sambung papa saya bener sudah meninggal saya mohon pencerahannya .

    Tolong email ya pak lusianarahmi83@gmail.com

    [balas komentar di sini]

    iqien Reply:

    boleh saya minta amalannya pak? saya jg mengalami ujian yang sama.
    kalo boleh kirimkan ke email saya. salam santun.
    terima kasih pak
    wassalamalailum warahmatullohi wabarokaatuh

    [balas komentar di sini]

    vini Reply:

    pak saya juga mau dong doa untuk meluluhkan hati ibu pacar saya, saya cwe tp saya tidak dapat restu dr ibu pacar saya terimaksh

    [balas komentar di sini]

  3. martha says:

    assalamualaikum wr wb
    Pak,ortu saya sangat keras kepala merka g merestui hub sya krn lataar belakang pendidikan yg tdk sederajad serta alasan yg tdk msuk akal dr yg menganggap aq diguna2,dan sll menjelek2kn pilihann saya yg nytany tidak benar.mereka sll berusaha menjodoohkan saya dengan pria lain pdhal saya tidak suka sertaa mereka sll berush bwt pishkn sya dgn cra dtng kedukun2 dan kyai…tlng pak minta amalan biar orang tua saya mau merestui serta tidak keras kepala memaksakkaan kehedakny.terima kasiih

    wassalaamualikum wr wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Martha,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Jika boleh tau, Martha tinggal di kota mana? memungkinkan enggak untuk datang ke tempat saya langsung di Bandung?

    Kalau memungkinkan, datanglah ke sini untuk saya bekali sesuatu. Namun jika tidak mungkin, maka nanti insyaAllah akan saya kasih amalannya saja.

    [balas komentar di sini]

    ayu Reply:

    Assalamualaikum pak.. saya ayu dari lombok… saya mau cerita sya udah pacarN dgn sidia slama 2 tahun.. tapi tiba2 hubungan sya ada msalah…masalah.a keluarga dari pacar sya tidak merestui hubungan kami… cuma karna sya punya gelar bangsawan…mereka takut kalok keluarga yg meminta yg aneh2.. disisi lain kita sling mencintai pak..pacar sya jga bingung pk tindakan apa yg harus dia ambil… dan sya jga bingng dengan cara apa sya menyakinkan pcr sya dan org tua.a agar mau menerima sya dlm kluarga.a.. trimaksih

    [balas komentar di sini]

  4. asmawiyah says:

    assalamualaikum,wr.wb
    pak,saya mau bertanya amalan apa yang harus saya lakukan agar orangtua saya tidak memaksa saya untuk menikah dng orang yang tidak saya cintai,dan mereka selalu memaksa saya untuk menikah ,saya tidak mau krena saya mencintai laki-laki lain.mohon di balas melalui email saya…..
    mohammadyusuf@yahoo.com

    [balas komentar di sini]

  5. Andien says:

    Assalamu’alaikum,

    Saya mau bertanya bagaimanakah cara’a meluluhkan hati ibu saya, karna saya sudah menikah selama kurang lebih 5th, awalnya pernikahan ini direstui dikarenakan suami saya sudah mempunyai istri, namun diawal pernikahan 2th, suami saya sempat menjatuhkan talaq kepada saya, namun kami rujuk kembali, dan setelah rujuk itu ibu saya jadi tidak merestui kami…Sedangkan dr pengakuan suami dan mertua saya pernikahan dengan istri pertama nya tidak lah sah…dikarenakan hamil diluar nikah…Sedangkan dengan saya, secara agama murni sah….mohon solusi’a supaya saya dan suami bisa tenang dan tidak lg berbeda pendapat dengan ibu saya…

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mbak Andien,
    Wa’alaikumussalam..

    Jika seorang laki-laki menikahi perempuan yang sedang hamil akibat dosa perzinaan keduanya, maka dalam hal ini para ‘ulama berbeda pendapat, ada yang mengatakan tidak sah, namun ada juga yang mengatakan tetap sah nikahnya asal oleh laki-laki yang menghamilinya, dan setelah dinikahi tidak dulu bergaul layaknya suami-istri, kecuali jika anaknya telah lahir nanti dan tentunya telah malalui masa nifas. Pendapat yang terakhir adalah pendapatnya Imam Syafi’i.

    Untuk masalah ini, saya kira alangkah baiknya mbak Andien datang ke tempat saya di Bandung, atau kalau tidak memungkinkan, maka silahkan kontak saya melalui telepon. Nomernya ada di halaman KONTAK di atas…

    [balas komentar di sini]

    Cicik ica sulistya ningrum Reply:

    Kak…saya juga ingin curhat dan minta doa agar ibunda pacar saya merestui hubungan kami.
    Saya ingin curhat lewat WA saja…biar lebih intens dan ndak d baca orang lain. Boleh tau nomor nya kak????
    Ini nomor saya…085730186917..saya menunggu balasan kakak…insha ALLAH dengan sabar.

    Trima kasih

    [balas komentar di sini]

  6. Karina V says:

    assalamu’alaikum Wr. Wb pak

    umur saya 24 th, saya baru kenal dgn lelaki bulan januari kemarin lewat dikenalin teman saya, hanya saja dia jauh di semarang sdgkn saya di bali.. saya bertanya kepadanya, jika dia suka dengan saya, maka bersediakah dia menikahi saya. Dia menyanggupi permintaan saya dan sudah minta izin ke orang tuanya walaupun saya belum bertemu keluarganya. saya baru bercerita kepada ortu saya bulan mei ini bahwa ada lelaki yg ingin melamar saya. Namun di pertemuan kedua saya dengan dia, saya baru mengenalkan dia ke ortu saya. Saya bercerita bahwa saya dikasih cincin dari ortunya yg berarti saya sudah diminta. Karena hal itu ortu saya menjadi marah. Ortu saya menginginkan agar tidak terlalu terburu2 ditambah masalah lelaki ini seumuran dan kerjaan belum mapan, apalagi baru kenal dan belum tahu jelek buruknya dia dan keluarganya. saya dilema, karena saya sudah minta lelaki ini menikahi saya cepat2 namun saya belum minta pendapat ortu saya. Karena masalah jarak yg jauh juga, saya bingung bagaimana mendekatkan lelaki ini kepada ortu saya.
    ortu saya meminta saya agar saya tidak terpaku ke satu org ini, sdgkan saya suka dgn lelaki ini. Sepertinya ortu saya belum sreg dgn lelaki ini.
    Bagaimana cara saya untuk meyakinkan ortu saya bahwa pilihan saya ini baik, karena saya agak keberatan dgn alasan ortu saya yg menurut saya tidak berbobot. Agama sudah sama, bekerja juga sudah, dan lelaki ini menurut saya akhlaqnya baik.
    Mohon pencerahannya pak..terima kasih

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Karina,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Yang jelas dan mungkin sudah Karina sendiri lakukan adalah, berterus terang dengan keadaan seperti tersebut di atas kepada lelaki calonnya. Pastinya dia memahami permasalahannya kan…

    Ya, namanya juga orang tua, mungkin karena sayangnya mereka kepada putrinya, maka akhirnya bersikap seperti itu. Anggap saja hal tersebut adalah sesuatu hal yang wajar, supaya tidak menjadi beban pikiran.

    InsyaAllah nanti saya kasih amalan untuk memohon kepada Allah agar hati orang tuanya dilunakkan, sehingga bisa menerima kehadiran lelaki tersebut. Ingatkan saya nanti ya, kalau saya kelupaan…

    [balas komentar di sini]

    Karina V Reply:

    saya tunggu amalannya pak.. terima kasih

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Karina,

    Saya sudah kirimkan ke alamat emailnya. Silahkan dicek ya…

    [balas komentar di sini]

    iqien Reply:

    boleh saya minta amalannya pak? saya jg mengalami ujian yang sama.
    kalo boleh kirimkan ke email saya. salam santun.
    terima kasih pak
    wassalamalailum warahmatullohi wabarokaatuh

    [balas komentar di sini]

    cici Reply:

    Assalamualaikum.. pak.. apakah saya boleh meminta doa amalan ny untuk meluluh kan hati calon ibu mertua. Saya sudah menjalin hububgan selama 6th.. tapi beliau msh bersikeras tidak memberikan restu untuk kami. Insya ALLA saya siap melaksana kn ny. Terima kasih pak. Wassalam

    [balas komentar di sini]

  7. octhavia says:

    Assalamuallaikum Wr.Wb..
    Saya mau brtnya mengenai mslah yg sedang saya hadapi pak, orang tua saya ini terlihat meremehkan laki-laki yang menjadi pilihan saya sekarang, karena mereka takut merasa malu pada tetangga” sekitar, sebab ayah sya seorang aparat (polisi) dan ibu sya seorang Pegawai Negeri Sipil, orang tua sering membandingkan saya dngan kakak saya yang mendapatkan jodoh sesuai dengan latar pendidikan tinggi. Sedangkan laki-laki yg menjadi pilihan saya ini memang hanya lulusan SMA , tpi ????????? ??????? ????? ??????????? dya adalah laki” yg bertnggungjwb , dya seiman dan ibadahnya juga alhamdullah , sedangkan ortu saya seolah tdak ?á?? mengenal lebih dalam dan hanya memandang sepintas saja, bagaimana seharusnya saya? Apakah saya salah jika saya mengenalkan pria itu pada ortu saya? Saya hanya ingin terhindar dri kebohongan dengan mencintai seseorang di blkang orangtua saya. Takut pula timbul zina . Kira” bagaima dan apa yg dapat saya lakukan pak? Trimaksih sebelumnya , wassalamuallaikum Wr.Wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Octhavia,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Alhamdulillah jika ternyata lebih memilih agama serta ibadahnya untuk memilih seorang calon pemimpin dalam rumah tangga.

    Memang orang tuanya kurang tepat juga kalau harus membanding-bandingkan, apalagi yang dibandingkan itu hanya yang bersifat duniawi semata, karena sesungguhnya kehidupan dunia itu tidak akan kekal.

    Namun sebagai anak, memang kita harus pandai-pandai bersikap, jangan sampai melukai hati kedua orang tua.

    Jika ada pikiran untuk mengenalkan, silahkan kenalkan saja, tapi sebelumnya keinginan itu sampaikan dulu kepada orang tuanya.. Yaa,sampaikan dalam suasana yang sekiranya tepat, juga dengan sindiran atau bercanda misalnya.
    Atau boleh juga sebelumnya membaca dulu do’a untuk keperluan tersebut jika memang berkenan melakukannya. Untuk do’anya bisa kontak lagi saya nanti..

    Jika dikhawatirkan timbul perzinaan, maka jangan mendekati perzinaan tersebut. Hindari “berdua-duaan” dengan si dia, sampai akhirnya semua menjadi SAH dan HALAL.

    [balas komentar di sini]

    yudha agung Reply:

    Assalamualaikum wr wb.
    Pak boleh kah saya meminta amalan dzikir doa dan shalat sunnah apa saja.saya sudah ingin menikahi sworang wanita tapi karena terhalang kedua orang tuanya.sampai suatu ketika wanita yang saya mau nikahibdi bawa ke dukun agar wanita tersebut bisa ngelupain dan jauhin saya pak ustad.

    [balas komentar di sini]

  8. yaya says:

    Ass,wrwb
    Umur aku 21 thn n aku menjalin hbungan dgn pria berumur 22 thun,aku ingin bertanya ap aku salah mempertahankan hbunganq di saat pacar aku di jodohkan sma keluarganya hanya krna menutup aib keluarganya,sementara pacar aku juga gak mau,,kami menjalin hubungan selama 4 tahun lamanya,n sekarang orang tua pacarq membenciq krn di berpikir klw anakx hidup bersamaq mngkin tdk akan bahagia krn aku orang miskin,,n dia juga mendoakanq jika aku bersama anaknya dia tdk akn pernh ikhlas,,,
    Kami harus bagaimn kami saling menyayangi bahkan kami tdk mampu bila harus di pisahkn bgtu sj,,bahkan sekarang ine keluarganya sangat membenciq,,pacar aku sllu berusaha lari dari rmh tp dia berat meninggalkan orang tuanya,,,,,

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Yaya,
    wa’alaikumussalam wr wb

    Alamat Yaya atau si dia dimana? Mungkin untuk datang ke Bandung nggak?

    [balas komentar di sini]

  9. yanti says:

    Assalamualaikum, wr. wb.
    saya mau bertanya kpd bapak. saya berumur 24 tahun, beberapa bulan yang lalu saya nyaris saja menikah dg seorang pria yg menjadi pilihan hati saya, kebetulan jarak kami sangat jauh, dg perjalanan darat dpt ditempuh selama 3 hari 3 malam, namun pria ini telah bertemu dg kedua orgtua saya untuk mengutarakan niatnya menikahi saya. pd saat itu kedua orgtua kami sudah saling setuju, namun setelah kdua orgtua kami berdiskusi, tiba2 tanpa pemberitahuan apapun, akhirnya pernikahan itu dibatalkan oleh pihak pria dg alasan biaya yg harus dikeluarkan sangat mahal menurut orgtuanya, orgtua saya yg mengetahui hal ini menjadi marah dan kecewa, sdgkan sang pria ini tidak mau melepaskan dan membatalkan rencana pernikahan yg telah kami susun, krn sang pria ini bersikeras akhirnya dia diguna2 oleh kluarganya untuk melupakan saya dan kemudian dijodohkan dg anak teman orgtuanya, ibu saya mengetahui hal ini dan ibu tdk bs berbuat banyak krn keluarga pria yg melakukannya, sdgkan ayah saya tdk mengetahui hal ini, kemudian sya mencoba ikhlas dg merelakan kluarganya bahagia dg pilihan yg mereka lakukan kpd si pria, namun beberapa bulan terakhir si pria menjadi sadar dan kembali mencari saya dan ingin melanjutkan keinginan utk menikahi saya, jujur pak saya msh menyayanginya krn perpisahan ini bukan kehendak kami berdua, orgtua pria telah setuju utk meminang saya, namun mereka tdk mau memberikan biaya yg dibutuhkan kpd si pria, dan juga orgtua sya sdh sangat kecewa, kami ingin memperbaiki keadaan pak sehingga kami bisa menikah spt yg telah kami rencanakan beberapa bulan silam.
    kira-kira apa yg harus saya lakukan pak, mohon bantu kami pak, krn sungguh kami ingin menghalalkan hubungan ini..
    mohon jawabannya pak
    Jazakallah khairan katsiran

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Yanti,
    wa’alaikumussalam wr wb.

    Kita ngobrol lewat telepon kalau bisa, atau melalui bbm atau WhatsApp ya, karena terlalu panjang rasanya jika harus kita bahas di halaman ini. Silahkan buka halaman KONTAK di atas, ada informasi nomeh hp, bbm atau WhatsApp saya di sana…

    [balas komentar di sini]

  10. niken says:

    Assalamualaikum wr. Wb.
    Saya mau bertanya kepada bapak, saya berumur 22 tahun. Saya sudah 1 tahun ini menjalin hubungan dengan pria dari suku yang berbeda pak. Kami saling menyayangi pak. Namun kedua orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami, orang tua saya belum pernah bertemu dengan pria itu pak, orang tua hanya mengetahui kalau dia dari suku yang berbeda dan itu menjadi alasan utama hubungan kami tidak disetujui. Menurut orang tua saya suku tersebut orangnya keras-keras, tidak bertanggung jawab, orang tua saya pun mengira kalau saya dipelet oleh pria itu, dan semua sifat negatif lainnya disebutkan. Padahal pria itu berasal dari keluarga baik-baik, dia lulusan pondok, dan pengetahuan agamanya sangat bagus.Dia awalnya tidak mau kuliah, namun karena dia ingin membuktikan kepada orang tua saya bahwa tidak semua orang di suku tersebut bersifat negatif dan dia benar-benar serius sama saya, alhamdulillah tahun ini dia mulai kuliah. Berbagai upaya orang tua saya lakukan untuk memisahkan kami, misalnya berencana pergi ke orang pintar. Bapak saya memang orang yang jauh dari agama dan tidak pernah sholat. Bapak orang yang keras kepala dan tidak ada yang bisa melunakkan hati bapak. Ibu tiri saya dan nenek menganut islam kejawen.
    Sekedar informasi pak, saya sendiri masih belum tau bapak itu orang tua kandung saya atau bukan. Karena banyak tetangga-tetangga saya bilang kalau bapak itu bukan bapak kandung saya, sedangkan bapak sendiri menyembunyikan hal tersebut. Saya merasa tidak yakin lagi kalau bapak bukan bapak kandung saya ketika saya tau kalau golongan darah saya berbeda dengan golongan darah bapak. dari kecil memang saya sudah bersama bapak dan ibu saya yang sudah meninggal saat saya kelas 1 smp. Pada saat saya kelas 3 SmP bapak menikah dengan ibu tiri saya.
    Saya harus bagaimana pak? Apa yang seharusnya saya lakukan, amalan apa yang saya kerjakan supaya hati bapak tidak keras kepala lagi dan mau menerima pendapat saya dan pria pilihan saya? Saya sangat bingung dan merasa tertekan pak. Terimakasih pak.
    Wassalam .

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Niken,
    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Niken yang telah ajak ngobrol saya di WhatsApp kan ya? Kalau begitu kita telah membahasnya di sana, dan kalau ada pertanyaan lebih lanjut kita juga bisa lanjutkan di sana.

    [balas komentar di sini]

  11. shanty says:

    assalamualaikum wr.wb.

    pak saya mau nanya mohon di jawab..
    saya kan sudah punya pasangan dulu orang tua sy setuju n merestui hubungan kami stlh kami ada rencana ingin menikah stlh lebaran tahun ini malah kluarga sy gk merestui.karna masalah materi dri cowk katanya apa yg bisa diandalin dri si cowok(krna cwok sy orng biasa2). trz katanya jawa barat dengan jawa tengah klo nikah gk akan langgeng pasti pasti akan berantakan ditengah2.pdhl sy sudah jelasin ke ortu n kuarga sy klo dia cwok baik2 n pinter agama tp ortu sy gk mw tw lgi. pak tolong sy karna sy udh serius ingin menikah dgn pasangn sy. karna ortu sy menilai cwok sy dri materi n jarak antara jwa tengah n jwa barat ktanya gk bsa langgeng klo nikah? apa yg hrz sy lakukan. komunikasi dgn kluarga sy pun skrng gk bisa?
    makasih pak.. wasalamualaikum wr.wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Shanty / Santi,
    Wa’alaikumusalam wr. wb.

    Pertanyaan yang ini sudah sekalian saya jawab di pertanyaannya yang satu lagi ya.. yakni yang ini:

    http://rumahcahaya.com/ketika-orang-tua-tidak-merestui-hubungan-cinta-anaknya/comment-page-2/#comment-7730

    [balas komentar di sini]

  12. santi says:

    assalamualaikum wr.wb
    saya mau nanya pak.sy udh pnya pasngn dan rencana akan niikah stlh lebaran thn ini. dlu kluarga sy setuju2 n gk ada masalah tp setelah kami udh serius ingin nikah hbz lebaran nnti ortu n kluarga sy gk merestui.katanya jawa tengah dengan jawa barat klo nikah gk akan pernah bsa bertahan lama.pasti beantakan ditngah2 jalan. trz ortu sy jga bilang apa yg bisa diandalin dri dia(cwok sy) trz sy sudh menjelaskan tentang dia.karna dia anak baik2 n taat pd agama tp ortu sy gk mw tau.karna ortu sy takut sma kakak2 sy dan kk ipar saya??apa yg di katakan kakak2 sy sll dianggap bener. gmn sy hrz jelasin ke ortu lgi pak karna komunikasi sma ortu jg susah. tolong jawabnnya y pak?? makasih waalaikum salam wr wb.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Shanty / Santi,
    Wa’alaikumussalam wr. wb. Mohon maaf jika saya baru sempat menjawab pertanyaan yang diajukan.

    Memang mitos tidak akan langgengnya pernikahan antara orang Jawa dan Sunda itu adalah mitos yang sudah lama beredar di sebagian masyarakat Jawa dan Sunda, namun sebenarnya tidaklah benar, karena banyak juga pasangan yang apakah suaminya orang Jawa dan istrinya orang Sunda atau sebaliknya, saya perhatikan langgeng-langgeng dan baik-baik saja, meskipun ada juga yang memang bermasalah, tapi masalah pernikahan tidak hanya terjadi antara suku Jawa dan Sunda, dengan suku lain atau sesama suku juga banyak terjadi bukan?

    Sangat disayangkan masih banyak orang tua (termasuk saudara sekandung) yang hanya melihat lebih kepada sisi materi, bukan lebih melihat kepada agamanya yang baik ya… Padahal yang akan lebih bertahan dan bisa diandalkan dalam kehidupan berumah tangga itu adalah yang lebih baik agamanya, bukan yang lebih banyak materinya, karena banyaknya materi tidak akan bisa menjawab berbagai masalah kehidupan yang akan dihadapi nanti, hanya agamalah yang mampu menjawabnya. Materi pasti datang karena tiap orang Allah bekli dengan rezekinya, yang penting mau ikhtiar buat menjemputnya.

    Kalau saya menganjurkan, carilah orang yang disegani oleh orang tua dan kakak-kakaknya, untuk menengahi masalah yang sedang dihadapi, dan agar beliau bisa membantu menyampaikan alasan-alasan kenapa Shanty lebih tepat untuk memilih pria tadi.

    [balas komentar di sini]

  13. dini handayani says:

    Asslamualaikum..
    Pak sya mmpunyai psangn dn kami sdh mnjalin hub slma 4 thun, dan akn sgra mnikah di thun ini,,
    Tp syang nya kami tdk mndpat restu dri orang tua lelaki dikrnakan sya orang betawi, ibu calon say mengatakan klau calon sya mmilih untuk mlanjutkan pernikahan dy harus angkt kaki dri rmah dan tidak dianggap sbagai anak lgi, sya bungung,, ap pernikahan ini di batalkan atau diteruskan??

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Dini,
    wa’alaikumussalam…

    Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. InsyaAllah akan Allah berikan jalan keluar dari arah yang tak terduga. Selain shalat wajib yang 5 waktu, rutinkan shalat istikharah, tahajjud, dan shalat hajat. Dan kalau mau menjalankannya, silahkan hubungi saya melalui nomer hp yang ada di halaman KONTAK di atas. InsyaAllah nanti saya kasih amalan untuk melunakkan hati orang tuanya.

    [balas komentar di sini]

    karima Reply:

    saya juga mengalami hal yang sama, saya tidak mendapat restu dari ibunya pasangan saya
    awal awal hbgn kita beliau setuju tp semakin kita serius beliau melarang hubungan kami, klo dr awal beliau tdk yakin hasil shlt istikharahnya pun di artikan sprti itu, beliau bermimpi dan mimpi itu di artikan jelek, katanya klo kita samkapai menikah akan berantakan, apa yang harus kami lakukan.????
    bukannya takdir bisa di rubah dan shlt istikharah pun bkn jwbn satu satunya
    kisah nabi ismail yg mau disembelih ayahnya, itu kn dlm mimpi ayahnya suruh menyembelih tp kuasa Alloh diganti lah kambing

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Karima,

    Ajak bersama ibunya untuk mendatangi kyai. Nanti dari kyai tersebut mintalah penjelasan tentang perihal istikharah terkait mimpi, takdir, dan juga perjodohan, supaya sama-sama paham akan masalah yang dihadapi. Setelah paham, maka insyaallah ketemulah solusinya.

    [balas komentar di sini]

  14. Raras says:

    Ass. Pak, nama saya Raras. Sy seorang perempuan berusia 20th, dan sy adlh seorang mahasiswi. Begini pak, mengenai komunikasi dgn orangtua sy memang kurang lancar, bahkan sy tidak pernah curhat dgn orangtua sy karena watak mereka yg amat keras. Shg apapun yg sy katakan dan sy alami, selalu dianggapnya salah. Hal ini yg membuat sy menjadi seorang yg pendiam thdp orangtua sy. Suatu ketika sy hendak mengenalkan pria yg dekat dgn sy (usia 25th) kepada orangtua saya. Dgn harapan ada keterbukaan jika sy telah memiliki pria pilihan sy. Mulanya ibu sy biasa saja, menyambutnya dgn respon baik. Shingga sy bisa menjalin kasih dgnnya. Namun, pertemuan kedua & ketiga membuat ibu sy buang muka thdp pria ini. Setelah sy ketahui alasan apa yg membuat ibu sy seperti ini, yakni karena pekerjaan kekasih sy sebagai service engineer yg kerjanya keliling indonesia. Ibu sy takut jika pria sprti ini memiliki wanita dimana-mana. Dan lalu sy ternyata dijodohkan dgn seorang TNI pilihan ibu sy. Dgn alasan, pria sprti ini jauh dari kata ‘bermain wanita’. Dan membandingkan gaji mereka bahwa dgn besar gaji yg sama, namun gaji TNI tidak habis untuk apa2 karena kehidupan TNI dibiayai oleh negara, asrama dan makanpun tidak mengeluarkan biaya. Sedangkan kekasih sy sbg engineer gaji yg diterima masih bisa habis untuk keperluan sehari2. Karena sy tidak ingin dianggap anak durhaka oleh orangtua sy, sy berniat utk lebih mengenal pria TNI ini tadi. Namun, seiring waktu berjalan semakin sy mengenal pria ini, semakin sy tidak menyukainya karena beberapa sifatnya. Bahkan, suatu permasalahan terjadi, ia memaki saya bahwa kata ibu saya, saya adalah anak manja dan durhaka. Sehingga sy marah thdp ibu saya, mengapa ibu sy tega mengatakan saya kpda oranglain bahwa saya adalah anak manja dan durhaka. Akhirnya pertengkaran sy dan ibu terjadi. Setelah melalui perdebatan panjang, ternyata ibu saya TIDAK PERNAH mengatakan hal demikian pd pria TNI ini. Semakin sy mengerti hal ini, semakin sy membenci pria ini karena membuat pertengkaran antara sy dan ibu saya. Namun, disisi lain ada sesosok kekasih sy yg selalu menasihati sy dan selalu bisa meredam emosi sy ketika saya sedang kesal. Berkali-kali sy mencoba meninggalkan kekasih sy dgn alasan ‘cinta kita terhalang restu orangtua’, namun kekasih sy tetap tidak ingin meninggalkan saya dgn alasan ‘kita harus tunjukan kpd orangtua yg terbaik’. Terkadang sy kembali bersemangat melanjutkan hubungan ini, namun terkadang sy putus asa dgn keadaan ini. Ketika sy putus asa, ada kekasih sy yg selalu beri sy semangat lagi. Bahkan mungkin sebenarnya kekasih sy juga bersedih atas keadaan ini, tapi ia tidak pernah menunjukkannya pada sy. Tapi sepertinya sy amat mengerti apa yg dirasakannya. Berkali-kali kekasih sy ingin bertemu orangtua sy utk bicara dan meyakinkan orangtua sy, namun sy larang. Karena sy takut kalimat2 kasar orangtua sy keluar utk mencaci kekasih sy. Hingga saat ini, sy masih menjalani hubungan yg tersembunyi dr orangtua sy. Dan sesungguhnya sy tidak ingin seperti ini, karena kami berdua berniat utk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan nanti. Mohon nasihat dr Bapak utk masalah sya ini. Apa yg harus sy lakukan pak? Terima kasih.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Raras,
    wa’alaikumussalam..

    Saya menganjurkan untuk meninggalkan anggota TNI tersebut jika memang terlalu banyak sifat jeleknya, karena tidaklah pantas jika ia dijadikan sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Dan saya lebih suka dengan sikap dan sifat kekasihnya yang sabar dan senantiasa menasihati, karena itu menandakan bahwa ia seorang laki-laki yang baik yang patut dijadikan sebagai pemimpin di rumah tangga, asalkan memang sifat baiknya tersebut benar-benar keluar dari hatinya, bukan sekedar untuk mendapatkan simpati.

    Raras juga yang sabar ya.. memang tidak mudah di saat keinginan kita bersebrangan dengan keinginan orang tua, karena di satu sisi, sebagai anak pastinya kita pun khawatir juga akan menyakiti hati mereka. Pokoknya, jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu, pasti nanti ada jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka.

    Jika ia ingin bertemu dengan orang tua Raras, izinkan saja, gak apa-apa.. dengan syarat, ia harus siap dengan segala resikonya. Dan kalau bisa, sebelum menemui orang tua Raras, kekasihnya itu meminta pertolongan Allah terlebih dulu melalui do’a. Jika siap membaca do’anya, silahkan hubungi saya di nomer telepon yang ada di http://rumahcahaya.com/kontak/

    [balas komentar di sini]

    Agus munawar Reply:

    Assalamualaikum.. pak mohon bantuan nya bgt.. saya juga menglami hal yg serupa di kjadin yg paling atas.. tapi say sebagai cowo nya, kasian bgt pacar sy pak.. say tidak bisa apa apa di karnakan orang tua cewe saya keras bgt.. kami ingin menukah menjadi kluarga yg sakinah.. boleh sya minta do’a nya pak..

    [balas komentar di sini]

  15. putri says:

    Assalammualaikum pak, saya putri seorang mahasiswi berumur 20th ,saya menjalin hubungan dengan seorang pria yg sudah berumur 25th , awalnya saya tdak mngetahui ttg status psangan saya, tpi seiring berjalan nya wktu pasangan sya jujur thd sya bhwa ia dulu prnah menikah dan punya anak 1 , namun mereka sudah bercerai. Saya mrasa pria ini org yg baik, mampu membimbing saya hingga akhirnya saya ttp menjalin hubungan dgnnya, namun hubungan kami tdk direstui oleh keluarga sya krn status pasangan sya, dikarenakan dlu ibu sya menikah dg bpak saya menjadi istri kedua, dan ibu sya tdk mau sya seperti beliau, ibu sya blg kalo seandainya semua keluarga sya tau pasti juga akan dilarang menjalin pria ini. Saya bingung pak, krn saya sudah merasa nyaman dg pria ini dan kami pnya niatan utk menikah, tapi saya harus bagaimana pak menyikapi orangtua dan keluarga saya yg tdk merestui hubungan saya.
    Makasih pak, wassalamm

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Putri,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Posisi Putri dan ibunya bukankah berbeda? Jika ibu menjadi istri kedua artinya ada 2 istri disamping ayah Putri. Namun kekasih putri kan sudah bercerai, jadi jika nanti ia menikahi Putri, bukankah hanya ada putri istri satu-satunya, bukan istri kedua sepertihalnya pasangan poligami bukan..?

    Nahh.. mungkin Putri harus menjelaskan saja duduk persoalannya dengan lebih rinci kepada ibu dan keluarga, kalau bisa datangkan pihak penengah yang akan membantu permasalahannya, apakah itu kakek, atau orang lain yang dihormati atau disegani ibu.

    [balas komentar di sini]

  16. Yanti says:

    Assalamualaikum… Pak,
    saya yanti umur sekarang jalan 27 tahun. Saya ingin minta solusi pak perihal masalah yg sedang saya hadapi yg berkaitan dengan topik diatas.. Ortu tak merestui lamaran dari pria yg saya pilih, krn si pria bukan pegawai spt saya yg berpendidikan tinggi, serta bertempat tinggal jauh dan dari suku bugis yg kata ortu suku yg kasar dan tak baik. Saya pun divonis kena guna2 dari si pria tsb oleh seseorang yg dibilang ortu yg tau masalah gaib. Saya awalnya mengingkari hal tsb, tapi saya terus didesak untuk menuruti kata mereka utk membuang guna2 tsb. Sayapun pasrah dan menuruti kehendak, saya juga rela berhenti kerja yg jadi perdebatan tsb dan berharap ortu bisa berubah pikiran agar memberi restu setelahnya.. Tapi tampaknya ortu tetap tidak memberi restu dan selalu memberi jawaban yg bertele2 dan gantung saat ditanya oleh keluarga si pria. Sementara kami ingin segera menikah, saya pun sudah mantap kalau dia lah imam yg baik bagi saya kedepan, kami ingin menikah dengan restu dan cara yg baik seperti kebanyakan orang, tinggal restu ortu yg menentukan..
    apa yg mesti saya perbuat pak agar ortu bisa merestui? Terimakasih sebelumnya pak, wassalam

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Yanti,
    Wa’alaikumussalam…

    Silakan hubungi saya via telpon, bbm, atau whatsapp untuk jawabannya.. Informasi kontak ada di http://rumahcahaya.com/kontak/

    [balas komentar di sini]

    ellll Reply:

    oleh minta alamat email nggak pal, mau curhat lewat email

    [balas komentar di sini]

    ellll Reply:

    oleh minta alamat email nggak pak, mau curhat lewat email

    [balas komentar di sini]

  17. ade says:

    assalamualaikum wr wb..
    nama sy ade umur 20th dan sy menyukai laki2 brumur 38th nah disini sy mengalami masalah tidak mndpt restu ortu saya..hubungan kami brjalan sdh 3th lbh dan hubungan kami sdh trlanjur jauh.dan kami skrg sdh saling mnyadari prbuatan dosa kami dan kami berniat utk menikah tp trhalang restu ortu sy n sdra2 sy
    mereka melarang sy menikah n berhub dg laki2 trsebut krn bbrp hal yaitu status laki2 trsebut duda beranak.bkn Pegawai kantoran/PNS.ltr blkg kluargany org gk pnya dan masa lalunya “buruk”.tapi sebenarny laki2 trsebut org ny penyayang sm siapapun.
    namun berhubung kluarga sy sdh trlanjur slh menilai kluarga sy bnr2 tdk bisa diajak kompromi dg cara apapun.sy tdk berniat utk tdk berbakti n tdk mematuhi printah org tua n kluarga.tapi apakah sy salah jika sy mempertahankan pilihan sy dan berniat baik memperbaiki apa yg slma ini slh utk mendapatkan rahmat dan berkahNya Allah dg menikah.org tua sy trmasuk org yg terpandang n ibu sy sngat rajin ibadah sy tau niat org tua n kluarga sy pun baiksemua demi kebaikan sy.untuk itu sy mohon bantuan saranya pak.keputusan apa yg sebaiknya sy ambil?sekian trims.wasaalamualaikum wr.wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Ade,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Mohon hubungi saya lewak telepon, bbm, atau whatsapp ya, karena saya tidak bisa menjawabnya di sini. Informasinya ada di halaman KONTAK di atas.

    [balas komentar di sini]

  18. putri says:

    Asalammualaikum Pak,

    Perkenalkan nama saya Putri usia saya 20 tahun pak. Saya ingin meminta solusi dan pandangan dari bapak. Saya sudah pacaran dengan pacar saya kurang lebih 3 tahun dan dimasa 2 tahun saya nyaman dengan pacar saya , tetapi setelah saya tunangan sifat pacar saya berubah pak menjadi lebih posesif dan dia kebanyakan bohong pak. Tadinya ibu saya setuju tetapi setelah ibu saya tahu apa yang terjadi dengan kita apalagi saya ibu saya langsung sangat tidak setuju pak dengan hubungan saya.
    Saya termasuk orang yang pendiam pak untuk masalah pribadi saya jarang berbicara suatu ketika saya ungkapkan semua apa yang saya rasakan dan ibu saya juga jujur kepada saya. Ibu saya merasa sakit hati dengan sikap orang tua pacar saya dan sakit hati setelah tau apa yang diperbuat pacar saya ke saya.
    Saya mau pak menuruti kata ibu saya untuk berakhir dengan pacar saya tetapi setiap kali saya bilang berakhir pacar saya selalu mengancam saya kalau dia akan bunuh diri.
    Menurut bapak apa yang harus saya lakukan ?

    wasalamualaikum wr wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Putri,
    Wa’alaikumussalam wr. wb.

    Saya juga mnganjurkan supaya ade mengakhiri hubungan dengan si dia, karena melihat sifat-sifat buruknya dia adalah bukan calon imam yang baik buat ade dan anak-anak nantinya.

    Tentang ancamannya untuk bunuh diri, biarkan saja lelaki lemah iman macam begitu mah jangan dihiraukan. Ade tidak ikut bertanggungjawab maupun berdosa kok, insyaallah, karena sudah melakukan pilihan yang terbaik.

    [balas komentar di sini]

  19. rani says:

    Assalamualaikum wr. Wb. Pak ustadz, saya seorang perempuan berusia 22 taun,dalam hal ini saya ingin curhat. Sya sdh menjalani hubungan dg pasangan saya hampir 1 taun,semuanya berjalan baik2 saja kedua belah pihak keluarga merestui hubungan kami. Tapi tdk disangka,Allah ta`ala memberikan kami ujian. Salah satu dari kakak pasangan sya menemukan foto sya bersama mantan pacar sya di sosial media,sedangkan sosmed tersebut sdh lama tdk sya buka karna faktor sya lupa dg emailnya. Karna hal itu kakanya marah dan meminta pasangan sya utk meninggalkan sya. Tapi pasangan sya masih mempertahankan sya karna dia memang sdh tau ttg hal itu. Yg menjadi kendala berikutnya ialah,orang tua dan keluarganya yg lain sdh tau dan meminta hal yg sama jg ke pasangan sya yakni utk meninggalkan sya,disitu pasangan sya mulai bimbang utk memilih siapa. Sya masih mempertahankannya karna sya anggap semua ini ujian,mohon solusinya pak ustadz dan amalan apa saja yg harus sya lakukan agar keluarganya kembali seperti dulu. Wassalamualaikum. Wr. Wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Rani,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Hubungi saya via telpon, bbm, atau whatsapp ya.. Infonya ada di halaman KONTAK.

    [balas komentar di sini]

  20. lala says:

    pak sayapun ingin curhat

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Lala,
    Silahkan dicurhatin saja, atau hubungi saya di halaman KONTAK.

    [balas komentar di sini]

  21. yuli says:

    asalammualaikum ..
    saya mau tanya bagaimana agar orang tua sya merestukan hubungan sya dgn pacar sya .. karna sya dan pacar sya ingin kejenjang yg lebih serius ..orangtua sya tidak setuju karna beda keyakinan (agama) dan sya tidak mau memaksa pacar sya untuk pindah keyakinan kita mau ngejalanin keyakinan kita masing”
    bagaimana solusinya supaya orang tua sya setuju
    trimakasih

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Yuli,
    wa’alaikumussalam..

    Jika Yuli dan orang tua beragama Islam, maka saya bilang, “Sikap orang tua Yuli sangatlah tepat”.

    Seorang perempuan Islam tidak boleh menikah kepada laki-laki bukan beragama Islam, dan jika pun sampai menikah, maka pernikahan tidak sah.

    Bersyukurlah Yuli memiliki orang tua yang seperti itu, di saat sudah banyak orang tua yang tidak peduli dengan anaknya.

    Tinggalkan kekasih Yuli tersebut, kecuali jika ia terlebih dulu masuk Islam dengan tulus tanpa paksaan. Jangan menukar kehidupan akhirat yang kekal dengan kehidupan dunia yang sifatnya sesaat hanya karena cinta.

    [balas komentar di sini]

  22. riri says:

    Dear Pak Cepi,

    Mungkin cerita saya tidak se-tragis gadis di artikel yang ada di artikel ini. Hubungan saya dan kekasih yang nyaris 4 tahun, tidak disetuji oleh orang tua pihak pria karena menurut mereka saya masih terlalu muda, terpaut usia terlalu jauh, kekanak-kanakan, dan mudah emosi (usia saya 28, dia 35). Saya tinggal dan bekerja di JKT. Dia tinggal di Sukabumi, bekerja di Kaltim. Kami kerap putus nyambung karena selalu ragu untuk melangkah sebab kerap terhalang restu. Pacar saya ingin, saya lebih intens datang ke rumahnya agar ibunya lebih mengenal saya. Saya akui untuk bagian ini saya salah, karena memang jarang berkunjung, karena dalam hati kadang saya merasa minder berhadapan dengan orang yang tak suka dengan saya. Namun, beberapa kali saya titipkan makanan atau pesanan lainnya yang kadang diminta oleh ibunya. Saya pernah melakukan kesalahan dengan sms dan menelpon ibunya berkali-kali dalam waktu singkat karena ingin mendapat kepastian apakah bisa datang ke rumahnya esok hari (kira-kira 2 tahun lalu). Dari kejadian tersebut ibunya marah besar, karena saya dianggap meneror. Bahkan saat Lebaran di tahun tsb, saya tidak diperkenankan datang karena minta maaf karena menurut beliau semua sudah selesai dan sudah dimaafkan. Tapi hingga sekarang, tetap saja setiap pacar saya ke Jakarta, ibunya tidak setuju, dan kesalahan saya tersebut masih diungkit-ungkit. Yang saya lakukan dua tahun ini hanya berdoa. Sholat sunah dan amalan lainnya, saya coba maksimalkan karena tidak tahu lagi harus berbuat apa. Sebenarnya saya ingin bertemu ibunya, berbincang, berbelanja, atau sekedar makan siang. Tapi saya takut. Dan minggu kemarin pacar saya stress karena masalah ini dan masalah pekerjaan. Terima kasih.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Riri,

    Kita sudah membahasnya di BBM apa belum ya untuk membahasnya? Jika belum, coba hubungi saya melalui BBM atau WA. Info kontak ada di halaman KONTAK di atas..

    [balas komentar di sini]

  23. NATALIA says:

    asalamualaikum wr wb pak..
    saya sudah menjalankan hubungan 3 tahun dan tahun ini saya ingin menikah cuma orang tua saya tidak setuju dengan calon saya (pasangan saya)
    ornag tua saya memandang orang dari luar yang mereka lihat harta padahal harta itu bisa dicari..mereka takut seperti kakak saya dan kami juga beda agama

    saya sudah berbicara dengan orang tua saya dan sudah menjelaskan.saya sampai saat ini sangat bingung pak..

    terima kasih

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Natalia,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Natalia dan orang tua Natalia sendiri agamanya apa, dan kekasih Natalia juga beragama apa?

    [balas komentar di sini]

  24. Ayuni says:

    Ass…
    pak,Saya udh pcran dgn pcr sya slma 1 thn .. tpi ortu sya tba2 skrng nglrngn sya untuk ktmu dya … saya gk d ksh kluar selain sekolah dn kegiatan lain nha … ortu saya tdk stju dgn hub saya dgn pcr saya .. karena pcar saya itu dri kluarga yg kurang mampu .. dn kluarga saya pun jga bukn dri kluarga yg kaya … ortu pcr saya udh cerai sjak pcr Saya smk klz 1 dan dya ptus sklh krna tdk ad biaya .. mama dan papa nha dya sma2 udh menikah lgi .. dan dya jga bsa d katakan ank dri broken home .. krna sebab itu ortu saya gk ornh stju klw saya dgn dya … ortu saya malu pnya mnantu seorang kuli bangunan dan dri kluarga yg brntakan .. saya bingung pak gmna cra menyelesaikan mslh ini .. tlg bntu saya pak

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Ayuni,
    wa’alaikumussalam..

    Hubungi saya via bbm atau wa ya.. Kontak saya ada di http://rumahcahaya.com/kontak/

    [balas komentar di sini]

  25. eka novianti says:

    saya mu tanya apakah saya berdosa apabila menolak larangan ibu saya kalau saya ingin menikah dengan orang yang telah saya pilih yang nanti nya menjadi imam saya.
    penyebab ibu saya melarang di karenakan rumah kami satu kampung dengan keluarga calon yang saya pilih. dan ibu saya bilang kalau keluarga nya itu selalu menjelekkan saya dari belakang.
    dan sekarang hidup saya sekarang terasa di kekang oleh ibu saya sendiri…
    karena saya sangat mencintai orang yang saya pilih itu.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Eka,

    Saya tidak mengerti hukumnya, apakah berdosa atau tidak. Jadi mungkin lebih tepat jika Eka datang dan bertanya kepada kyai terdekat.

    [balas komentar di sini]

  26. Tidar Putri says:

    Sy sedang ada masalah pak karna orang tua tudak setuju dgn hub sy dgn pacar . Sy tidak tau pasti mengapa ibu sy tdk setuju . Padahal keluarga pacar sy sudah dapat menerima sy dgn baik, sy sudah merasa nyaman dan bahagia bersama pacar sy, karna dia sudah mulai menunjukkan tanggung jawabnya sbg laki laki . Sebenarnyabkami sama2 dari keluarga tidak mampu, tp orang tua sy slalu memandang pacar sy dgn sebelah mata . Tolong solusinya pak trims .

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Tidar Putri,

    Sudah mengontak saya via telpon, bbm, atau wa ataukah belum? Jika belum silahkan klik http://rumahcahaya.com/kontak/

    [balas komentar di sini]

  27. Diana says:

    Pak mw tya sya diana,sya udh jlni hubgn pcran 3th dn udh tunangan mw 3th,tp stlh sya mw menginjak ke pernikahan tiba” org tua dr pihak laki” tdk membolehkan,bagai mn cra’y agar kami bs tetap berstu,sdgkn calon suami sya mw ngucap k org tua’y sndiri tkut krna posisi dy sdg tidk bekerja,gmn solusin’y pak agar orang tua ttp bs merestui hubungan kita ??? ?

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Diana,

    Coba cari pihak ketiga sebagai penengah yang sekiranya dihormati atau disegani oleh orang tuanya. Nanti insyaallah beliau yang bisa ikut membantu membicarakan keinginan Diana dan si dia sama orang tuanya..

    [balas komentar di sini]

  28. tadinda says:

    assallamualaikum wr.wb
    pak saya mau curhat………
    pak saya mempunyai cwok dan kami sudah brjlan 1tahun 10 bulan . dlu awalnya ortu setuju tpi smnjak da yg komen ” kalau anak kuliah dapat anak sma” itu langsung berubah drastis pak sampe-sampe ortu tanya orang pintar pak, akhirnya orang pintar itu bilang ke ortu kalau ” hubungan anak sampean diterusin nanti msa depannya akan hilang n nti akan ditinggal setelah punya anak 1″ naudzubillahimindalik pak….
    bukankah ini semua rahasia allah SWT ya pak?
    dan bukankah tak ada yang tahu msa depan kehidupan seseorang gimana kedepannya ya pak? dan sampai-sampai ortu dbwai benda2 dari sana pak katanya untuk menjaga klrga kami, dan sampai saat ini hubungan saya digantung pak
    tpi pak org pntar itu bukan ustad atau bukan kyai pak,
    trus bagaimana saya bisa mengingatkan ortu pak kalau ortu saya ingatkan katae ” anak koq nuturi orangtua”

    saya minta tolong solusinya pak dan amalan2 apa saja yg bisa untuk meluluhkan hati ortu yg keras pak?
    wassallamulaikum wr.wb

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Tadinda,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Rasanya sudah pernah mengontak saya ya? Kalau belum, silahkan telepon, bbm, atau wa saya. Info kontak ada di http://rumahcahaya.com/kontak/

    [balas komentar di sini]

  29. ibah habibah says:

    Ass…
    Pa saya bru ngejalanin pacaran 3bulan, ttapi ortu n kluarga saya tidak merestui, karena cwo yang saya pilih itu hanya lulusan SMP sedangkan saya sekarang sedang melanjutkan kuliah, klrga saya menyaran.a supaya putus dengan ??a, ortu saya menginginkan orang yang sederajat dengan saya, tapi saya sama sekali tidak memandang dari materi melainkan dari hati.a yang tulus, dan saya sudah benar” nyaman dengan ??a, saya dan ??a malah ingin hubungan.a serius, menurut bapa saya harus bagaimana? Supaya keluarga saya bisa merestui hubungan saya? Terimakasih 🙂

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Ibah,
    Wa’alaikumussalam (mohon biasakan tidak menulis salam dengan Ass ya, supaya tidak melenceng maknanya)

    Silahkan kontak saya dengan cara seperti tersebut di halaman http://rumahcahaya.com/kontak/ ya…

    [balas komentar di sini]

  30. Ananda Putra says:

    Assalamu’alaikum pak

    saya udah pacaran semnjak sma kelas 1 pak sampai skarang, dan saya udah 4 tahun lebih jalaninya. tapi ditengah itu hubungan saya mendapat masalah. masalhnya adalah orang tua pasangan saya tidak setuju bahkan jangan sampai hubungan kita terus berlanjut. mereka membenci saya entah karena apa. kata pasangan saya, saya tidak sesua dengan nama nama yang ada di ramalan bapaknya (tafsiran) sampai sampai mereka membenci saya jika terus dengannya.
    sedangkan pasangan saya sangat bingung, dia sudah senang bersamaku apalagi kampusnya berdekata pak tapi dia harus menuruti tafsiran orang tuanya itu.
    bukannya ilmu tafsiran/ramalan itu termasuk mendahului Allah SWT pak? dan dikategorikan orang yang percaya dengan ramalan. saya sarankan dia tapi dia tetep bersikukuh percaya sama ramalan orang tuanya. katanya dia takut kejadian seperti yang dialami kakaknya yg tidak menuruti apa kata bapaknya sehingga kakaknya pun cerai pak.
    saya heran, padahal bapaknya belum pernah ketemu saya dan beliau ltiba tiba tidak suka dengan saya.
    memang saya masih berumur 19 tahun sama dengan pasangan saya pak. tapi masih kuliah saja sudah ada angan angan orangtuanya tuk jodohkan anaknya. padahal saya ingin jalani dulu pak, dan fokus kuliah.dan yang namanya jodoh kan sudah di atur oleh Allah SWT umatnya tidak akanpernah tahu. saya bingung hharus bagaimana lagi pak

    Assalamu’alaikum

    [balas komentar di sini]

  31. Desy says:

    assalamualaikum.

    menanggapi topik situs diatas, sayapun sedang mengalami hal yang sama pak.
    selama 1 tahun pacaran. belum mendapatkan restu dari orang tua saya. dikarenakan pacar saya adalah seorang duda.
    gaya pacaran kami belum dikatakan baik secara agama islam. tapi kami selalu tak lupa untuk melibatkan Allah dalam setiap perjalanan kami.

    mohon bantuannya, mengenai do’a do’a, tindakan yg benar, dan pendapat bapak mengenai hubungan kami.

    terimakasih.
    wassalamualaikum.

    [balas komentar di sini]

  32. jakarta says:

    assalammualaikumm…

    saya udah pacaran 1 tahun .
    2 bulan lagi udah rencana mau nikah..
    tiba2 kluarga saya menolak n tak setujui saya menikH sama pcr saya..
    di karnakan gak akan mampu n gak akang langgen menurut sodara2 saya trmsuk orth saya..
    saya udh janji udh sriuss sma kluarga pacar saya..
    kluarga pcar saya tau bahwa klurga saya gak setuju..
    lalu klurga pacara saya semua menyalahkan saya..knapa tdak bilanh dri dlu begini..
    kerna saya jga baru tau skrng pas 2 bln lagi mau nikah..kecewa berat kluarga pacar saya sma saya n kluarga saya..
    tpi saya sma pacar sama tetep yakin ingin menikah…

    saya hatus bagaimana..binguuuunng…

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Jakarta,
    wa’alaikumussalam…

    Coba cari pihak penengah yang dihormati dan disegani kedua orang tua untuk membantu membicarakannya dengan orang tua, dan mencarikan jalan keluar atas hal ini.. Rutinkan juga melakukan shalat istikharah, biar Allah nanti memilihkan yang terbaik.

    [balas komentar di sini]

  33. lutfi aw says:

    Assalamu’alaikum

    perkenalkan saya lutfi,sya sudah pacaran slama 4bln lebih dan pengen bgt cepet2 menikah sama pacar saya,tp keinginan saya trhalang oleh restu dari ortu sya..dgn alasan klo dia belum pnya rmh n tgl bersama ibu nya saja soalnya bapaknya sudah meninggal ,sedangkan keluarga dia sudah menerima saya dengan baik,sedangkan kami sudah saling menyayangi,bagaimna caranya agar ortu sya dpt merestui hubungan saya dgn dia pak,sya tkt lama kelamaan hubungan saya dgn dy akan menjadi fitnah bila tdk segera dihalalkan pak.bahkan sudah ada kabar miring dr luar rumah pak karna dia cuma hidup brsama ibu nya dan dia anak tunggal perempuan.saya minta tolong dkasih solusi n amalan2 biar bisa meluluhkan hati ortu saya biar saya dapat restu dan segera menikahi dia.terimakasih
    Wassalamu’alaikum

    [balas komentar di sini]

  34. putri says:

    assalamualaikum , pak saya putri saya berpacaran sudah 2 thn stngah , ibu saya awalnya setuju dengan kekasih saya tpi sudah 2 bulan lamanya ibu saya melarang keras saya berpacaran dengan kekasih saya alasan nya karna dia belum bekerja kembali dan alasan nya katanya kekasih saya itu kasar ibu saya menyimpulkan dia kasar setelah melihat isi sms saya dan kekasih saya sewaktu kita ada masalah .. trus kalo mau ngajak maen gitu sukanya ketemu di luar , alsan nya pak knpa pacar saya ga suka kerumah saya lagi tuh karna kalo kerumah ibu saya selalu bilang sgala macem yang kadang menyingung hatinya di tambah lagi dia malu karna dia belum bekerja lagi .. sejak saat itu dia kalo sekedar ngajak makan ga pernah jmput kerumah , sampe 1 hari ibu saya sms dia yg isinya biasa tpi nyakitin ada kasar nya juga , dari situ kepalang dia udah marah kesel sama ibu saya tanpa sepengetahuan saya dia bls sms itu dengan isinya “lumayan menyinggung hati ibu saya , seketika saya pulang saya habis babakbelur sama ibu dan ayah saya sampe akhirnya banyak luka darah dimana..” sejak itu ibu saya marah dan melarang saya berhubungan dengan dia ,, akhirnya kami jalan berhubungan sembunyi” dan kemarin saya ketauan selagi saya mandi ibu saya membuka imbox di hp saya tanpa sepengetahuan saya dan dia marah pak , saya dilarang makan pak , sama ibu saya nyeritain semua kejadian ini sama tetangga sama orang jualan yang ibu saya suka beli , trus juga tdi pagi dia bilang kluarga kekasih saya harus datang kerumah , ibu saya mau menikahkan saya dengan alsan kalo udah nikah pergi dari rumah janga injk rumah ini lagi sama jangan akuin ibu tuh ibu saya lagi . saya bingung di tempat kerja pun saya ga bisa konsen , saya sayang sangat sayang sama ibu saya , tapi saya tau mengenak pasangan saya dia ga seperti ibu saya pikirkan tpi sudah begini saya bingung harus gimana ..lagi
    mohon bantuan solusi nya pak ,

    terimakasih
    assalamualaikum

    [balas komentar di sini]

  35. Zahra says:

    Assalamu’alaikum..
    pak saya mau curhat dan minta nasehatnya.
    saya punya pacar, selama ini kita sudah menjalin hubungan baru 4bulan. tapi walaupun baru 4bulan kita hampir setiap hari sering ketemu karena kita tetanggaan pak. dan juga 1 tahun sebelum jadian saya mengaguminya. rumahnya tidak jauh dari rumahku, karena saya orang pindahan baru ditempat tinggalku yang sekarang ini sedangkan dia asli orang sini. saya sangat mencintainya dan dia juga sangat mencintai saya. dia orangnya baik, pekerja keras, dan walaupun dia pinter agama dia tidak pernah nunjukin keorang-orang. padahal keluarganya pinter agama semua pak. awalnya orang tua saya merestui hubungan saya dengannya, tapi karena kita tetanggaan banyak gosip murahan dari tetangga lain yang gak suka dengan keluarganya lalu memfitnah-fitnah dan melaporkannya ke ibu saya. waktu itu saya bingung mau percaya yang mana karena saya orang baru, setelah saya selidiki sendiri ternyata semua itu tidak bener. saya langsung ngomong ke ibu saya dan dia percaya sama saya,ibu saya merestui kita lagi tapi tidak lama kemudian ibu saya berubah fikiran karena dia gengsi karena pacar saya bukan orang kaya, saya maklumin itu pak. tapi saya ngeyakinin lagi kalo pacar saya itu pekerja keras dia pasti sukses nantinya, ibu saya setuju lagi tapi gak 100% menyetujui.
    pada saat saya keluar rumah ibu saya membuka-buka pnsel saya dan dia melihat sms kasar pacar saya, karena waktu itu kita lagi berantem pak. tapi berantemnya kita karena ibu saya tidak merestui jadi pacar saya kesal dengan keadaan waktu itu dan emosinya meluap sehingga mengatakan kata kasar yang akhirnya ibu saya liat,tapi saya percaya dia tidak pernah kasar, hanya waktu itu saja. sampe-sampe saya bener-bner disuruh putus dengan pacar saya. saya bingung pak, saya cerita semuanya kepacar saya.dia meminta maaf pada saya dan tidak penah kasar sedikitpun sampe sekarang dan saya menyesal tidak buru-buru langsung menghapus smsnya dia waktu itu padahal dia sudah wanti-wanti untuk langsung hapus smsnya dia. sekarang ibu saya bener-bener tidak merestui dengan alasan kita tetanggaan,keluarganya dia tidak kaya, dan kasar saat sms’an. ibu saya sampe bilang, kalo saya masih berhubungan dengannya saya akan diberhentikan kuliah. padahal pacar saya yang membuat saya berubah menjadi lebih baik tapi ibu saya hanya melihat dari sisi negatif sekejap. sekarang saya menjalin hubungan dengan sembunyi-sembunyi karena niat kita pacaran baik pak, saling menjaga dan membenarkan, saya rasa dia adalah seorang imam yang baik untuk menuntun saya kejalan yang benar dan saya tidak rela jika lelaki yang akan menuntun saya kesurga akan berpindah kewanita lain karena berkali-kali dia bilang “buat apa kita pacaran tapi orang tuamu tidak suka denganku sedangkan dengan mantan-mantanmu dulu ibumu sangat membanggakannya”. padahal swaktu kita mau putus, mungkin dia juga tidak rela saya sama lelaki lain dan sampe sekarang kita pacaran diem-diem dan saling mengerti sgala kondisi hubungan kita.
    saya bingung pak bagaimana caranya agar ibu saya mengerti kalo dia aslinya tidak kasar dan dia bener-bener mencintai saya dunia akhirat.

    [balas komentar di sini]

    hairul Reply:

    hal ini pernah saya alami salama 4 tahun lebih. namun sakarang telah berlalu selama 2 tahun karena saya telah menikahi pacar saya.
    jika saya membaca beberapa artikel ini semua sangatlah mirip dengan kisah cinta yang telah saya lalui saat dulu. jurus ampuh yang saya gunakan serta pacar saya atau yang sekarang jadi istri saya. ialah jurus NGEDABLEK atau I DONT CARE. sikap cuek dan masabodolah yang membuat mereka merasa lelah dan akhirnya merestui walau mungkin dengan setengah hati.
    dan setelah kami menikah saya pergi membawa istri saya tinggal bersama di lingkunagan keluarga saya. dan istri saya sangat bahagia walau kami hidup dalam kondisi yang pas pasan namun alhamdulillah di setiap jalan kesulitan yang kami berdua lalui selallu ada saja pertolongan dan jalan keluarnya dan saya sangat bersyukur kepada allah atas pertolongannya.
    saya juga manusia biasa yang mempunyai batas kesabaran. karena terlalu besar luka yang di torehkan oleh keluarga istri saya, maka istri sayapun enggan pergi kerumah orang tuanya walau hanya sebulan sekali. karena memang istri saya juga sangat sakit hati atas perlakuan ibu dan bapaknya, alhasil ibunya yang datang kerumah saya. namun semuanya masih dalam proses perjuangan saya untuk dapat menunjukan bahwa saya juga mampu membahagiakan anaknya yang menjadi istri saya saat ini dengan terus berdoa dan berusaha sambil bekerja dan mejalankan kuliah S1 yang tinggal beberapa bulan lagi wishuda, dan mudah mudahan saya bisa langsung melanjutkan S2. supaya kedua orang tua istri saya tidak mudah menghina saya seprti dahulu yang dia bilang saya anak tidak berguna, tudak bermanfaat, tidak punya masa depan dlll.

    dan katakan pada pacar anda untuk tidak menyerah dengan keadaan ini dan terus berjuang tanpa lelah untuk kebahagian kalian berdua. ciuusss ini perjalan hidup yang sangat menantang dan membutuhkan banyak pengorbanan, baik waktu, materi, jiwa dan raga.. walau agak dikit lebai..
    istilah pepatah ialah tidak akan ada pelaut handal yang berlayar di laut yang tenang. majuuu terusss jangan menyerah.

    [balas komentar di sini]

  36. silfi says:

    assalamu alaikum,,,,

    pak,,,
    saya juga sedang merasakan hal yg sama seperti yg dirasakan oleh saudari zahra diats,,
    ibu saya sama sekali tdk merestui hubuan saya dgn pacar saya yg sudah kami jalani selama 3 setengah tahun, ibu bersikuat tdk merestui kami,,
    ibu saya selalu memaksa saya utk menghindari pacar saya, tapi sya tdk sanggup pak,,
    alasan ibu sya td merestui kami karena pcar sya bkn org kulyhan dan ktanya keluarga mereka lebih susah dibandingin saya, terus pcar saya tdk memiliki pkerjaan tetap,
    ibu saya terus2an meminta saya utk melepaskan pacar saya sampai2 ibu saya slalu menangis maksa sya utk melpaskan pacar saya, satu alasan ibu saya tdk merestui hubungan sya karna sya ank kuyh dan kulyh saya dijawa sdkan saya dri aceh, ibu saya malu kalo sya menikh dgn org biasa2 sperti pacar saya, pdhal org yg slalu mensuppor ktika sya memilki maslh, tdk bersemangat, pacar saya selalu menguatkan hti sya di slalu memberikan saya nasehat dn mensuppor saya, pdahal sya kulyh dijawa karena dpt beasiswa tpi kenapa ibu sya tdk brpkir sdkitpun bhwa sya ini dikulyhkan olh pemerintah dn stidaknya dy malu jika jka dy menginginkan keluarga yg kaya yg dtg melamar saya,, saya ornya tdk membeda2kan status sosial org dan saya tdk memandang seseorang dari isi dompetnya,, saya hanya btuh org yg mengerti keadaan saya dan mencintai saya dgn hati bkn dgn status sosial,,, ibu saya prnh mau mnjdohkan sya dn saudara dri ibu saya, tpi sya menolaknya karna sy sangat mencintai pacar saya,,
    pak saya tau apa yg inginkan org tua itu tntu kebahagiaan utk anknya kelak, agar saya tdk hdp berkecukupan dn mudh kapan saja sya bsa menyisihkan rezki sya kpd org tua sya,, dri itu org tua saya maksa sya melepaskan pacar saya,,,ibu sya juga pernah berprasangka bhwa sya suadh dipelet pacar saya, tetapi saya tdk pernah percaya,, sya mencintai pacar saya karna kekurangannya,,didunia ini drjat manusia sama…sya skrg saya sdg menyusun skripsi dn butuh fokus dn semangat motivasi sma org yg sy sygi ibu dan pacar sya, tpi ibu sya sma kli tdk mmkierkan prasaan sya,saya takut sy jdi stres sya takut sya melakukan tindakan yg dilrang allah, sya tdk mau membuat kesalahan skian x nya, saya sgt tertekan pak ibu sya ttap mmaksa sy tuk mlpaskan pcr sya, ibu saya blg smpai mtipun dy tdk akn mrestuinya, sya prnh mncoba utk pcara dgn org yg mapan dn dy mnerima sya apa adanya tpi syaa tdk bisa mcintai dy, disatu sisi saya tkut menjadi ank durhaka dan disisi lain sya tdk bisa melepaskan pacar saya,,sya dan pacar saya sudah terlanjur jauh melakukan hal2 yg
    dilarang,,tpi sblumnya sy sdh prnh jga dgn mntan sy dhlu tpi skrg sya sudh sdar,,
    sy tdk bsa mlepaskan pcar sya pak,,sya tdk pernah mnceritakan masalah sy ini pd ibu saya, sya takut dy jadi sakit dan keluarga sya jdi malu karna ulah saya, saya berusha utk menutupi masalah sy dri keluarga sya,, tapi sya harus bagaimana pak agar ibu saya merestui dn hubungan sya, tnpa hrs mmbri tahu alsan saya memperhankan dy sya ingin sekali menikah dgn pilihan sya dn restu ibu saya..
    mohon dngarkan curhatan hti saya pak :'(
    aya tunggu blsan bpak di email sya laskar_aneukkluet@yahoo.co.id

    [balas komentar di sini]

  37. lanie says:

    assalmualaikum wr . wb
    pak , saya ingi curhat saya memiliki masalah dengan ibu saya ibu saya tidak merestui hbungan saya dengan seorabag pria yang dekat dengan saya karna ibu saya mempermasalaih harta dan tahta …
    saya sangat benci dengan kata kata itu dengan alasan ibu saya bilang karna untuk masa depan saya…
    tp saya tidak membutuhkan itu kalau nantinya saya kecewa seperti kaka saya sendiri karna suaminya kerjanya mapan dan bisa selingkuh sana sini dan membuat ibu saya kecewa…
    alm ayah saya pernah berkata untuk tidak usah mencarikan saya jodoh dikemudian hari , saya dipercayai untuk mencari kebahagian sindiri karna ayah saya tidak mau ada kedua kali kejadian itu…
    ibu saya tidak merestui karana pria saya hanya pekerja biasa dan mendengar perkataan pembantu saya yang kurang mengenakan tp sebenernya tidak seperti itu ibu saya terlalu percaya omongan orang lain dari dulu dibanding anak sendiri…
    saya harus gmana ? saya sangat sayang dia malah selama kit dekat saya merasa nyaman dan dia sudh menjadi penyemangat saya dalam menjalani aktifitas saya…
    kaka saya yang pertama sudah setuju dengan pria ini tp dia tidak bisa membantu apa” karna posisi dia sbgai kaka hanya bisa mendukung selama kedekatan kami itu benar dan tidak macam macam.
    toh saya baru pacaran blum ada fikiran untuk menikah karan saya berpegang kata kata kalau jodoh maut rezeki semua allah swt yang mengatur..
    kalau nantinya memang dia ditakdirkan menjadi suami saya insyaallah allah akan memberikan saya kebahagian dengan dia . amiiiiin
    mohon masukannya..
    terimakasih 🙂
    wasalamualaikum wr. wb

    [balas komentar di sini]

  38. indah yani says:

    di saat mengalami hal sperti itu.. mmng sakit rasanya .. dn yg bsa mmbantu hnyalah allah swt.. mintalah kpdanya dn berdoalah untuk jln kluarnya… insya allah ,, allah akan mmberikan jln kluarnya,, 🙂

    [balas komentar di sini]

  39. cicciii says:

    assalamualaikum.
    pak saya mau cerita.
    saya punya pacar dan ingin melangsungkan pernikahan, awal pendekatan kwluarga tidak ada mempermasalahkan apa2, hanya berpesan kalau memang ada kecocokan silahkan skrg jalani smabil mengenal dan jangan sia2kan anak saya.
    dan disaat klwrga pacar saya ingin bersilahturahmi kerumah saya org tua saya seperti menolaknya dengan alasan dia bukan seorang pegawai dan tidak ada pekerjaan tetap.
    ya allah, sedih saya pak.
    padahal klwrga saya tau kalau pacar saya ini memang dri awal bukan pegawai kantoran seperti yang mereka mau, dia punya usaha keluarga dan sedang merintis usaha pribadi,
    skrg klwrga malah meminta dia jalani usahanya aja dulu, jangan terburu2 kalau bisa yang pegawai.
    sayang bingung dengan klwrga saya hanya menilai duniawi saya.
    saya bingung pak harus bagaimana meyakinkan klwrga saya krna keinginan untuk menikah sudah sangat kuat.
    mohon arahannya.
    trimakasih

    [balas komentar di sini]

  40. ayu says:

    Asallammualaikum wr wrb

    pak cepi,, ijinkan saya bercerita dan smoga saya bisa mendapat solusinya.
    saya dan kekasih saya sudah membina hubungan selama 3 taun, tapi tepat bln mei taun ini kami harus berpisah.
    tapi perpisahan itu bkn sesuatu yg saya mau. Dri awal sya dan dia membina hubungan ini dengan serius, bahkan sdh ada obrolan utk jenjang selanjutnya diantara kmi brdua, walo blm smpe ke telingan ortu masing2.
    kmi hrs brpisah krna desakan dri ortu saya, sya awalnya bersikeras tdk mau pisah, dan selama 1 taun lbh lamanya kmi jalani hubungan backstreet. Awalnya ortu kami setuju dgn hubungan kami. Tapi tiba2 berubah tdk stuju, seiring waktu mnjdi setuju lgi dan kembali jd tdk stuju.
    tekanan di keluarga saya pun smkin menjadi2. Sya sring bertengkar dgn ibu sya krna ibu sya tdk stuju dgn hubungan kmi dan memaksa sya utk brpisah dan sya hmpir dijodohkan dgn org lain, bhkn ibu sya memaksa sya berhubungan dgn org lain pdhl pda saat itu sya mah brhubungan dgn kekasih sya. Sya mengalami masa depresi yg sangat kuat. Hampir2 saya hrs dirawat di rumah sakit krna kondisi fisik dan pikiran saya yg sdh lelah.
    Pda saat sya pnya mslh, kekasih sya lah yg memberi semngat dan saran bgmn sya hra mnghadapi mslh. Hanya saja ibu sya berpemdapat lain soal dia, ibu sya mengatakan dia bkn org yg cocok dgn sya krna dia orgnya tdk supel dan terlalu idealis. Sya brpndpt kpd ibu sya mgkin ibu blm kenal dia sepenuhnya, tpi ibu sya ttp bersikeras dgn pndptnya. Hingga pda akhrnya ib sya trua mwnerus memaksa saya utk berpisah dri dia tpi hti kecil sya tdk mau pisah, dan ibu sya mendoktrin sya klo dia memelet sya dan mengguna2 sya, sya bingung hrs berbuat apa. Smpe akhrnya sya mneyerah dgn keadaan dan kminpun berpisah.

    tpi perpisahan ini malah membuat duka saya semakin mendalam, dan sya smkin depresi, krna slma ini org yg menguatkan saya dan mensuport sya malah membenci sya krna keputusan kmi pisah itu, dan sya jg menyesal hrs melepas dia yg slma ini ada dan mencintai saya malah berbalik sperti ini kpda saya. Dan ibu sya tdk tau kondisi sya sbnrnya sprti apa. Krna sya tdk mau membuka luka lagi pak.

    sya mohon saran dan solusinya sprti apa. Krna sya msh mencintai dia dan sya jg menyayangi keluarga saya.

    [balas komentar di sini]

  41. rahmadani says:

    Assalamualaikum pak,,,,
    Sya juga maw minta solusi, sya udah 3 thun stengah menjalin hubungan dengan pcar sya , dan berniat menikah, tp awalnya saya kira hanya ibu saya yg tidak merestui kami, dengan alasan cwok saya ini cacat dan gk bisa apa-apa, dan juga bukan orang berada, tp saya sayang sama dia pak, dia org yg saaaangat setia apapun kesalahan saya dia ma’fkan bahkan kesalahan besar sekalipun, tapi baru-baru ini saya mengetahui bahwa ternyata ayah saya pun tidak setuju hubungan saya dengan pacar saya itu, karena saat saya pacaran dengan dia, ayah saya pernah dapat sms pacar sya yang kasar dan terkesan merendahkan saya padahal saya tau dia hanya emosi saat itu karena saya berbuat kesalahan padanya, seperti ini bunyi sms pacar saya ” Dasar kau memank anjing , tidak ada memank gunanya kau itu assu” tapi dia hanya kasar di mulut aja pak abis itu udah dia gk gitu lage, saya bingung pak , padahal kami berniat nikah insya Allah tahun ini tapi gk tau cara dapat restunya kayak mana ? Mohon sarannya pak makasih

    [balas komentar di sini]

  42. Dewi says:

    Assalamu’alaikum wr wb

    Saya juga mau curhat pak tentang hubungan saya dengan pacar saya yang udah berjalan 4 tahun. Sebenenarnya waktu aku pacaran sama kekasih saya dengan cara sembunyi-sembunyi tanpa ke dua orang tahu. yang tahu hanya keluarga dan temen saya. Tidak berapa lama saya mulai terbuka sama Ibu saya dan waktu kami pamitan buat pergi ke hajatan saudarannya pacarnya Ibu saya membolehkan. Seiring berjalannya waktu mbak saya tidak membolehkan saya berhubungan dengan pacar saya lagi, karena mbak mendapat cerita dari tetangganya pacarnya saya. Bahwa kalau keluarganya pacar saya adalah keluarga yang tidak baik. Iya memang tapi itu dulu, dan sekarang udah tidak lagi seperti itu lagi. Dan sontak mbak bilang sama Ibu, lalu Ibu pun jadi tidak merestui saya dan malah menyuruh aku memutuskan pacar saya dan di suruh cari yang lain yang kerjanya mapan seperti pegawai negeri/ tentara/ polisi. Mbak juga melaporkan kepada adiknya yaitu kakak saya juga yang nomer 2 laki-laki. Mas saya juga ikut-ikutan suruh mutusin dan nyogok aku buat mutusin pacar saya lalu saya akan dibelikan laptop, dan mengancam kalau akan dilaporkan kepada Bapak saya. Ya memang waktu itu saya takut kalau dapat marah dari Bapak. Ya lalngsung aja aku putusin pacar saya meskipun tidak tega. Tapi kita deket lagi dan sembunyi-sembunyi, setelah laptop aku dapat aku masih tetap berhubungan. Tapi suatu saat karena aku main bbm dan mendapat kenalan calon tentara. Entah hal apa yang membuatku langsung memutuskan pacar saya demi orang yang baru saja aku kenal belum lama. Dan akupun diajak main sama dia, ketemuan pertama di rumah mbak saya, yang memang setuju kalau aku sama dia. Toh karena dia calon tentara seperti yang mbak pengen aku dapat seorang tentara. Dan dia juga yang pertama kali aku kenalin ke Bapak sama Ibu saya, dan mereka juga setuju. Tapi siangnya dia mulai menjauhiku dengan alasan dia disukai 2 cewek. kita putus dan aku mendapatkan kenalan lagi yaitu dari fb. Dan aku kenalin lagi, mereka setuju. Tapi tetep aja aku tidak cocok. Dan akhirnya aku kembali lagi sama pacar saya lagi dan sekarang masih tetap berhubungan. Meskipun dengan sembunyi-sembunyi tetapi banyak yang laporan sama mbak saya. Dan saya pun dapat omelan lagi. Ibu juga udah berkali-kali nggak ngebolehin aku pacaran sama dia karena dia kerjanya cuma buat kulit lumpia lah, ini itu dll. Tapi dia usaha sendiri dan buka ikut orang lain. Akupun tidak mandang dari kerja dan keluarga dia yang sederhana. Akupun juga termasuk keluarga yang sederhana kayapun enggak. Saya cuma mau minta solusinya Pak, agar mendapat restu kedua orang tua dan saudara-saudara saya caranya gimana ya Pak ?. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr wb

    [balas komentar di sini]

  43. Dian says:

    Ass. Kisah ini sgt baik untk di publish,bkn semata-mata hanya untk menceriakan “love story” tp bnyk yg bs qt ambl hikmahx. Bnr bhwa qt hrs mmlih clon imam yg brtakwa cz dy lah yg kelak mnjdi panutan qt. Tp sy menyayangkn bgi stiap org tua yg hny mmkirkn hal2 duniawi (harta,tahta,latar belakang sosial klrg,dll) yg sbnrx mrk melupakan Iman & Ketakwaan dr ank manusia yg sdg menjalin hub dgn ankx. Hal ini pula yg sdg sy alami. Perbedaan latar belakang klrg yg sgt brpran bsr dlm suatu hub tp bkn berarti qt tdk bs melakukan apapun. Sejauh ini yg sy & pasangan sy lakukan adl berdo’a,sabar,lbh mndkatkn diri dgn Allah & yg terpenting adl qt sling menguatkn ktika slh 1 dr qt yg rapuh serta trs yakin & meyakinkan psangn qt bhwa qt akn mmpu melewati mslh ni. Kalau hny km sj yg melakukan suatu prubhn,tu artix hny km sj yg mw mempertahankn hub km..!! Qt sling mendo’akan agr sgla prmslhn qt bs qt lewati dgn ttp istiqamah d jln Allah, amin..

    [balas komentar di sini]

  44. rasyid says:

    assalamu alaikum
    pak saya punya tunangan awalnya di restui tapi pda ahirnya tdak di restui karna orang tua mendengarkan omongan orang lain sampek2 aku terpisah sekarang bisa memberikan jalan keluarnya pak karna aku dan pasanganku sama2 mencintai

    [balas komentar di sini]

  45. Wulan says:

    Assalamu’alaikum pak..

    Saya merasa tanggapan bapak sangat bijak, sehingga saya ingin berbagi cerita dan meminta saran dari bapak. Saya berumur 27 tahun. Kejadian ini sudah dari tahun 2013 hingga sekarang. Saya punya pacar yang umurnya sama dengan saya, kami sudah berpacaran selama 4 tahun. Kami dari dulu sudah ingin menikah. Namun waktu itu tabungan belum cukup. Sekarang Alhamdulillah sudah cukup, dan kami lanjutkan niat kami.

    Saya ingin pernikahan yang direstui kedua orang tua saya dan si calon suami. Jadi saya minta pacar saya untuk menyampaikan niatnya kepada orang tua nya. Namun orang tua nya menolak dengan alasan harus kakaknya dulu yang menikah (kakaknya laki2). Saya sendiri tidak keberatan. Akhirnya kami bertanya pada kakaknya kapan kira2 ia mau menikah.

    Jawaban yang kami dapat, kakaknya ingin menikah tahun depan. Karena takut uang tabungan salah digunakan, kami berencana menikah 1 tahun setelah kakaknya.

    Kami mulai rencana pernikahan kami. Sudah 1 tahun kakak nya belum juga menikah. Saya khawatir kalau2 ibunya tidak mengijinkan kami menikah lebih dulu. Ternyata benar, ibunya tidak setuju kalau kami menikah lebih dulu. Tapi karena tidak ada kejelasan, dan kakaknya juga belum mantap untuk menikah dan kami juga sudah memperoleh ijin dari kakaknya untuk melangkahi, akhirnya pacar saya memutuskan untuk tetap menikah di tahun ini.

    Semua persiapan sudah dilakukan. Gedung sudah dibayar, catering juga sudah, perias, souvenir dan kartu undangan sudah siap. Tetapi saya masih belum tenang kalau saya tidak memperoleh restu dari orang tua nya. Saya membujuk pacar saya untuk meminta ijin lagi kepada orang tua nya. Sembari pacar saya berusaha, saya juga berusaha lewat doa dan shalat.

    Namun Allah berkehendak lain dari rencana yang saya mau. Ibu nya tetap tidak merestui jika kami melangkahi kakaknya. Saya anggap ini petunjuk Allah. Karena restu Allah ada pada restu orang tua, maka jika satu saja dari orang tua kami tidak merestui, maka saya anggap Allah belum merestui.

    Akhirnya saya dan pacar saya menemui ibunya. Saya sampaikan semuanya. Dan akhirnya ibunya merestui dengan syarat kami tidak boleh menikah di bawah bulan Mei 2015. Ibunya mencoba ikhlas jika kakaknya dilangkahi, tapi dia masih terus mencoba membujuk kakaknya supaya mau menikah lebih dulu. Dia minta waktu sampai bulan Mei, selepas itu, bila dia tidak berhasil, kami boleh melangkahi kakaknya.

    Saya mengalah.. Saya sampaikan pada orang tua saya kalau rencana pernikahan diundur. Kami mulai lagi mencari gedung untuk tanggal yang cocok sesuai yang ibu pacar saya mau. Alhamdulillah Allah memberikan jalan. Kami menemukan gedung yang kosong di bulan Agustus. Saya segera memberitahu orang tua saya agar mereka tidak kecewa dan marah terlalu lama.

    Alhamdulillah orang tua saya mau menerima meskipun dengan sedikit marah karena merasa keluarga pacar saya tidak menghargai dengan membatalkan rencana pernikahan hanya melalui saya, tidak meminta maaf secara langsung kepada ibu dan ayah saya.

    Saya juga minta hal yang sama kepada pacar saya untuk menyampaikan waktu pernikahn di bulan Agustus. Alangkah lemas dan terkejutnya saya, ibunya tidak juga merestui dengan alasan di bulan Agustus baru saja selesai lebaran. Masih ada jadwal keluarga pada bulan-bulan tersebut.

    Saya bingung.. apa yang harus saya sampaikan pada orang tua saya. Saya tidak bisa melihat kekecewaan di wajah mereka lagi bila tahu kalau pernikahan saya terpaksa ditunda lagi.

    Pak, haruskah saya ikuti kemauan ibu pacar saya lagi? atau kah saya akhiri saja hubungan saya dengan pacar saya? atau saya menikah dengan pacar saya tanpa restu ibu nya?

    Mohon sekali untuk tanggapan bijaknya. Saya tenang setelah membaca solusi Bapak untuk curhatan teman kita. Saya berharap diberi saran yang bijak juga. Terima kasih sebelumnya pak.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    [balas komentar di sini]

    putri Reply:

    Dear wulan.. kasus kamu mirip sama aku. Tp aku pihak keluarga yang punya kakak perempuan yg belum menikah. Sampai sekarang juga aku masih menunggu. Walaupun aku tetap dibolehkan seandainya melangkahi di bulan agustus nanti. Tp mama masih berusaha utk kakak. Bahkan kakak ku juga sangat berusaha. Sampai hampir gelap mata, menikah dg siapa saja asalkan tidak dilangkahi… jadi semakin gak tega:(. Tp harus menunggu sampai kapan lagi:(..
    Mohon pak dibantu kasus kami. Trims

    [balas komentar di sini]

  46. Ab says:

    Sy mau crita ay pcrn sama pcr sy tp dia sudah berkeluarga dan kami sling mencintai setelah setahun kami jalani hub pcr saya ingin menikahi saya dan menceraikan istrinya tetapi orang tuanya tidak merestui hub kami berdua karna pcr saya itu punya istri yg D jodhkan sama ortunya saya sangat sedih skli mendengarnya dan pacar saya tetap mau menjalani hub bersama saya walaupun ortunya gak merestui tapi saya sndiri tidak mau karna mau di bawa Kemana hub saya ini kalau seperti ini trus akhirnya kami sama”memutuskan untuk menjalani masing-masing”tapi sampai sekarang pun saya masih mengingat mantan saya itu dan menyayanginya tiap jari saya slalu menangis memikirkannya saya pun jadi bingung saya harus berbuat apa dan saya minta solusi serta saran yg terbaik buat saya dan pasangan saya itu apa saya harus menjalani dengan sabar atau berpisah selama”Nya

    [balas komentar di sini]

  47. cahaya putri says:

    assalamualaikum,
    saya udah pacaran selama 1 tahun, dan pacar saya ingin melamar saya, tapi terhalang restu dari orang tua saya, alasannya karena pacar saya berkulit hitam dan katanya pasti saya gak bahagia bila sama dia.. sampai ibu saya mencaci maki pacar saya itu.. dibilang mukanya kaya kera… Sayang bingung harus bagaimana. dan kadang ibu saya melaknat saya, terus mengusir saya

    [balas komentar di sini]

    M zie Reply:

    Nasib kita sama sist,,,,
    Padahal, Allah menciptakan makhluknya dengan sebaik2 bentuk…
    Suka sedih kalo pacar dibilang seperti itu.

    [balas komentar di sini]

    predi Reply:

    sama dengan apa yg ku alami
    orang tua pacar ku tdk merestuin hubguan kami

    [balas komentar di sini]

  48. risqi says:

    Pagi pak,saya (cewek) juga mau curhat kepada bapak,kasus cinta kami sama seperti kasus yang diatas,saya berumur 22 tahun,kami berpacaran selama 6 tahun,tapi hubungan kami tidak direstui oleh tante,budhe dan kakak saya,disebabkan karena pacar saya pernah sakit hernia,mereka takut kalau nanti sakit2’an terus dan jika menikah saya yang harus bekerja dan alasan kedua pacar saya tidak kuliah dan belum mendapatkan pekerjaan tetap,keluarga saya hanya memikirkan uang dan uang,saya tidak boleh menikah dulu kalau tidak mempunyai pasangan yang belum memiliki pekerjaan tetap,padahal di sisi keluarga pacar saya,mereka sudah setuju akan hubungan kami,dan mereka menyuruh kami meresmikan hubungan kami,tapi di sisi keluarga saya,kami tidak direstui,dan alasan lainnya karena saya belum lulus kulliah dan karena melihat keluarga saya ada yang setelah lulus langsung menikah dan hidupnya kurang berkecukupan sehingga saya dilarang menikah dulu sebelum mendapatkan pekerjaan yang tetap,saya tidak berani membahas masalah hubungan kami kepada keluarga saya,saya ditinggal ibu meninggal sudah menginjak 2tahun ini,maka dari itu saya dititipkan kepada keluarga ibu, bagaimana pak solusi dari kasus ini,saya dan pacar saya tidak ingin berpisah,kami tetap percaya kalau Tuhan pasti tolong kami

    [balas komentar di sini]

  49. M zie says:

    Assalamualaikum…..
    Mau curhat pak.. Saya wanita usia 22th, dan sedang menjalani hub dg pria usia 25th.. Hub kami berjalan kurang lebih slama 3th,,, dy juga sudah menemui org tua saya,,, alhamdulillah ayah dan keluarga besar dari ayah saya setuju dan bersedia kapan saja utk diadakan acara lamaran. Dan orang tua dari pihak dy jga sangat menyayangi saya. Tapi yg jadi masalah adl ibu dan keluarga besarnya, mereka tidak setuju. Dengan alasan suku yg berbeda. Kemudian mereka juga mempunyai calon yg ingin dinikahkan dengan saya.
    (Keluarga ibu saya lebih mementingkan materi). Sewaktu dy k rumah pun, ibu tidak mau menemuinya.
    Ibu merupakan org yg keras, bahkan berani melawan ayah. Jadi tidak bisa diajak rundingan.
    Pertanyaan saya, apakah durhaka jika saya tetap melangsungkan pernikahan nantinya? Karena saya berpikir bahwa yg penting ayah saya sudah setuju.
    Lalu, bagaimana dengan ibu saya? Apakah saya berdosa sudah memaksakan kehendak saya?
    Karena memang saya sudah menjalani susah senang bersama pria pilihan saya. Bahkan kami sudah punya usaha sendiri yang alhamdulillah lumayan berkembang.
    Lagi pula menurut saya, alasan mereka tidak setuju sangat tidak masuk akal. Bahkan saya d bilang di pelet, bakalan di kasari bahkan bakalan di sia2in oleh pria pilihan saya.
    Jadi, apa yang harus saya lakukan?

    Terimakasih,,,
    Wassalamualaikum …

    [balas komentar di sini]

  50. Budi says:

    Klo saya kakak pacar saya tdak setuju kami nikah..

    [balas komentar di sini]

  51. putri utami says:

    asalamualaikum , aku gak di restuin hubungan sama mama papa aku karna dulu waktu aku smp aku pacaran sama dia dia pemabuk dan orangtua aku gak sukatapi skarang dia tobat dia balik lagi hubungan sama aku dan yang ku rasakan skarang bukan cinta lagi tapi udah terlanjur sayang minta solusinya dong gmna gak mau pisah sama pacar dan gak mau durhaka juga

    [balas komentar di sini]

  52. putri says:

    Assalamu’alaikum..
    Pak..saya ingin bercerita sedikit,saya sudah mempunyai calon pendamping dan sudah berencana untuk menikah namun ibu saya tidak menyetujui karena ibu saya pergi ke kyai yg bisa meramal jika diteruskan sampai menikah masa depan saya dengan dia akan sengsara dan tidak cocok.Sebagai tambahan,ibu saya sering mendatangi tukang ramal dan menjadi percaya 100% terhadap ramalan tersebut.
    Apa yg harus saya lakukan untuk menyadarkan ibu saya?adakah amalan,doa,wirid..untuk meluluhkan hati ibu saya agar mau merestui hubungan saya dan menyetujui rencana pernikahan kami..terima kasih

    [balas komentar di sini]

  53. cucu cahyadi says:

    ini sama seperti yang di alami saya sekarang . mohon saran dan motivasin ya pada tmen2ku semuanya.

    [balas komentar di sini]

  54. rani says:

    Saya berumur 19 tahun,saya memiliki pacar dan kami sudah menjalani hubungan selama 4,2 bulan,hubungan kami mengalami banyak cobaan pak,saya mulai pacran dengannya dari kelas 3 smp. Pertma hubungan kmi drestui setelah lanjut 3 blan hubungan kami tdak direstui karna nilai saya menurun dan saya selalu ktmuan diblakang mereka. tp kami tetap menjalankan hubungan tnpa spengetahuan ortu.lambat laun ortu menyetujui kembali hubungan kami,pacar saya mulai sering dtang krumah,krna sya tdak bleh kluar mlam.akhirnya pcarr saya mulai dekat dengan ortu sya,ortu pn sring mnta bntuan kepda pcar saya. Pd saat itu pcar saya tinggal dirumah neneknya(bkan nenek kndung)tp nenek nya itu jrang dirumah krna stlah memiliki cucu dia lbih sring tgal dtmpat anknya.jadi dirumah nya itu sring didatangi preman dri tman2 ank cow nenek trsbut.sring bwa cew,tmpat judi,dan ganja.tp cow saya tidak prnh ikut karna dia bkan org spt it,saya sring juga krmah pcar saya itu,tp hnya skedar nya.tetangga sudah pada resah krna stiap mlam preman itu ngumpul drmah pcar saya.pada saat nenek nya plang bnyak tetangga yang blang bahwa rumahnya dijadikan tmpat mksiat.nenek pcar saya geram,jd dia mengira pacar saya yang ngajak preman itu dan saya sring krmahnya.pdahal saya blakangan ini tidak prnah ktmu lgi krna saya kuliah.nenek pcar saya mengadu kepada orang tua sya dblang kalo sya sring krmahnya,jd ortu saya mrah bsar,ortu lagsung menlfn saya dan memarahi sya inti nya dia malu pd nenek nya,trsa hrga dirinya diinjak-injak,dia slama ne ngjak pcar sya krja hnya sja dia ksihan trhdap pcr sya,pdhal pcr saya slalu mnolak pmbrian dr ortu sya smata2 dia krja hanya untuk mendpatkn rstu dr merka,ibu sya juga blang kalo sya tdak pntas pcaran dengan dia,karna sya ank kliahan sdangkan dia tdk,dan ortu sya menyuruh saya mencari orang yang lbih kaya,ibu menyuruh sya untuk menjaga jarak dngan hndra,dia mnyuruh kami ptus.saya sdih dan saya critakn kpd pcar sya,pcar sya sngat sdih dan down,trnyata slama ini ortu saya baik ddpannya aja.tp mrka tdak prnah mrestui hubungan kami,kami jd benci dan sangat benci kepda neneknya dan itu kami jdikn cmbuk untuk kdepannya,kami akan bktikan kalo kami sukses dan kami akan ttap menikah.dan saya memiliki dendam saya akn beli nenek cow sya,dan sya akn jamin dia tdkkn prnah bhagia.

    [balas komentar di sini]

  55. erlita says:

    assalamualaikum
    saya ingin bercerita tentang kisah cinta kami, saya baru berpacaran selama 4bulan tapi hati saya sudah mantep sama si dia, kebalikannya juga begitu pacar saya pun sudah mantep dan ingin menikahi saya, tapi itu semua terhalang sama ibu saya karna ibu saya merasa malu sama pacar saya karna dia hanya seorang OB dan postur tubuh dia lebih pendek daripada saya, ibu saya takut malu kalau saya jadi nikah sama dia,saya bingung harus bagaimana karna kami berdua saling sayang cinta dan menerima kelebihan dan kekurangan masing*

    [balas komentar di sini]

  56. Andiny Agustina says:

    Assalamualaikum wr. wb.

    pak. saya juga mengalami hal yang sama yaitu hub. saya dengan pacar saya tidak di restui oleh orang tua saya karena orang tua saya menduga saya di pelet dengan pacar saya…
    saya sampai di antar ke orang pintar hingga saya di sembuhkan tetapi saya masih tetap cinta dengan dia…
    kita sama-sama punya komitmen walau bagaimanapun kita harus tetap bersama…
    kita akan terus bertahan sampai Allah memisahkan kita…
    akhirnya suatu ketika orang tua saya hendak merestui hub. kita dan kita akan segera di nikahkan…
    saya pun di ajak ke orang pintar untuk mencari tanggal dan hari baik untuk pernikahan kita tetapi tiba-tiba orang pintar itu bilang kalau kita tidak jodoh… kalau jodoh nantinya tidak bisa langgeng…
    kalau menurut saya jadoh itu kan ada di tangan Allah dan saya sangat tidak percaya dengan orang pintar itu tetapi orang tua saya sangat percaya dengan orang pintar itu…
    hingga orang tua saya mengancam saya kalau saya ketemu sama dia orang tua saya mau bunuh diri dengan minum obat pel bersama-sama…
    padahal orang tua saya setiap hari nya juga shalat pak…
    yang saya sesali itu kenapa kok percaya dengan orang pintar itu……
    dan pemikirannya begitu sempit hingga ingin bunuh diri…
    mohon solusinya pak…
    saya sudah tidak bisa berfikir jernih lagi…
    terimakasih……

    [balas komentar di sini]

  57. mey says:

    Assalamu alaikum pak… nama saya mey usia saya 22 thun.. saya sdg mngalami mslh dgn pacar saya.saya pacaran sudah 2 thun.dan kami memutuskan untuk menikah..dan wktu nya pun sudah kita rncanakan. Waktu tinggal sebulan lagi tp tiba2 dtg mslh yg sngt rumit. Kebetulan calon mertua saya sudah meninggal dua2 nya..krg lebih seminggu yg lalu almarhum bapak pacar saya merasuki adik pacar saya..dan menentang hubungan ini..dy berkata kalo nnti kita menikah kita akan hancur dan tidak akan bahagia.. apa yg hrus saya lakukan pak?? Saya sngt mncintai pacar saya.saya sngt yakin kalo pacar saya itu jodoh saya.tanpa dia jiwa saya berasa hilang pak.saya jd tidak semangat hidup.badan saya lemas kepala saya berat.. saya msh ingin mmperjuangkan hbgn saya ini.. apa yg hrus saya lakukan pak?? Skrg pacar saya mnghindari saya. Saya sngt bingung pak..apakah ini teguran dr almarhum orgtua pacar saya ntuk sllu mngingat nya?? Saya minta solusi pak?? Dr lubuk hati saya,saya msh ingin melanjutkan prnikahan kami dibulan besok.. saya minta solusi pak… terimakasih sebelum nya…wassalam

    [balas komentar di sini]

  58. DwiMegha says:

    Assalamu’alaikum pak saya dwi umur saya 21 thn saya seorang janda saat ini saya mengalami hal yg seperti bpak critakan saat ini saya jatuh cinta kepada seorang laki-laki yg dari kluarga sederhana yg jauh lebih tua 5thn dari saya saya dengan dia udah menjalun hubungan 1thn orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami karna masa lalu dari pacar saya yg dulunya pengobat saya sudah berusaha menjelaskan kepada ortu saya bahwa dia sudah tidak seperti itu namun mereka tidaj mau mendengar bahkan mereka berusaha memisahkan kami dengan cara dukun apa yg harus saya lakukan saat ini tiap kali saya ingin menjelaskan kepada mereka saya selalu du bilang anak durhaka anak yg gak tau diri salahkag kalau saya bahagia dengan pilihan saya bahkan dulu saya nikah ortu saya yg berserikeras nyuruh saya ceraikan suami saya .. mnurut bpak apa yg harus saya lakukan saat ini agar hubungan saya di restui hingga bisa menjadi suami istri trima kasih wasalamu’alaikum warrahmatullahi wabarokatu

    [balas komentar di sini]

  59. dewan says:

    Assalamuallaikum.wr.wb
    Saya dewan 24th,saya ingin konsultasi mengenai pernikahan.saya sudah memiliki calon istri,kami menjalin komunikasi selama kurang lebih hampir 5th.tentunya kami jalin komunikasi jarak jauh karena memang saya tinggal di gresik dan calon ada di situbondo.ditahun ke4 saya sudah melamar ke keluarga calon saya.smua berjalan lancar sampai usia pertunangan kami 5bln.beranjak bulan ke 6,orang tua dari calon istri saya tiba-tiba membatalkan pertunangan kami dengan alasan yang menurut saya tidak ada dalam ajaran agama islam.adapun alasannya sbg berikut:
    1.calon mertua saya masih mempercayai tentang weton,arah angin,arah rumah dll
    2.beliau tidak setuju karena saya tidak PNS dan tidak berasal dari orang terpandang.karena orang tua calon saya terbilang terpandang di daerahnya dan sudah berHaji,namun saya sudah memiliki pekerjaan halal
    3.dari pihak keluarga calon beralasan karena saya belum kuliah
    4.calon mertua beranggapan bahwa,saya hanya memanfaatkan calon istri saya.padahal saya ingin menikah i calon saya dengan didasari niat lillahitaalla
    Tentunya dari awal saya bertemu dengan calon mertua,saya langsung katakan semua latar belakang saya dan kluarga saya.lalu niat baik saya untuk kedepannya dapat membina rumah tangga dengan anak beliau.beliau mengatakan akan menerima saya dengan latar belakang apapun,asalkan yg terpenting se agama,memiliki pekerjaan dan serius membina rumah tangga.dari situ saya lega.namun adanya pembatalan tsb dengan berbagai alasan di luar dari syar’i.kami merasa di bohongi dan tidak adil.
    lalu kami memutuskan untuk tetap kuat dan memperjuangkan niat baik kami untuk membina rumah tangga dengan sembunyi-sembunyi.namun dari pihak calon mertua dan kluarga terus berusaha untuk memisahkan kami dengan berbagai cara seperti ke dukun,menyediakan sesajen d rumahnya,sampai-sampai di kamar calon saya di kasih wewangian menyan.yang ingin kami tanyakan kepada bpk adalah;
    1.bagaimana bpk menyikapi masalah dan solusi yang sedang kami hadapi sekarang?
    2.niat kami sudah serius untuk menikah,apakah kami dapat menikah meskipun orang tua calon saya tetap kekeh tidak menyetujui dengan alasan yang tidak syar’i?
    Demikian yang ingin kami tanyakan kepada bpk. Semoga bpk berkenan menjawabnya.kami ucapkan terima kasih atas jawabannya.Wassalamuallaikum.wr.wb
    Dewan,Gresik

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Dewan,
    wa’alaikumussalam wr. wb.

    Mohon maat telat membalas. Namun semoga permasalahan yang mas hadapi sekarang sudah ada jalan keluarnya ya. Tapi jika ternyata belum, jawaban saya pendek saja, coba cari seseorang yang terpandang dan disegani pihak orang tuanya serta memiliki sikap yang bijaksana untuk dijadikan sebagai pihak penengah yang akan membantu permasalahan yang mas dan calon mas hadapi.. Biasanya orang tua yang seperti ini akan tunduk dan menurut kata-katanya nantinya.

    [balas komentar di sini]

  60. lala says:

    assalamualaikum ..
    saya lila umur 22 th. saat ini sy masih kuliah smster akhir pak. saya mempunyai masalah yg membuat saya sangat pusing pak. sy mempunyai kekasih, dia sudah bekerja nmun dia tidak kuliah. dia hanya lulusan SMK. kita sudah mnjalin hubngn slama 2th.namun kita backstreet pak. kita backstreet krna ayah sy blm mngizinkan sy pacaran. alasan nya krna sy msh kuliah. alhmdulilah kekasih sy mau bersabar menunggu sampai sy lulus kuliah. rencana nya kekasih sy mau lngsung melamar sy stelah sy lulus nanti. keluarga kekasih sy sudah tau ttg hubngan kami. bahkan mereka sdh setuju dgn hubngan kami pak. tetapi yg membuat sy sedih, kemarin ibu sy bilang klo ayah sy mau mnjodohkan sy dgn lelaki pilihan ayah sy yg sama² berpendidikan pak. ibu sy sudah menjelaskan klo sy sudah memiliki kekasih. tetapi ayah sy tdk setuju pak. alasan nya dia hanya pekerja biasa. dia bukan PNS.
    sy bingung pak sy hrus bgamna. ayah sy sungguh keras kepala pak. amalan apa yg hrus sy lakukan utk meluluhkan hati ayah sy pak? mohon solusinya ..

    [balas komentar di sini]

  61. Wahyu says:

    barusan… pertengkaran dengan camer..( perang dunia ke4).. payaah.. org kok egois banget… harta ja yg di buru.

    [balas komentar di sini]

  62. Laily says:

    Assalamualaikum pak, saya ingin bertanya.. saya seorang mahasiswa semester 2 di universitas swasta. Umur saya 18th ,saya berpacaran dengan seorang laki laki bernama “R” , dia bekerja disalah satu CV mobil. Umur kami selisih 5th..
    Kami menjalin hubungan backstreet awalnya, tapi ortu mengetahuinya dan melarang saya berpacaran dengan pacar saya tanpa menjelaskan alasan yang pasti.. lalu apa yang harus saya lakukan pak, saya sangat menyayangi dia dan begitu pula dia.. kita ingin serius menjalin hubungan ini ..
    Tolong sarannya pak

    [balas komentar di sini]

  63. Denny setiawan says:

    Ass pak. Sata ingin minta solusi.gimana ya caraya agar orang tua saya setuju dengan plihan saya.sedgkan pasangan saya sudah nanyain trus kpan nikah nya.pi ibu saya ga setuju.karena dia bilang g serasi buat saya.pi saya sudah lama sma dia 3 tahun.sata juga ingin mnikah saya jg cape dtanya trus kpan nikah.orang tua pasangan saya jg nanyain trus sma pasangan saya.saya bingung mesti gimana.saya skg bekrja di perantauan.sdangkan ortu saya berada du kampung.
    Saya cmn ingin solusi gmna agar saya bisa d stjuin.dn ortu saya juga senang.saya juga g mau mmbuat ke duanya ada yang sedih

    [balas komentar di sini]

  64. Dini says:

    Assalamu’alaikum pak… Saya Dini umur 26th. Saya seorang karyawan swasta. Saya ingin minta solusi pak karena orangtua saya tdk menyetujui hubungan saya. Saya menjalin hubungan dgn pacar saya blm ada 1thn tapi kami sama2 ingin serius. Awal hubungan kami ortu saya menyetujui tapi akhi2 ini ortu saya menentang hubungan kami padahal pacar saya sudah mau melamar saya. Ortu saya menentang karna merasa saya tdk cocok dgn dia karna saya anak 1 dy anak ke 3 dan karna melangkahi kakaknya. Katanya itu tdk baik. Ibu saya jga kurang setuju karna pacar saya hanya wiraswasta bkn pegawai. Dan karna pacar saya gak bisa mengambil hati orangtua dan saudara2 saya. Karna pacar saya memang orangnya pendiam jdi blm bisa masuk ke keluarga saya. Padahal saya sudah yakin sama dia pak. Dan keluarganya sudah mau melamar. Saya bingung mesti gimana menghadapi orangtua saya pak. Mohon sarannya pak…. Terimakasih

    [balas komentar di sini]

  65. Novie maryania says:

    Aslmkm,bpa/ibu yg bijak saya ingin meminta solusi,saya perempuan 28thn status pernah menikah,saya punya calon suami yg memiliki pisik cacat polio dari lahir,kami sudah dekat selama 2 thn,laki2 ini sudah berniat baik mau menikahi saya dalam waktu dekat,saya sudah melihat ke tulusan hatinya terhadap saya,namun orangtua saya melarang keras karena dia cacat,tpi saya tidak bisa menyakiti dan meninggalkannya dengan alasan dia sudah banyak menolong saya,bagaimana saya membuka mata hati orangtua saya agar mereka benar-benar sadar dan mau merestui kami agar segera menikah,di tunggu jawaban,bpa/ibu yang bijak.

    [balas komentar di sini]

  66. dyna says:

    Assalamualaikum. Bapak, sy seorang mahasiswi yg telah menikah secara mut’ah dg duda beranak 2. sy tlh merawat kedua anaknya selama 3thn dan selama itu pula sy dikaruniai anak perempuan. namun pernikahan saya belum diketahui oleh ortu saya. setelah sy lulus kuliah ortu sy menyuruh sy utk menikah dg laki2 pilihan beliau. namun sy berat untuk meninggalkan suami dan anak2 saya. ortu saya tidak menyukai suami sy krn dia seorang duda dan mantan pendosa (mabuk dan zina). karena bertemu saya akhirnya suami sy skrg insyaf. bgmana doa nya meluluhkan hati ortu saya agar setuju meresmikan pernikahan kami.

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mbak Dyna,
    Wa’alaikumussalam…

    Jika yang dimaksud dengan nikah mut’ah itu adalah pernikahan yang biasa dilakukan oleh kaum Syi’ah, maka jelas itu tidak sah. Jadi sebelum berusaha untuk meluluhkan hati orang tua, mbak harus bertaubat dulu bersama suami dengan meninggalkan ajaran Syi’ah, dan kembali ke ajaran Islam yang benar. Kemudian setelah itu baru mengupayakan restu dari orang tua dan menikah dengan cara yang benar.

    [balas komentar di sini]

  67. dina says:

    Ass bpak/ibu, saya mngalami hal yg sama dg yg bapak ibu tuliskan,hanya dsini saya sdah menikah dg suami saya yg pada awalnya orng tua tdk setuju jadi setuju,tp ya itu rumah tangga sy trus di ikut campuri ortu sya,smpai saya dpaksa meminta cerai kpda suami saya,jika saya tidak begitu maka saya bukan ank nya lagi,,dan sekarang saya sdah berpisah dg suami saya,tp itu demi bakti saya kepda ortu,skrng sya bingung suami saya mau rujuk,tp saya di larang untuk brtmu dg suami saya,jd pertanyaan saya bpk apakah saya hrus mnuruti kemauan ortu saya yg tak mngijinkan saya rujuk,, atau saya rujuk dg suami saya karena kami masih mncitai dan demi ank ank kami tapi menentang ortu, mhon pnjlasan nya pak,,
    Trimakasih
    Wss

    [balas komentar di sini]

  68. ischan says:

    menurut saya apapun jalannya yang ditempuh oleh seorang anak demi cintianya,jika tidak direstui orang tuanya maka laknat allah,dan pernikahannya tidak berkah.wallahu a’lam

    cukup jelas artikelnya,saran saya kepada semua calon ayah atau ibu,jangan pernah pacaran.islam hanya membolehkan silaturahmi dengan siapapun,ta’aruf dengan waktu yang ditentukan dan baik.

    [balas komentar di sini]

  69. sugiyanto says:

    assalamualaikum wr wb
    saya jg mengalami hal yg sama pak. malah saya lbh parah. saya dan calon istri tdk dsetujui, karena saya duda dan bkn orang kaya, sampai2 calon saya kbur dr rumah karena gk tahan perlakuan ortunya, ketika kabur kami cb ngurus ke kua tp kami ketauan, dan kami dipukuli d dpan petugas kua, kami sdh nikah siri sblumnya pak, atas permintaan calon istri saya, sekarang saya tdak bs komunikasi dngn calon istri, padahal sebentar lg saya akan ke pengadilan agama, untuk meminta wali adhol, apa yg harus saya lakukan pak? mohon bapak bantu saya. terima kasih

    [balas komentar di sini]

  70. alin says:

    misii ..
    boleh saya ikut berkomentar?
    saya mmg msih dibawah umur, baru saja aku mengalami hal yg sama seperti diatas. hubungan kami sudah 3 tahun berjalan . tp selama 3 tahun itu kami menjalani hubungan secara backstreet agar tidak ketahuan sama mama saya. saya masih umur 16 dan pacar saya 7 tahun diatas saya . kami saling mencintai dan menyayangi. cinta kami bukanlah cinta monyet.
    hubungan kami sudah berahkir karna kmrin mama papa dan kakak saya menemui kluarga pacar saya. entah apa yg mereka bicarakan sehingga membuat pacar saya menjauhi saya, dan melupakan janji janji yg sebelumnya kami buat bersama sama.
    trimakasi .
    apakah ada solusi untuk msalah ini?

    [balas komentar di sini]

  71. suci wulandari says:

    sy sedang merasakan ketika orang tua tidak merestui….tapi sy yakin yang menciptaan rasa cinta ke pasanganku ALLAH..yang penting niat kita baik untuk beribadah..pernikahan yang diawal penuh airmata perjuangan akan lebih bahagia di akhir amin ya ALLAH..semoga ALLAH melindungi cinta di hati kami

    [balas komentar di sini]

  72. suci says:

    Ass sya juga mau crita sya juga mengalami hal yang sama sya sdh 3,8 bln jalan sma dia awalnya mamaku merestui hubunganku sma dia tapi setelah saya selesaikuliah tiba tiba mamaku tdk setuju hubku dgn dia klo papaku dia ndk bnyk bcra tpi mamaku alasanx ktax krn dia blm pns dan bnyk lg alasanx stelah itu hubku sma dia pts dia blng dia ngk bsa jalani hub bgni tpi rasax sya tdk bsa skt skli bahkan mamaku blng lg biarpun dia pns sya tdk akn mau trima dia sya pusing bgmna crax meyakinkan orgtuaku trs alasan orgtuaku ktax dia ngk ;aik ngk sopan tpi slma ini sya liat dia baik dia dtng di rmh apa… Tpi sya ngk tau knp tba2 orgtua sya berubah pikiran … Orgtua sya jga rajin ibadah sya sdh brusaha yakinkan orgtua sya tpi mreka tdk mau dgar sya … Dan sya jga blng sma pcr sya kta jalani sja suatu saat nnti pkiranx orgtuaku bsa brubah tpi dia ndk mau ktax dia sdh ckp kecewa dgn orgtuaku… 🙁 aku mnta solusix bgmna crax aku brusaha agar hubku dgn orgtuaku dan diax baik aku jga udh brusaha lpkan dia tpi ndk bsa sllu ingat dia mnta solusix krn rasanya skt banget…

    [balas komentar di sini]

  73. rizki amelia says:

    Ass,pak,sebelumnya saya juma mau cerita,saya itu punya pacar cuma lulusan smk doang,sedangkan saya msh kuliah,tapi darinkeluarga cowok saya ingin menikahkan saya segera,tapi orang tua saya tidak setuju karna dia merasa derajat cowok saya lebih rendah dari saya,orng tua saya takut katanya enggak baik kalau derajat cewek yang lebih tinggi dari pda cowok,sampai saya berantem dengan orang tua saya karna saya tidak suka dengan apa yang dikatakan orang tua saya tentang derajat cowok saya,saya sempat diusir,terus engga dianggap anak lagi,saya pengen kabur tapi saya masih memikirkan papa saya yang pernah kena stroke,saat ini saya cuma diam dirumah,engga ditegor orang tua saya sama sekali.saya benar”pusing sama masalah ini.aku mau tanya apa perbuatan aku buat ngebela cowok aku itu salah?apa aku udah jadi anakndurhaka?

    [balas komentar di sini]

  74. wulan rahmawati says:

    Orang tua saya sudah cocok dengan calon suami saya, jika saya tak ada kakak perempuansaya pasti sudah halal dengan calon suami saya. Tp.hnya krna dihalangi dg kakak Perempuan, saya trpaksa harus menunggu. Katanya ga boleh nglangkahin kakak perempuan.. ada saran bagaimana meluluhkan hati orang tua saya?

    [balas komentar di sini]

  75. Ririn maryani resa says:

    Assalam mu’alaikum
    Pak saya mau cerita boleh? :'(
    Saya pacaran sama kaka kelas saya tapi skrng dia lagi pelatihan bahasa saya pacaran baru” ini saya gk di restuin sama keluarga saya krna dia orngnya gk sopan ??
    Apa saya mau ngikutin apa kata orng tua atw ngikutin kata hati saya?
    Yg namanya sikap kn bisa di rubah?

    [balas komentar di sini]

    ella aprilia Reply:

    assalamu’alaikum.
    pak saya punya masalah yang sangat pelik,,saya sudah nikah siri dan wakytu itu ibu saya sudah merestui dan menikahkan saya dengan suami saya secara siri, tapi lambat laun entah kenapa ibu saya selalu membedakan suami saya dengan calon tunangan saya yang dulu kaya dan menuduh suami saya main dukun karena suami saya orang tidak punya.. sebentar lagi saya akan menikah secara tertulis di kua dan ibu saya malah menyuruh saya untuk tidak ikut dengan suami tapi suami saya malah meminta saya untuk ikut dengannya,, menurut bapak gimana tolong beritahu saya mana yang harus saya taati..

    terimakasih

    [balas komentar di sini]

  76. amie says:

    Pak, saya punya masalah. Saya sudah menjalin hubungan dengan seorang laki2 hampir 2thun. Awalnya keluarga saya memberikan lampu hijau kpda saya dengan laki2 itu. Tetapi knpa sekarang justru keluarga saya terutama kakak saya menentang hubungan ini. Saya anak terakhir dari 4 bersaudara. Dan saya anak perempuan sendiri. Saya ngrti mungkin mereka terlalu mengkhawatirkan saya kalau saya sampai salah memilih laki2. Tapi justru membuat saya kepikiran dan jatuh sakit. Saya jg tahu, sebenarnya kakak saya punya calon untuk saya. Yaitu temannya sendiri. Sedangkan kedua orang tua aku terserah kepada aku. Akan tetapi yang mengekang adalah saudara saya sendiri. Sekarang saya merasa jadi orang asing untuk saudara saya sendiri. Sebenarnya alasan saudara saya tidak merestui juga krna laki2 pilihan saya orang jauh. Aku di tegal, sdngkan dia di madura. Tapi dia dari kecil hdup di tegal. Sdngkan yg orang madura itu ibunya. Bpaknya orng tegal. Saudaraku takut dg isu orang madura yg terkenal galak.. tolong bantu saya yah pak mengatasi semua ini.

    [balas komentar di sini]

  77. marmud ? says:

    Assalamuallaikum pak
    Saya mau curhat sekaligus minta pendapat
    Saya wanita umur 22 tahun saya adalah wanita yg punya masa lalu buruk
    Saya pernah hamil dluar nikah yang katanya keluarga saya saya tekena pelet dan sekarang saya sudah sembuh dari pelet itu
    Saya mmulai hidup baru lagi tanpa orang lain tau masa lalu bahwa saya pernah punya anak tapi sttus says tetap single
    saya sempat betfikir apakah ada orang yang mau menerima saya suatu saat nnti dengan keadaan saya yang seperti ini
    akhirnya saya mengenal laki” yang usianya 1 tahun dibawah saya dan alhamdulillah dia mau menerima semua masa lalu saya dengan iklas (saya sudah jujur dengan keadaan saya saat pertama dia menyatakan perasaan)
    dan kita berniat menjalin hubungan yg serius
    dia laki” yang baik.penyabar.penyayang bahkan sangat dewasa jauh daripada saya
    dia orang yg loyal selalu memberi saya apa yg saya butuh walaupun saya selalu menolak itu
    saat lebaran dia dan keluarganya datang kerumah saya berniat silaturohmi
    (keluarga saya juga sudah kenal keluarga dia. karna ibu saya teman SMP ayah pacar saya)
    dan keluarga pacar saya berniat lebih mengenal keluarga saya karna sudah tau saya berpacaran dengan anaknya
    tapi ternyata keluarga saya kurang suka
    lambat laun semakin menentang hubungan saya padahal awalnya merestui
    alasanya karna ibu pacar saya cerewet tapi padahal tidak begitu
    saya dimarahin habis”an hp saya disita
    sya menangis dan memohon restu dari ibu saya(ibu say single parent )
    akhirnya ibu saya mngembalikan hp saya dan mnyuruh saya diam” bila mau menhubungi pacar saya jangan sampai tau nenek dan kakek saya(yang paling menentang hubungan ini

    saya bingung pak harus bagaimana
    sudah 1 tahun saya pacaran dan saya berniat serius ingin menikah
    pacar saya juga sellu sabar menghadapi keluarga saya saat dia main kerumah sellu keluarga saya pasang wajah tidak suka kecuali ibu saya
    ibu saya disini sebenarnya tidak melarang tapi juga tidak merestui karna ibu saya takut dengan nenek saya
    beliau takut durhaka bila membela saya
    nenek saya nggk mau nerima pacar saya karna alasanya dia bukan pegawai(guru dll) tapi pcar say oramg yg rajin bekrja disalh satu PT di gresik
    padahal kluarga saya juga bukan orang kaya bahkan kadang masih kurang dan pcar saya sering membantu keadaan ekonomi keluarga saya
    sayaa bingung pak apakah saya berdosa menentang keluarga saya untuk tetap bersama pacar saya.dia laki” yg mau menerima saya apa adanya dg masa lalu saya yg buruk ini
    sedangkan nenek saya menyuruh saya mencari yg punya jabatan tpi says tidak boleh memberitahu masa llu saya ke orang itu

    apakah saya durhaka pak ? bolehkan saya memperjuangkan cinta saya ini ?
    keluarga saya sllu mementingkan harta padahl keluarga saya pas”an
    sedangkn pcar saya ayahnya lulusan s2 n ibuknya juga guru tapi mereka tetsp baik pada keluarga saya
    saya ingin menikah dengan pacar saya yg sudah bnyk membantu keluarga saya yg menyayangi ibu saya dan mau menerima masa lalu buruk saya
    bukan pilihan kluarga saya yang orang punya pangkat tapi saya dlarang jujur tntang masa lalu saya
    bukankah saya tetap harus jujur
    ,( dulu ibu saya juga djodohkan dengan tentara tapi akhirnya bercerai karna ayah saya selingkuh dan sering main tangan..saya tidak mau bernasib sama pak
    apaka saya salah punya pilihan sendiri ? sendiri

    [balas komentar di sini]

  78. FARIDA says:

    Pak mohon sarannya. Saya sudah menjalin hubungan dengan laki2 hampir 3tahun. Baru saja saya perkenalkan dengan keluarga saya. Awalnya mereka senang saja,tapi setelah pacar saya menyampaikan niatnya untuk kejenjang serius mereka menolaknya & menyuruh saya untuk keluar dari pekerjaan dan dirumah saja karena takut akan ketemu. Alasan mereka karena jarak diantara (domisili) yg beda jauh. Apalagi saya anak tunggal cewek pula. Mohon amalannya agar hati keluarga saya dapat luluh..

    [balas komentar di sini]

    FARIDA Reply:

    Ini email saya faridanurfit@gmail.com

    [balas komentar di sini]

  79. Apid says:

    Assalamualaikum,,
    Pak boleh saya minta no hp bpk ,, ada yg saya ingin tanyakan ,, terima kasih pak,
    Walaikum salam,,

    [balas komentar di sini]

  80. Aidy ayudia says:

    Assalamualaikum pak.
    Saya dan pacar saya sudah menjalin hubungan 4 tahun dan selama itu pula org tua pacar saya tidak merestui dan selalu memaksa pacar saya untuk meninggalkan saya. Ttapi dia ttp mempertahankan saya. Orang tua saya sudah sangat setuju dengan hubungan kami. Halangan nya hanya di org tua pasangan saya. Dengan alasan tidak menyetujui hubungan kami karena saya di anggap selalu menyakiti perasaan anaknya padahal dia tidak tau pasti alasan dan masalah yang sebenarnya.
    Adakah doa dan dzikir yang dapat meluluhkan hati org tua pasangan saya agar mereka merestui hubungan kami? Wassalam
    Mohon balasan nya ke : adidyaidy@gmail.com

    [balas komentar di sini]

  81. Sari says:

    Pak, cerita yang bapak sampaikan di atas hampir sama dengan yang saya alami saat ini. cuma perbedaannya saya tidak dijodohkan oleh orang tua saya. Ibu saya akhir-akhir ini sangat keras terhadap saya. Beliau tidak menyetujui hubungan saya dengan lelaki yang baru saya kenal. Lelaki tsb meminta izin ke kluarga saya untuk mengenal saya lebih jauh dan insyallah ingin mengajak ortunya untuk mengenal saya. tapi, ibu saya tidak menerima dia dengan baik. saya melihat, beliau cenderung galak dan kurang sopan terhadapnya. saya sedih melihatnya pak. karena orang tua saya menerima dia tidak sebaik menerima calon abang-abang ipar saya dulu.
    saya dan pasangan saya ldr pak. jadi jarang bertemu. sebulan skali saja belum tentu.
    jadi saya hanya sebatas telepon dan video call saja.
    cuma belakangan ini, ibu saya tambah marah saya video call dengan dia katanya kalau saya melihat mata dia, pengaruh pelet nya akan tambah kuat. saya bingung pak, kenapa ibu saya mampu memfitnah pasangan saya, kalau saya dipelet oleh pasangan saya.
    ya memang si pasangan saya tidak tampan dan belum mapan. tapi, menurut saya ibu saya tidak berhak mengatakan seperti karena konsultasi dengan “orang pintar”. dan saya benar-benar tidak percaya dengan “orang pintar”. saya takut musyrik pak. kaka dan ipar saya juga tidak dapat menjadi penengah di keluarga. saya dalam keadaan bingung pak saat ini. saya tidak mau melawan orang tua, tapi saya juga mau terus maju dengan pilihan saya. akhir-akhir ini saya melakukan sholat malam, baca qur’an, ikut kajian, dll. tp, sepertinya masih ada yg terasa kurang pak. saya bisa minta doa dzikir atau doa untuk meluluhkan hati keluarga saya? atau doa yang membuat saya bisa bijak dalam mengambil keputusan. saya mau hidup saya tenang selalu pak. bukan dimarahi ibu saya selalu (karena padangannya dia sndiri).

    Terima Kasih.

    [balas komentar di sini]

  82. nita says:

    Assalamu’alaikum
    Pak saya mau curhat mohon pendapat ba ak bagaimana baiknya, saya nita umur 25th saya pcaraan dgn kekasih sya hmpir 3th dan terpisah jarak slma ini bekasi kalimantan, saya dn kksh sya ingin melanjutkan kejenjang pernikahan,cowok saya sudah kekalimantan dan melamar saya pada 18 desember 2015 tp jwban bapk sya tdk bgt enak smua diaerahkan ke ibu saya padahal wali dari sya kan bpk saya,dan ahrnya cwok sya menali dengan cicin tunangan, sudh berjln bbrpa bln ini tdk ada omongan bagaimna kelanjutanya pak,kluarga pihak laki2 slalu menanyakan, tetapi jwban bpk sya slalu memojokan ibu terserah ibu n nita gt terus pak ap yg sya lakukan dengan umur sya yg sudah g muda lg sya bgung ngada i skap bpk sya yg slma ini egois tdk prnah mmkirkan sya mohon bantuan nya pak mksh
    Wasaalam

    [balas komentar di sini]

  83. Anindi says:

    Assalamualaikum pak.
    Bapak, rasanya saya ingin bercerita dan memohon nasehat dr Bapak. Namun saya enggan untuk mempublikasikan cerita saya disini. Untuk itu, bolehkah saya meminta Kontak yg dapat saya hubungi? Terimakasih

    [balas komentar di sini]

  84. Cindy says:

    Assalamualaikum pakpak. Saya Cindy umur saya baru 18 tahun .. Pak saya ingin minta pndapat bapak . saya ini mempunyai hubungan dengan lelaki yg umurnya 8thun diatas saya .. Dia benar benar serius dengan saya dan dia ingin menikah dengan saya . tapi msalah disini itu ibu saya . sepertinya dia tdak suka kalau saya menjalin hubungan lebih dari seorang saudara dengan dia . ibu saya sudah menganggap anak ke dia. Kalau orang bertanya pasti jawabannya slalu mengelak pak. Saya bingung. Saya ingin berterus terang tapi saya takut . pacar saya sudah menagih janji sama saya . dia inginnya hubungannya ini jelas pak. Tapi saya masih ragu. Bagaimana kalau ibu saya tidak setuju dan marah.. Saya sangat sayang sama dia pak. Saya mohon bantuannya pak . terima kasih pak sebelumnya . wassalamualaikum wr.wb

    [balas komentar di sini]

  85. Yulia says:

    Assalamu’alaikum..
    Saya Yulia, 26 tahun. Saya menjalin hubungan dengan seorang pria, dan ingin menyegerakan menikah krna kami tidak ingin terjerumus dlm perbuatan zina. Pria pilihan saya memang belum terlalu mapan dlm hal pkerjaan, dia seorang guru honorer, ttapi Insya Allah dia pria yg baik, dan berasal dr keluarga yg baik-baik juga..saya memilih dia karena agamanya. Tetapi orang tua saya, tidak menyukai pilihan saya, mereka marah kepada saya karena sebelumnya saya menolak seorang tentara dan lebih memilih dia, orangtua saya merasa malu karena saya memilih seseorang yg dinilai tidak memiliki “derajat”. Belakangan orangtua saya menuduh kalau pria pilihan saya tersebut telah mengguna-guna saya. Saya tidak diperbolehkan menjalin hubungan dengan dia, orangtua saya juga mengatakan bahwa dia belum mapan, dan tidak rela jika menikahkan saya dengan dia, karena takut jika saya nanti akan hidup menderita. Bapak saya juga pernah mengusir saya dr rumah, dan berkata bahwa beliau tidak bersedia menikahkan saya dengan dia..dan menyuruh saya mencari wali lain. Setiap kali saya mencoba membicarakan hal ini dengan ibu saya, ibu saya marah dan tekanan darahnya naik. Kami berdua ingin sekali segera melangsungkan pernikahan kami. Mohon bantuannya Pak.. Amalan apa yg harus saya lakukan untuk meluluhkan hati orangtua saya..? Terimakasih.

    [balas komentar di sini]

  86. dila says:

    assalamualaikum.
    saya dila umur saya 24 thun. hubungan saya dan pacar saya tidak direstui org tua pacar saya dengan alasan suku saya tidak disukai ortuanya. segala cara sudah dilakukan pacar saya utk meyakini ortunya. tapi semuanya sama saja. ortuanya bersih keras tidak akan menyetujui hubungan kami. amalan apa yg harus kami lakukan supaya kami bisa meluluhkan hati kedua ortunya pak. terimakasih

    [balas komentar di sini]

  87. Muhammad says:

    Aslmkm bapak,, Mhon masukanx ,, kami sudah pcran setahun n rencana mau lanjutkan ke prnikahan namun ortu saya dan klrga sya bersih keras tidak mau dng alasan bahwa dri ortu n klrga permpuan kurang mampu n bisa buat malu klrga, smpe smpe dri klrga ku pergi ancam ke rumhnya,, gmna akhy dsatu sisi aku pingin nikah dngn restu ortu dan aku sngat mnyayangix,, apa ada doa atau amalan atau cara agar meluluhkan hati ortu,, minta no hp biar bsa chatgan via wa atau sms , mksh sblmx

    [balas komentar di sini]

  88. Rina says:

    Assalamualaikum.
    Pak, boleh saya minta di share dzikir dan amalan untuk meluluhkan hati orangtua.

    [balas komentar di sini]

  89. hariprasetyo says:

    Aslm miqum,mf dari judul hinga saya membaca comentar para teman2 semua hampir sama hanya saya sudah mnjalin hbgn pcran slma lbh krg 13 thn n hga saat ni blm juga ada titik terang,tetapi saya tdk bgt juga pts asa,selalu memasrah kan k allah S.W.T.
    Bpk,saya meminta amalan yg kira nya pantas buat saya.trimakasih wasal.

    [balas komentar di sini]

  90. Dewi Yani says:

    Assalamualaikum wr wb Pak, saya mau curhat saya dalam beberapa bulan ini sedang dekat dengan seseorang anggota TNI walaupun kami tidak pacaran tapi kami berkomitmen untuk kedepannya akan seperti apa hubungan ini. Akan tetapi saya belum pernah mengenalkannya sama sekali terhadap kedua orang tua saya dengan alasan kedua orang tua saya sangat tidak suak jika anaknya ada yg pacaran atau menjalin hubungan dengan seorang anggota TNI dengan berbagai alasan menurut mereka. Saya pun selalu disindir oleh ibu dan bapak saya padahal saya belum pernah memperkenalkannya kepada mereka. Entah mereka tau atau mereka hanya mewanti wanti saya untuk tidak memilih berhubungan dengan anggota TNI. Hal itu yang membuat saya ragu dan sedih pak dengan situasi ini. Disisi lain saya dan dia sudah terlanjur nyaman dan saling mengenal. Menurut saya dia orang yang baik pak, rajin sholatnya pekerja keras diusia nya yang masih sangat muda. Dia selalu meminta saya untuk mengizibkannya bersilaturahmi dengan kedua orang tua saya. Tapi saya selalu menolak dengan alasan saya takut dimarahi oleh kedua orang tu saya. Jadi selama ini saya dan dia menjalin hubungan diam diam dibelakang kedua orang tua saya. Menurut bapak apa yang harusnya saya lakukan dengan situasi yang seperti ini, jujur pak saya sangat sedih dan bingung apakah saya lanjutkan atau saya mundur saja.terimakasih Wassalamualaikum Wr Wb…

    [balas komentar di sini]

  91. dini prasetya says:

    Assalamu’alaikum. Pak sy juga sedang ada masalah. Sy menjalin hubungan baru 5 bln. Kami beda usia 10 th, sy 23 dan dia 33. Awal sy pertemukan dia dgn ortu sy , tanggapannya positif. Hingga kemarin kami membicarakan masalah pernikahan, ibu sy melarang dan bicara kepada sy “ibu ga mau punya menantu kayak aki2, kalo kamu sm dia jgn tinggal dirumah dan jgn berkunjung ke rumah ini lg” ibu sy kemakan omongan tetangga sy pak. Katanya sy pacaran sm om2..kenapa ibu ga blng dari awal kenapa skrng berubah pikiran. Dari dulu pak seperti itu, disaat sy serius sy disuruh memutuskan hubungan. 2 kali sy turuti, tapi kali ini sy ga bisa pak. Bagaimana menyikapi ortu sy yg keras pak ? Skrng sy merasa asing dirumah dicuekkin sm mereka. Pasangan sy blng kami harus tetap bertahan jgn putus asa, dia blng sy harus tnya ke ibu sy, ibu maunya seperti apa. Sy sudah lelah pak. Bagaimana pak membuka hati ibu sy ?? Agar ibu mau memberi restunya. Terima kasih pak. Wassalam

    [balas komentar di sini]

  92. Puput says:

    Aslamualaikum pak.. say mau share.. saya baru rujuk dengan suami yg udah talak saya 2x.. tetapi orang tua n klrga tidak setuju pak.. hanya bpk aja yg setuju.. mungkin karna kejelekan suami dan adat sbelumnya suami yg gampang marah.. tp skrg suami janji udah mau berubah.. dan smnjak saya rujuk suami saya berubah.. masalah nya sya sedih karna orng tua n klrgu jd memusuhi saya pak.. minta solusinya saya sbgai anak mesti berbuat apa. Trima kasih

    [balas komentar di sini]

  93. Lutfiah says:

    Assalamu’alaikum
    Pak boleh saya minta di share doa atau amalan untuk meluluhkan hati orang tua. permasalahan saya tidak direstui karena pekerjaanya dan hanya lulusan sma.
    terimakasih

    [balas komentar di sini]

  94. sari says:

    assalamualaikum wr, wb.

    pak, saya mau bertanya pak. saya mnjalani hubungan tidak direstui kedua org tua saya, mereka mala menyalakan pasangan saya, bahwa pacar saya telah memelet saya, padahal orang yang saya kenal ini tidak seperti itu, keimam dan kepemimpian dia kepada kelurganya sangat baik pak, dan sebaliknya orang tua saya mengatai orang tua pacar saya pak. sedangkan orang tua saya sering sekali mendatangi dukun dan lebih percaya. sering kali orang tua saya mengusir saya dari rumah. dan saya juga perna meninggalkan rumah pak, tujuan saya untuk menenangkan diri saya pak. bukan karena hal yang menurut saya menujuh ke jalan yang tidak benar, bagai mana cara saya mengatai kedua orang tua saya, dan bisa membuat mereka sadar pak. tlong dijwb ke email saya y pak. trimah ksih banyak pak. do’a dan sholawatny krim lewat emal y pak.

    [balas komentar di sini]

  95. intan says:

    assalamualaikum pak ustadz…
    pa saya berumur 19 thun dan pasangan saya berumur 27 thun. saya mau tanya, saya dan pasangan saya udah menjalin hub slma 2 thun dan tahun kemaren saya baru melaksanakan pertunangan dengan pasangan saya. saya memiliki saudara perempuan yg belum menikah dan dia pun sudah punya pasangan dia menjalin hub slama 7 tahunan tapi belum menikah karna blum lulus kuliah. sedangkan saya dan pasangan saya kami berdua berniat untuk melaksanakan pernikahan kami berdua sudah meminta restu kepada orantua saya dan orang tua saya mengijinkan kami ber2 untuk menikah tetapi kakak kakak saya menentang itu dan tidak memberikan izin untuk menikah karna saya masih punya saudara perempuan yg blum menikah dan saya tidak boleh melangkahi saudara perempuan saya, walaupun begitu kakak saya punya alasan lain saya dilarang menikah dulu karna umur saya blum cukup dan harus menunggu umur 23 tahun dulu dan kakak saya melarang orang tua saya untuk memberikan izin trsebut pada saya, dan kakak saya melarang orang tua saya untuk memberikan keputusan dan melarangnya untuk diam dan tidak boleh bicara apa2 depan calon mertua saya dan orang tua saya membiarkan bahwa kakak kakak nyalah yg memberikan keputusan ia atau tidak itu bagaimana pa ustadz saya sangat kecewa dan saya sangat sedih dengan keputusan kakak kakak saya mohon jawabannya

    [balas komentar di sini]

  96. Rere says:

    Assalamu’alaikum pak..
    Saya sudah 2 tahun menjalin hubungan dengan lelaki yg saya cintai .. Dia tetangga desa saya .. Dia sangat baik, selalu menjaga saya, sabar dengan kelakuan saya, serta selalu berjuang demi kebahagiaan saya .. Tapi orang tua saya dan keluarga saya tidak suka dengan Dia dan keluarganya .. Mereka selalu memarahi saya dan tdk mengijinkan saya menikah dengan dia karna dia berasal dri keluarga yg biasa saja, dia hanya seorang karyawan swasta.. Bpknya tukang rongsokan dan ibunya hanya mengurus rumah .. Setiap hari saya dimarah marahi .. Dan keluarga pacar saya di hina habis-habisan.. Padahal keluarga saya sendiri orang yang miskin .. Rumah hanya trdiri dari bambu .. Orang tua dan keluarga saya malu jika saya menikah dengan dia .. Saya minta pencerahannya pak .. Ibu dan bpk saya tidak pernah mau sholat, karna dengan sholat tdk membuat mereka kaya raya .. Saya sangat sedih ketika saya di suruh menikah dg org yg umurnya jauuuhhh tua dri saya tp hartanya sangat banyak ..

    [balas komentar di sini]

  97. Santoso says:

    Maaf Pak, saya boleh minta juga saya mengalami hal yang sama mudahan dengan amal dan izin Allah semoga dapat meluluhan hati orang tua calon istri saya, semoga jadi pencerahan

    [balas komentar di sini]

  98. Hanny Rifda says:

    Assalammu’alaikum,
    Saya sudah menjalin hubungan dengan lelaki yang saya sayangi selama satu tahun setengah. Sejak awal, orang tua saya tidak setuju karena status kekasih saya yang duda. Bagi orang tua saya, saya berhak mendapat yang lebih baik.
    Namun, saya merasa sudah sangat nyaman dengan kekasih saya. Sekedar info, saya tidak pernah bisa bertahan dalam suatu hubungan selama lebih dari 3 bulan.
    Ini pertama kalinya saya benar2 merasa nyaman dengan seseorang.
    Saya sadar pacaran adalah hal yang dilarang dalam agama, oleh karena itu kami memutuskan untuk segera menikah.

    Namun orang tua saya tetap belum merestui hubungan kami. Bahkan Ibu saya bersumpah tidak akan merestui hubungan kami sampai beliau meninggal. Padahal, dulu ayah saya juga seorang duda ketika menikahi ibu saya.
    Ayah saya juga tidak kalah menentang. Beliau menganggap semua kebaikan yg dilakukan kekasih saya adalah palsu. Pernah suatu kali kekasih saya datang ke rumah dalam rangka lebaran dan menyambung silaturahmi. Namun ayah dan ibu saya menganggap seolah2 dia tidak ada. Ketika dia menjenguk adik saya yang diopname pun dia diacuhkan. Malah orang tua saya memarahi saya karena dia datang menjenguk adik saya. Parsel buah yang dibawanya pun didiamkan begitu saja sampai busuk.

    Saya hanya ingin orang tua saya mengenalnya terlebih dahulu. Dia orang yang baik dan saya yakin in shaa Allah dapat menjadi imam dunia akhirat bagi saya. Apa ada doa dan amalan yg bisa saya lakukan untuk melembutkan hati orang tua saya?

    Terima kasih banyak,
    Assalammualaikum

    [balas komentar di sini]

  99. iman says:

    askum pak minta amalan untk hub yg tdk d restui

    [balas komentar di sini]

  100. Firsty digna says:

    Assalamualaikum pak….. Boleh saya minta dzikir dan doanya untuk melukuhkan hati ibu saya? Saya rasanya sudah putus asa, tp saya tidak mau menyerah, saya minta bantuannya pak…. Saya sudah menjalankan solat dhuha, dan tahajud, tp belum didengar oleh Allah, tp saya percaya, Allah ajan segera mendengarkan doa saya, maka dr itu saya minta tambahab doa dan dzikirnya pa. Terimakasih

    [balas komentar di sini]

  101. septian says:

    Assalammualaikum Wr,Wb,
    Mas Cepy nugraha terima kasih sebelumnya telah membuat website ini,sehingga saya anggap kita2 yg curhat disini senasib dengan perjalanan kisah cinta yg sma,
    Saya Seorang pria usia saya 24 tahun saya anak pertama dari tiga bersaudara,
    saya mempunyai pacar berusia yg sama dengan saya,hubungan saya sudah berjalan kurang lebih 4 thn 4 bulan,dri saya kuliah sampai saya slesai kuliah sampai saat ini,
    dari awal saya pacaran memang orang tua saya kurang merespon positif trhadap hbungan saya terutama ibu saya,meskipun demikian saya dan pacar saya tetap mnjalani hbungan sebagaimana biasanya,hingga pada suatu hari hbungan saya ada sdikit msalah,saya ada msalah dengan pacar saya sehingga pada waktu itu saya tidak menghubungi pcar saya selama 2 bulan,kemudian setelah 2 bulan saya merajut kembali hbungan dengan pacar sya sampai saat ini,nah disela sela saya merajut kembali hbungan,orang tuaa saya mengetahui latar belakang kluarga pacar sya yg kurang peduli terhadap anak,mungkin mnurut saya hal ini lah salah satu yg membuat orang tua saya trutama ibu kurang care trhadap pcar saya sampai saat ini,selain itu ibu saya pernah blang “carilah psangan yg sesuai tinggi,putih bebet dan bobot harus jelas, pdahal asal usul kluarga pacar saya jelas,saya bngung dengan sikap ibu saya yg seolah olah berat utk menerima wanita pilihan saya,dengan bnyak alasan ibu saya mlarang saya utk tdk menikah cepat alasan adik saya masih kecil dan saya harus membiayai adik saya,mantapkan dlu msa depanmu,terus yg paling mmbuat saya bngung klu saya ingin ketemu dengan pacar saya ibu saya selalu blang kalian selalu ktemu atur waktu ktemu,menunjukkan sikap yg kurang suka,cuma kalau alasannya beliau hanya karena latar belakang kluarga pcar saya kemudian penampilan dan bebet bobot yg mnrut saya tdk masuk akal saya sehingga beliau tdk bsa mnerima wanita pilihan saya itu yg membuat saya bngung,saya harus bagaimana?smentara kami sling mncintai,susah senang kami slalu brsama,meskipun kami dlunya sering rbut tpi berangsur kami perbaiki dan kributan itu sudah tidak ada lagi,pacar saya slalu mnunjukkan etikad yg baik kpda ibu saya membantu ibu saya dll,,
    ada gak solusi buat saya atau doa dan amalan mnurut ajaran islam yg dpat dibagi kepada saya sehingga hati orang tua saya terutama ibu saya luluh dan ikhlas memberikan restu utk saya menikah,karena saya ada rencana utk menikah.cuma sampai saat ini blm mndapatkan restu.

    [balas komentar di sini]

  102. jajang nurjaman says:

    subhanallah bpk Cepi Nugroho .
    pak saya juga lagi sejalan sama masalah di atas . saya mau minta doanya agar saya sama dia menang restu dari ortu kami .
    terimakasih pak ! ……

    [balas komentar di sini]

  103. imam says:

    Assalamualaikum
    Saya sudh pcrn 1thn mulai d pndk dlu bnyk yg merestui hbgn sya smpk saat in tmn sya dan orng tua cwek sya. Tapi orng tua saya tdk merestui saya harus bgaimana meninggalknny ap memprthnkn . Mhon minta doanya agar hti orng tua sya luluh htiny

    Trima kasih
    aasalamualaikum

    [balas komentar di sini]

  104. brian bagus firmansyah says:

    Assallamualaikum pak nugraha, saya mau tanya soal cinta yang tidak di restui. Hubungan saya dengan kekasih saya sudah berjalan selama 5 tahun, tetapi orang tua kekasih saya masih belum mau menikah kan anak’nya dengan saya pak. Sebab alasan orang tua kekasih saya di tanya karena keluarga saya dulu pernah melakukan pelangaran hukum dan nama baik tercemar buruk. Mohon saran dari bapak dan amalan doanyanya ya pak, di inbox di email. Trimakasih

    [balas komentar di sini]

  105. Dhita says:

    Saya dhita. Hubunga sy sdh 1 tahun tp tdk direstui oleh org tua pacar sy. Bisa minta tolong amalan dan doa apa saja agar org tua pacar sya bisa merestui hubungan kami. Terima kasih

    [balas komentar di sini]

  106. dilla says:

    assalamualaikum pak
    saya mohon solusinya untuk hub saya dengan kekasih saya, kami sudah berencana untuk ke hub yg serius keluarga nya juga sudah sangat merestui kami namun ayah saya tidak merestui hub kami dengan alasan saya harus bekerja dulu karna adik2 saya masih banyak butuh biaya, dan ayah saya juga tidak suka dengan kekasih saya namun alasannya tidak jelas.
    bagaimana pak doa dan cara untuk meluluhkan hati ayah saya yg keras agar merestui kami. karna setiap saya bicara dengan ayah saya selalu saja penuh emosi.
    mohon di balas terima kasih.

    [balas komentar di sini]

  107. rista says:

    Ass, pak saya mau curhat ttg hub saya yg tak di restui dengn orangtua, karena pacar saya tgg saya, tidak tanmpn dan tidak berpangkat, dulu sempat boleh jika pacar saya di angat sebagai pegawai negeri, orang tua saya mengira saya cinta dengan dia karena di guna guna di pelet, ,

    Minta bantunya bapak, apakah menjalin hubungam dengan ttg itu tidak diperbolehkan menurut islam? Dan saya minta amalan supya hati orang tua saya luluh merestui hubungn saya terimakash

    [balas komentar di sini]

  108. Dewi says:

    Assalamualaikum pak..
    Mohon bantuannya pak, pencerahannya, serta nasehat terbaiknya.
    Hubungan saya sama pacar saya sudah 1 tahun. Umur saya 25thn & pacar saya 27 tahun. Kamu sudah saling kenal luar dlm, keluar cowok saya pun sangat baik ke saya. Minggu besokkk pacar saya beserta keluarga ingin silaturahmi& membicarakan tntg hubungan saya dengan pacar saya kedepannya. Pacar saya sangat baik, rajin sholat dan tidak neko2.
    Yg mengganjal di hati saya adalah, bapak saya kurang setuju dgn cowo saya karena, orgtua(papa)nya cowok saya tidak ada(Kabur meninggal kan ibu&cowok saya entah kmna)..
    Bapak saya ingin ,papanya cowok saya ada, dan cowok saya mencari papanya. Sedangkan dari pihak keluarga papanya cowok saya ( om Tante dr cowok saya) tidak ada yg tahu dmna papanya.
    Sedangkan umur kami sudah cukup untuk menikah. Dan untuk mencari papanya itu butuh waktu dan biaya. Sedangkan kami sudah niat ingin menikah.
    Dan akhir tahun ini cowok saya akan di pindah kerja ke surabaya ( saya di Jakarta, skrg masih di Jakarta), dan bapak saya jg kurang berkenan krn saya anak terakhir dan harus ikut orgtua, dan padahal kampung bapak saya di Madiun (tdk jauh dr Surabaya). sedangkan saya ingin mandiri..
    Mohon nasehat nya segera, agar hati bapak saya luluh, krn saya ingin menikah dan tidak ingin pacaran terlalu lama, krn tidak di pungkiri pacanya membuat dosa.. serta amalah & doa apa saja agar bapak saya setuju dan hatinya luluh.
    Wassalamu’alaikum wr.wb.

    [balas komentar di sini]

  109. yetti says:

    Assalamualaikum wr wb, sy seorg istri yg tidak tau apa slh sy krn sy blm perna bertemu dgn mertua sy,dimana sy tdk di restui oleh mertua sy sampai2 ank nya sndri di kluarkan dr kluarga mereka krn telah memilih sy sbgi istrinya.pertanyaan sy,apa yg hrs sy lakukan agar mertua sy dpt menerima sy sbgi menantunya? Krn smpai skrg pun sy blm bertemu dgn kluarga mrk

    [balas komentar di sini]

  110. Reza says:

    ass pak bisa saya minta kontak yg bisa dihub BBM atau WA ???.. saya pgn minta pendapat .trmkshh

    [balas komentar di sini]

  111. cici says:

    Assalamualaikum.. pak.. apakah saya boleh meminta doa amalan ny untuk meluluh kan hati calon ibu mertua. Saya sudah menjalin hububgan selama 6th.. tapi beliau msh bersikeras tidak memberikan restu untuk kami. Insya ALLA saya siap melaksana kn ny. Terima kasih pak. Wassalam

    [balas komentar di sini]

  112. encep hidayaturrohman says:

    Asalamualaikum..
    Pak saya encep umur saya 23th. Saya mmohon dzikir dan doanya buat org tua kami yg tidak mrestui kmi yg saling mnyayangi saya prcya mslh jodoh ada ditangan allah. Dan mndktkn diri pda allah untuk mmbka kn hti orang tua kmi. Trimaksh pak

    [balas komentar di sini]

  113. devii naya says:

    assalammualaikum
    pak saya skrng lgi bingung bnget. bsok adalah hari anniv saya dmna hri jdian kmi yg ke 2thn tpi sblm hri jdian kmi sdh tdk ada ikatan lgi. karna dia sdh mengakhiri hubungan kami.
    karna tidak ada restu dr ortuny.
    sya sngat sedih knp harus terjadi seperti ini.
    ibu nya tdk menyukai saya karna pertama fisik, kmudian karna karier. mmang c anakny sdh ada pekerjaan. saya msih kuliah
    sya dan dia itu beda 4 tahun. saya 1995 sedangkn dia 1991
    saya dan dia itu sling mencintai, tp krna tdk ada restu ortuny dia meninggalkan aku. pdhal batin kami sma2 tersiksa. aku harus bgaimana, aku tdk bsa jauh dri dia

    [balas komentar di sini]

  114. Rani says:

    Ass.. pak saya ingin cerita sedikit hub saya dgn mantan saya harus berakhir sebab orang tua nya tidak merestui hub kami karna perbedaan suku.. dan pacar saya tidak ingin sanggup bila membantah kedua orang tuanya dan saya pun tidak ingin dia menjadi anak yg tidak patuh pada orang tuanya.. namun hati say belum ikhlas bila berakhit sprti ini.. apa yg bisa saya perbuat untuk meluluhkan hati kedua orang tuanya pak.. apa saya harus merelakan hub ini yg sudah kami planningkan ntuk ke jenjang yg lbh serius

    [balas komentar di sini]

  115. dessy nurlestari says:

    pak saya mau minta amalan meluluhkan hati orang tua. permasalahan saya sama, orang tua saya ingin saya menikah dengan pria kaya. Padahal saya sudah tunangan bulan kemarin. Dan orang tua saya waktu itu menerima. terimakasih pak.

    [balas komentar di sini]

  116. Tya says:

    Assalamualaikum pak.

    Saya lulusan s1 dan saya kerja sebagai manager di salah satu toko roti ternama. 2 bulan ini saya dekat atau bisa dibilang berpacaran dgn laki-laki yg hanya tamatan sma dan pegawai swasta, dia hanya dari keluarga yg sederhana. Disini orang tua saya (terutama ibu) sepertinya tidak menyetujui hubungan saya lantaran dia hanya tamatan sma saja. awalnya mereka biasa biasa saja ke dia, tetapi lama kelamaan malah terlihat jutek dan makin tidak suka jika pacar saya itu main kerumah atau sekedar jemput saya di rumah.
    Saya tau mereka ingin saya bahagia dan hidup senang. bumi berputar, rejeki manusia sudah di atur oleh Allah. saya yakin kalo laki-laki ini bisa membahagiakan saya. Cuma yg jadi masalah ya karna kedua orang tua saya pak.

    Apakah saya bisa meminta doa nya?
    Terima kasih pak. Wasalamualaikum wr.wb

    [balas komentar di sini]

  117. anisa says:

    assalamua’laikum pak saya ingin minta pendapat, saya sudah menikah 1 th dan baru saja dikaruniai seorang putra, suami saya bekerja di luar jawa dn saya tinggal bersama dengan orang tua saya, sejak awal hubungan kami orang tua saya meminta untuk kami tinggal bersama mereka, dan suami saya menyetujuinya, namun ternyata suami saya tidak betah tinggal dengan orang tua saya, di sisi lain ibu saya agak banyak bicara sehingga suami saya tidak betah. dan sesungguhnya saya ingin ikut dengan suami tapi orang tua saya tidak mengijinkan, bagaimana caranya meluluhkan hati orang tua saya agar mengijinkan saya untuk ikut dengan suami?

    [balas komentar di sini]

  118. rifky says:

    Assalamualaikuk wr.wb
    Pa mohon bagi do’anya juga pak
    Orang tua pacar saya juga tidak merestui hubungan saya, bahkan dia sampai mau mencarikan orng pintar untuk memisahkan kita berdua pak , mohon bantuannya pak

    [balas komentar di sini]

  119. Sugiarti says:

    Assalamualaikum.
    Pak saya mau sharing,saya punya pacar kami sudah menjalin hubungan selama 3 tahun. Dan tiba-tiba dia memustukan hubungan dengan saya dikarenakan ada adat yang tidak memperbolehkan hubungan itu terjadi . Dalam adat jawa hubungan kami ini katanya’DADUNG KEPUNTIR’, karena masih ada kekerabatan antara saya dan pacar saya.
    Ceritanya seperti ini saya punya bibi (adik dari bapak saya) menikah dengan Padhe dari pacar saya. Namun Padhenya itu bukan saudara kandung dari orang tua pacar saya, melainkan saudara sepupu orang tua pacar saya. Katanya jika kami menikah sesuatu yang buruk akan menimpa. Saya bingung harus seperti apa,karena kami sudah sama2 mencintai dan menyayangi .

    [balas komentar di sini]

  120. putri says:

    Assalamualaikum,maaf pak sya mw curhat!sy pny pcr,slh stu kluarga sya mgnlkn!tp mrka jg ga stju dgn hub ne,krn bnyk kkurgn yg dmliki pcr sya,trlbh dia abis modal buat dagang,dia brncna mlmr sya abis taun bru ini,tp dtolak mentah2 olh slrh kluarga sya,alsn dia lom da krjaan!!!tp sya yakin dia dtg mlmr sya,dia buka usha lagi dsni!krn itu lah yg dia blg,smw kluarga sya menentang mslh ini,n mgncm klo sya nikah dgn na dia tidak akan prnh dtg untk mliat sya,itu lgsg dktkn oleh adik ayah sya!!!sya dah lelah mghdpi ini,pa pn sy lkukn sllu slh dmta mrka,tolong kasih sya solusi pak ke WA sy klo bs 0822 7752 9761

    [balas komentar di sini]

  121. lilis says:

    Pak, saya juga butuh doa dan amalan tersebut agar keluarga saya mau mengijinkan saya dan org pilihan saya menikah..

    [balas komentar di sini]

    Iwan Reply:

    Pak, saya jg mengalami hal yg sama.
    Tolong amalan dan doa mohon diemailkan ke saya jg.
    Tks

    [balas komentar di sini]

    Iwan Reply:

    Pak, saya jg mengalami hal yg sama.
    Tolong amalan dan doa mohon diemailkan ke saya jg.
    Tks

    [balas komentar di sini]

  122. Ridho Arrazi says:

    assalamualaikum wr.wb
    saya mau tanya atas pemasalahan hubungan saya dan pacar saya yg tdk di restui oleh orang tua saya..
    alasan orang tua melarang karena
    1. pacar saya lebih tua umurnya 1 tahun dari saya.
    2. pacar saya orang rantau di jakarta, dia asli bengkulu.
    menurut ortu saya kasihan jika nanti kalo sudah menikah kelak, kalo pacar saya jd menikah dan tinggal di jkt kasihan orang tuanya tdk ada yg merawatnya begitu juga sebaliknya kalo saya tinggal di bengkulu kasiha ortu saya.
    sampe2 ortu sya berfikir kalo nanti beliau meninggal dan saya dalam keadaan tdk punya uang dan tdk bisa pulang ke jkt bgaimana, sedih denger omongan sperti itu ingin rasanya mengikuti omongan ortu aja, tetapi hati ini masih sayang pada pacar saya.
    mohon untuk pencerahannya.. terima kasih.

    [balas komentar di sini]

  123. Johan says:

    Assalamualaikum pak,,
    Saya mau minta pendapat dan solusi terbaik untuk percintaan saya.
    Saya seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta, saat ini saya mendapatkan tugas di kantor cabang di salah satu provinsi di pulau Sumatra. Saya asli orang jawa. Saat ini saya sedang menjalani hubungan dengan seorang wanita di tempat saya beekerja saat ini, dan kita sudah saling berkomitmen mau dibawa kemana arah hubungan ini. Dari pihak keluarga wanita setuju dan welcome dengan saya. Namun, dari pihak orang tua saya tidak setuju dikarenakan si wanita bukan asli orang jawa, dan mempunyai history penyakit kanker, tapi saya sangat menyayangi dan nyaman bersama dia begitu juga dia dengan saya walaupun hubungan kita belum berjalan lama, usia saya 26 tahun dan usia pacar saya 21 tahun, bagaimana cara atau solusi agar orang tua saya merestui hubungan kita ya pak?? Mohon pencerahannya ya pak.
    Terima kasih sebelumnya, assalamualaikum wr wb.

    [balas komentar di sini]

  124. Dina says:

    Assalamualaikum pak sy boleh minta doa atau amalan agar direstui oleh orang tua,karna sy tidak direstui oleh ibunya pacar sy , sy jg kurang tau salah dan kurang sy dimana dan saat ini sy dan pacar sy dipisahkan,sy minta doa atau amalan agar ibu pacar sy luluh hatinya menerima sy,terima kasih pak

    [balas komentar di sini]

  125. Agung says:

    Assalamualaikum pak, saya minta amalan dan dzikir ny pak supaya meluluhkan hati orang tua saya, hubungan kami tidak d restui karena takut malu dengan tetangga dan masyarakat sekitar di karenakan rumah kami berdekatan dan juga di karenakan latar belakang kami yang berbeda, mohon amalan dan doa ny pak

    [balas komentar di sini]

  126. santy says:

    pak saya tidak nendapatkan restu orang tua saya karna alasan pcr sayah nyah pernah mengalami rumah tangga

    [balas komentar di sini]

  127. niyar fitri says:

    Asalamualaikum wr. Wb
    Pak saya mau bertanya pak hubungan kami ini sudah hampir 3 tahun menjalankan pak, tapi orang tua saya tidak setuju juga pak dengan dia sebab orang tua saya sudah berpikir, disaat pertemuan kami ada pak, saat itu juga orang tua saya bilang kalau saya menikah dengan nya hidup saya akan hancur, mohon untuk pencerahannya pak trima kasih.
    Wasalamualaikum wr. Wb

    [balas komentar di sini]

  128. putri fadhilah says:

    assalamualaikum….
    pak nama saya putri fadhilah….saya trlahir n terlingkup dalam keluarga yang mndalami islam dari kecil saya sudah di taruh di pesantren dan saya bisa menguasai kitab2 salaf yg biasa di ajarkan di pesantren… saya sekarang kuliah di malang beserta mondok n hafalan quran…saya tidak di perbolehkan kost oleh org tua saya layaknya anak kuliah lainnya…saya merasa tertekan akan keadaan ini….
    cinta memang tidak di paksakan…orang tua ingin selalu yang terbaik utk anaknya setiap saya mencari laki laki yang saya rasa cocok sama saya penghalangnya selalu d orang tua saya.orang tua saya selalu memandang saya g ahli dalam memilih cowok setiapa kali saya mengajak ke rumah mereka slalu mencaci maki cowok saya dan bilang klo orang ty tidak pantas utk masuk dalam keluarga ini…..
    klo boleh jujur orang tua saya terkenal orang terpandang dan bisa dikatakan bu haji dan pak haji jadi satu kali saya melakukan kesalahan,,,,mereka g mau malu dan akhirnya harga dirinya jatuh akhirnya saya yang kena pelampiasan marahnya…gara2 kesalahan kecil itu….
    saya ingin minta kepada bapak amalan yang bisa meluluhkan hati orang tua saya untuk masalah cinta….saya mau di jodohkan dengan pilihan kyai saya atas suruhan orang tua saya saya di ancam klo saya g nurut saya bakal di hapus dari kk kluarga saya…saya benar2 yakin pilihan saya ini g salah karn dia berbeda dari mantan2 saya yang dulu saya yakin dia bisa jadi imam saya….membimbing saya ke jalan surgawi…….selama berpacaran kami berdua tak pernah meninggalkan sholat kami slalu saling dukung mendukung satu sama lain dalm mndaalami agama biasanya dia menyemangati hafaln saya dengan menyemak hafalan saya dan saya membelajari dia kitab salaf….bahkan kami slalu berjamaah jika ada waktu luang utk keluar….
    saya bner2 tidak mau di jodohkan saya ingin orang tua n kyai saya mengerti posisi saya hati tak bisa di paksakan bagaimna cara meyakinkan mereka bahwa orang terakhir yang saya pilih masuk kriteria mereka ………?????

    [balas komentar di sini]

  129. Nurfarida says:

    Assalamualaikum wr. Wb
    Pak saya mau tanya, saya sedang menjalin hubungan dg lelaki yg masa lalunya suram. Bisa di bilang mantan preman. Dia bertaubat setelah mengenal sy. Sy bermaksud menikah dgnya… Tp ibu dn keluarga tdk setuju krn masalalunya. Mereka menganggap dia taubat itu pura2 krn ingin mendapat kan sy saja, mengatakan sy d guna2lah, smpe sy d bawa k ustad untuk dipisahkan. Padahal sy tulus sayang sma dia tanpa paksaan… Keluarga kekeh gk ngijinin, maki2, menjelek2an sy dn pcr d sosmed dsb.. Sy malu pak berantem d sosmed, akhirnya sy blokir..
    Mohon pencerahan nya pak, gimana sy bisa meyakinkan keluarga kalu dia ini tepat untuk sy, sy bisa menerima masalalunya krn gk selamanya org jahat itu jahat… Terimakasih pak
    Wassalamualaikum wr. Wb

    [balas komentar di sini]

  130. Ridha says:

    Assalamualaikum pak,
    saya mau curhat masalah tidak direstui nya hubungab saya.
    saya boleh minta contact wa atau email bapak??
    terimakasih pak sebelumnya

    [balas komentar di sini]

Page 1 of 0
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!