Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat

June 13, 2013 oleh 1 Comment
Kategori: Tanpa Kategori 
Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat

Pengabdian Kepada Masyarakat

Sahabat Rumah Cahaya.. artikel dengan judul Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bermula dari apa yang menjadi pikiran saya di tanggal 6 Juni 2013 kemarin. Sepulang mengantar puteri sulung saya untuk melanjutkan pendidikannya di Jawa Timur, di dalam bis kota yang baru saja saya naiki, saya berkata dalam hati kurang lebih seperti ini,

”Emhh, untuk mencapai cita-citanya, serta untuk menjadi manusia yang baik dihadapan Allah, anak saya sanggup meninggalkan kampung halamannya di Bandung. Jauh dari orang-orang yang dikasihinya di rumah, teman-temannya, dan beberapa hal yang disukainya. Bahkan setelah menyelesaikan masa pendidikannya selama 4 tahun (3 tahun kalau berprestasi), ia pun masih harus melakukan pengabdian selama 1 tahun untuk mendapatkan sertifikat”

Saya pun terus berkata dalam hati yang seolah ditujukan bagi diri sendiri, “ Kalau anak saya saja bisa seperti itu, bahkan dalam jangka waktu yang lama, maka saya juga sebagai orang yang jauh lebih tua harusnya bisa. Segala apa yang telah saya rencanakan semenjak dulu harus segera direalisasikan bahkan dikembangkan dengan perencanaan yang lain”

Pengabdian, itulah yang ada di benak dan pikiran saya saat itu. Namun tentunya apa yang sedang saya rencanakan jauh lebih kecil artinya daripada apa yang sedang anak saya jalani.

Dulu saya ingin membuka pelatihan atau seminar internet marketing, dsb. secara resmi, dengan jadual tertentu, biaya tertentu, dan tempat tertentu. Namun kemudian rencana itu pun berubah, saya hanya ingin melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat, berbagi sedikit pengalaman dan manfaat, dengan jadual yang tidak ditentukan, biaya gratis, serta tempat yang tidak ditentukan pula.

Sekali lagi saya katakan, “hanya ingin berbagi sedikit pengalaman”, karena secara sadar saya merasa bahwa saya tidak memiliki kemampuan apa-apa, dan saya tidak memiliki pengalaman yang luas dan berarti”.

Bentuk dari Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat

Insyaallah, ada beberapa hal yang ingin saya lakukan berkenaan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, namun dengan 1 tujuan pokok, yaitu untuk menjalin silaturahmi serta menjalin persatuan ummat dan bangsa dalam rangka mencapai Mardhatillah (Keridhaan Allah). Bentuknya adalah: “Berbagi Pengalaman Tentang Pembuatan Blog atau Website Islami”.

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Bonus: " Desain2 Siap Edit & Flashdisk! "

Hal ini saya persembahkan buat sesama ummat Islam yang sama-sama merindukan persatuan ummat dan bangsa, kedamaian di muka bumi, serta menjadi rahmat bagi seluruh alam. Latar belakang atau yang menjadi alasan saya adalah bahwa semakin hari semakin banyak orang yang mengakses informasi melalui internet, sehingga para pembuat konten di internet (website, dsb.) pun berlomba-lomba memanfaatkannya untuk tujuan usaha, pendidikan, pembentukan karakter, pembentukan pola pikir, dsb.

Dari sekian banyak konten yang tersaji tersebut, cukup banyak hal bermanfaat yang bisa kita dapatkan, namun tidak sedikit pula hal sia-sia bahkan menimbulkan kerusakan ditemui, termasuk diantaranya yang berkenaan dengan cara penyampaian ajaran Islam. Saya sangat prihatin akan banyaknya situs web yang membawa panji Islam, namun dengan begitu mudahnya menyesatkan dan mengkafirkan muslim lain (yang dalam beberapa hal memiliki perbedaan) dengan ‘tanpa pertimbangan’ di saat muslim lain tersebut pun sebenarnya memiliki alasan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam.

Dalam kaitan ini, sebagai seorang muslim yang ‘minim’ akan pengetahuan Islam, namun di sisi lain sangat merindukan kedamaian dan persatuan ummat Islam khususnya, dan semua manusia pada umumnya, maka saya ingin berbagi sedikit pengalaman (lebih tepatnya ngobrol) mengenai..

  1. Cara membuat situs web dengan cara mudah dan waktu yang singkat untuk tujuan syi’ar Islam yang rahmatan lil’alamin.
  2. Cara mengelola serta mempromosikan situs tersebut supaya bisa mendatangkan banyak pengunjung, sehingga manfaatnya banyak dirasakan oleh orang lain.
  3. Akan saya bagikan pula tentang bagaimana caranya supaya situs tadi memiliki manfaat tambahan, seperti bagaimana caranya mendapatkan penghasilan melalui iklan, toko online, dan sebagainya, dengan maksud untuk memelihara kelangsungan hidup situs itu sendiri ke depannya.

Syarat-syarat khusus yang harus sahabat miliki adalah:

  1. Muslim/muslimah berusia matang (bukan sekedar akil baligh), berkepribadian tenang, dan tidak mudah terpancing emosi.
  2. Memiliki komputer (PC atau laptop) dan koneksi internet, serta terbiasa menggunakannya.
  3. Beraqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Syaikh Abul Hasan Asy’ari atau Syaikh Maturidi.
  4. Bermazdhab Syafi’i atau imam madzhab terkenal lainnya dari kalangan ahlus sunnah dalam fiqih, namun tidak fanatik terhadap madzhab yang dianut.
  5. Tidak menolak adanya aliran thariqah atau tasawuf, kecuali yang menyimpang dari ajaran islam.
  6. Bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan lancar (tartil).
  7. Pernah dan senantiasa mempelajari kitab-kitab/buku-buku kepesantrenan (ke-Islaman) melalui guru (para ‘ulama).
  8. Bersedia untuk melakukan syi’ar Islam melalui situs web dengan cara yang lemah lembut dan santun, dengan prinsip ‘bil-hikmah wa mauizhatil-hasanah’, sanggup menghindari perdebatan dan pertengkaran, tidak menyerang dan tidak memvonis muslim lain yang tidak sepaham dengan penyesatan, pengkafiran, dsb. selama mereka ber-argumentasi dengan Al-Quran dan Hadits walaupun diyakini pendapat mereka lebih lemah.
  9. Ibda bi nafsik. Untuk yang bersifat khusus seperti ajakan atau larangan, Anda harus memulainya untuk diri sendiri lebih dahulu, sebelum kepada orang lain.
  10. Biaya pelatihan: GRATIS, kecuali untuk sekedar biaya transportasi (pergi-pulang) ke tempat Anda.

Syarat-syarat khusus seperti di atas berdasarkan apa yang saya yakini, pelajari dan perhatikan, bahwa menyebarnya Islam di Nusantara yang memiliki banyak keaneka ragaman suku dan budaya ini lebih berhasil melalui perantaraan orang-orang seperti di atas, dan kesinambungan ilmu kepada Rasulullah pun lebih terpelihara karena mengikuti guru dan ‘ulama madzhab.

Namun demikian, saya ‘tidak menganggap’ orang-orang yang berada di luar kriteria tersebut telah keliru, karena pada hakikatnya Allah-lah Yang Maha Tahu ‘Nilai Kebenaran’ seorang hamba. Hal di atas hanyalah sebatas ikhtiar yang bisa saya lakukan. Oleh karenanya, bila diantara sahabat ada yang memiliki pemahaman berbeda, dengan kerendahan hati saya mohon maaf dan harap maklum.

Syarat-syarat atau ketentuan lainnya:

  1. Silahkan mengontak saya secara pribadi untuk diundang (tepatnya: diajak main) ke tempat Anda.
  2. Mengirimkan fotokopi atau hasil scan KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku.
  3. Materi boleh diikuti oleh perorangan atau banyak orang, dengan tetap mengacu kepada syarat-syarat khusus seperti tersebut di atas.
  4. Acara tidak perlu dilakukan secara formal sepertihalnya pelatihan atau seminar, namun buatlah sesantai mungkin.
  5. Tidak harus di laksanakan di ruangan khusus, namun boleh dilakukan dimana saja sepanjang komputer bisa terus menyala, dan sepanjang koneksi internet lancar.
  6. Tidak perlu menyediakan tempat bagus buat saya beristirahat. Di kamar tidur, di kursi tamu, atau bahkan di teras rumah pun tidak menjadi masalah, yang penting bersih, aman, dan tidak jauh dari kamar mandi (toilet).
  7. Saya orang kampung dan bergaya kampungan, karenanya Anda harus bisa menerima dan tidak merasa gengsi akan kedatangan saya yang apa adanya 😀
  8. Bisa jadi tidak semua undangan saya penuhi, namun bukan berarti saya pilih kasih. Hal ini bisa saja akibat keterbatasan waktu yang saya miliki atau ada keperluan lain yang waktunya bersamaan dan tidak mungkin saya tinggalkan, atau alasan lainnya.
  9. Untuk sementara hanya berlaku buat Anda yang bertempat di wilayah DKI, Jawa dan Bali. Transportasi mudah, serta aman dari konflik. Untuk wilayah-wilayah lainnya masih saya pertimbangkan.

Demikianlah sahabat-sahabat. Seandainya ada diantara Anda yang mau ngajak saya bermain ke tempat Anda, mohon dibaca kembali tulisan saya di atas dengan seksama, supaya tidak menyesal di kemudian hari. Semoga rencana kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bisa bermanfaat buat kehidupan sekarang dan nanti… ~ Cepi Nugraha

Bagikan Artikel...

Komentar

One Response untuk “Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat”
  1. Mels says:

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai kegiatan pengabdian pada masyarakat menurut saya kegiatan seperti itu sangat bermanfaat.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai masyarakat yang bisa anda kunjungi di http://www.lpm.gunadarma.ac.id

    [balas komentar di sini]

Page 1 of 0
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!