Do'a Kanzul 'Arsy

Ilustrasi

Do’a Kanzul ‘Arsy, karena fadhilah, faedah, serta kemasyhurannya, maka para ‘ulama mengumpamakan do’a ini seperti lentera yang sangat terang benderang di dunia dan dinamakan juga dengan Raja Segala Do’a. Do’a Kanzul ‘Arsy ini biasa kita temukan naskahnya tertulis pada kitab-kitab Majmu’ Syarif. Di dalam do’anya terkandung kalimat tauhid berupa ucapan tahlil, “Laa ilaaha illallaah” serta bacaan tasbih dan Asma’ul Husna yang diulang-ulang sebelum sampai kepada kalimat permohonan, lalu diakhiri dengan pujian kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan seluruh alam semesta.

Belum diketahui apakah do’a ini sanadnya sampai kepada baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam, akan tetapi menurut sebagian ‘ulama, sanad Do’a Kanjul ‘Arsy sampai kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhu. Namun kita tak perlu khawatir, karena yang namanya do’a bebas menggunakan bahasa apapun sepanjang isinya tidak menyimpang (kecuali bacaan shalat yang dilarang untuk diubah bahasanya). Apalagi sungguh, selain masyhur di kalangan ummat Islam, do’a ini pun berisikan kalimat-kalimat agung dan tidak ada satupun kalimat yang bertentangan dengan ajaran Islam, karenanya kita pun tak usah ragu-ragu untuk membacanya.

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Miliki Ebooknya, Dapatkan BONUSNYA!

Mohon jangan hiraukan pemahaman-pemahaman dangkal dan semaunya sendiri dengan mengatasnamakan agama, yang menyatakan bahwa do’a ini dibuat sebagai upaya untuk menyesatkan ummat Islam hanya karena ada kalimat ‘Isya Ruhullah di dalamnya. ‘Isya Ruhullah adalah julukan atau gelar agung dari Allah SWT buat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam. Ruhullah artinya ruh dari Allah karena Nabi ‘Isa langsung diciptakan oleh Allah melalui peniupan ruh kedalam rahim Siti Maryam. Ruh tersebut dinisbahkan oleh Allah kepada-Nya dalam bentuk kepemilikan, yaitu Ruh milik Allah SWT.

Surat An-Nisaa Ayat 171

 “Sesungguhnya Al-Masih Isa putera Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya”. (Q.S. An-Nisaa’: 171)

Surat al-Anbiya Ayat 91

“Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.” (Q.S. al-Anbiya: 91)

Selain itu ada yang menafsirkan bahwa Ruh di sini karena kedudukan Nabi ‘Isya ‘alaihissalam sangat dekat dengan Allah, walaupun derajatnya tidak melebihi derajat baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam. Bahkan selain Nabi ‘Isya ‘alaihissalam, beberapa Nabi yang lain pun dianugrahi gelar-gelar tersendiri, seperti:

  • Adam Shafiyyullah, Adam adalah bukti kemurnian Allah
  • Nuhun Naziyyullah, Nuh penyelamat makhluk Allah
  • Ibrahim Khalilullah, Ibrahim adalah kekasih Allah
  • Isma’il Dzabihullah, Isma’il sembelihan Allah
  • Musa Kalimullah, Musa adalah yang berbicara dengan Allah
  • Dawud Khalifatullah, Dawud adalah khalifah Allah
  • Muhammad Rasulullah, Muhammad adalah utusan Allah

Dimana para Nabi ‘alaihimussalam tersebut beserta gelar atau julukannya terdapat juga di dalam naskah do’a tersebut.

Fadhilah, Manfaat, dan Khasiat Do’a Kanzul ‘Arsy

Mengenai fadilah atau manfaat Do’a Kanzul ‘Arsy, tersebut seperti di bawah ini:

Barang siapa yang membaca Do’a Kanzul ‘Arsy, maka insyaa Allah apa-apa yang menjadi hajat/kebutuhannya akan terpenuhi, keberkahan bagi anak cucu (keturunannya), mendapatkan kemurahan rezeki, serta berbagai fadhilah, khasiat dan faedah lain yang tak terhitung jumlahnya.

Untuk mendapatkan do’anya Anda bisa mendatangi toko-toko kitab terdekat, dan silahkan menanyakan kitab kecil berjudul Majmu’ Syarif kepada penjaga toko untuk kemudian membelinya. Bahkan bukan hanya do’a ini saja yang tercantum di dalam kitab tersebut, tetapi banyak do’a-do’a serta amalan lain yang tidak kalah menarik untuk dibaca dan diamalkan. Saya lihat, ada juga beberapa situs lain yang menuliskan do’a Kanzul ‘Arsy, jadi silahkan Anda coba cari dan kunjungi situsnya. Semoga bermanfaat.. ~ Cepi Nugraha