Cinta Yang Indah

Katanya Cinta Itu Indah.. Benarkah?

Karena kesibukan saya di beberapa web atau blog bisnis, maka beberapa bulan belakangan saya  jarang sekali posting di Rumah Cahaya ini, hanya satu bulan satu kali.. itupun seringnya diakhir-akhirkan seperti sekarang ini. Cari ide dan cari-cari ide.. akhirnya ide untuk menulis artikel berjudul Cinta Itu Indah ini datang dari salah kata kunci (keyword) yang datang  ke salah satu artikel di blog ini.

Kata ‘cinta’ memang merupakan salah satu kata kunci diantara banyak kata kunci popular dari hasil pencarian pengunjung yang datang ke Rumah Cahaya akhir-akhir ini, diantaranya:

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Miliki Ebooknya, Dapatkan BONUSNYA!

Bicara Tentang Cinta..

Duuh, kalau bicara tentang cinta.. bukannya saya tidak merasa malu dengan usia maupun rupa, tetapi ya itu tadi.. salah satu alasan saya mengangkat tema cinta ini adalah untuk mengisi ‘kewajiban’ posting di bulan ini.

Ok, daripada ngelantur ke sana kemari, maka saya pun akan mulai membicarakan (menuliskan artikel) tentang Cinta lagi..

Melihat kembali file dalam format .mpg video yang pernah saya buat beberapa tahun yang lalu (e..e..ehm) ada beberapa kata yang saya kutip dari sebait puisi yang saya tuangkan di file tersebut..

Tentang “Cinta”

Cinta serta kasih sayang berhak untuk dimiliki oleh siapa saja
Tua, muda, miskin, kaya, si tampan atau si buruk rupa, bahkan binatang melata.

Tidak seorang pun berhak untuk mencegah mereka mpu-nya rasa.

Tapi mereka harus menyadari
bahwa Cinta hanya untuk memberi bukan untuk menerima serta memiliki..

Duuh.. Jadi menerawang jauh kemana-mana kalau membacanya.. hehe

Benarkah Cinta Itu Indah? Adakah yang mau ikut menjawab??

Sahabat,

Cinta itu memang indah, bisa membuat hatimu berbunga-bunga dan melambung tinggi seolah ingin terbang ke angkasa.

Cinta itu memang indah, dimanapun dan dalam keadaan apapun, pikiranmu selalu saja menerawang jauh untuk mengingat dan membayangkannya..

Cinta itu memang indah, buktinya hampir dalam setiap perkataanmu senantiasa menyebut-nyebut namanya..

Cinta itu memang indah, membuat semangat kerja serta gairah hidupmu bergelora..

Cinta itu memang indah, bisa mendorongmu melakukan beberapa hal luar biasa yang biasanya tidak pernah kau lakukan..

Cinta itu memang indah, perpisahan sesaat saja dengannya, membuat rasamu seolah berpisah setahun lamanya..

Cinta itu memang indah, tidak jarang kamu pun tersenyum-senyum sendirian akibat melamunkannya..

Tapi…

Tidak selamanya juga cinta itu indah, karena terkadang membuat duniamu seakan gelap gulita..

Tidak selamanya juga cinta itu indah, karena terkadang semangat hidupmu mendadak hilang karenanya..

Tidak selamanya juga cinta itu indah, karena tidak jarang air mata seorang pria gagah perkasa pun menetes karenanya..

Tidak selamanya juga cinta itu indah, karena tidak jarang membuat bayangan akan hari esokmu.. sirna.

Tidak selamanya juga cinta itu indah, buktinya banyak sekali manusia yang putus asa karenanya, bahkan terhadap Rahmat dari Tuhan-nya, yang membuat mereka melakukan dosa yang sangat besar dan mengambil keputusan yang sangat nekat ..bunuh diri. Na’udzubillah.

Ungkapan mengatakan:

“Bila kamu mencintai seseorang, maka cintailah ia sewajarnya, karena bisa jadi suatu saat ia akan menjadi seseorang yang paling kamu benci. Dan bilamana kamu membenci seseorang, maka bencilah ia juga sewajarnya, karena bisa jadi pada suatu saat, ia akan menjadi seseorang yang kamu cintai”

Bila kamu terlanjur mencintai seseorang dengan perasaan yang amat sangat, dan sangat sulit bagimu untuk melepaskan bayangannya dari benakmu, sementara hatimu juga sangat terluka olehnya.. maka tidak ada jalan lain bagimu kecuali untuk selalu berharap adanya jalan keluar yang terbaik dan terindah dari-Nya… Berdo’alah supaya Ia Yang Maha Membolak-balikkan hati ‘membalikkan hatinya’ untukmu, untuk benar-benar mencintaimu. Atau memohonlah kepada-Nya untuk membuatmu benar-benar bisa segera melupakannya, dan segera mempertemukanmu dengan seorang pengganti yang jauh lebih baik darinya.

Jangan pernah berputus-asa dari rahmat-Nya, apalagi sampai nekat bunuh diri atau melakukan tindakan-tindakan keji lainnya. Percayalah, bunuh diri itu tidak akan melepaskanmu dari masalah.. tapi hanya akan membawamu kepada masalah baru yang jauh lebih besar atas lepasnya imanmu akibat perbuatan tersebut, yaitu siksa api neraka yang kekal dan menyala-nyala, dimana kemudian penyesalan pun sudah tak berguna.

Mungkin hatimu masih tetap terluka, mungkin hidupmu masih terasa hampa, mungkin sekujur tubuhmu masih lemas lunglai dan tak bergairah untuk menghadapi kehidupan.. tapi bertahanlah, sabarlah, yakinlah jalan keluar yang terbaik dan terindah dari-Nya akan segera datang.. Seandainya kamu ingin menangis, menangislah kepada-Nya. Seandainya kamu ingin mengadu, maka mengadulah kepada-Nya. Seandainya kamu pun harus mati dalam tangisanmu akibat beratnya penderitaanmu.. mungkin itu masih lebih baik, selama hatimu masih dalam rasa harap kepada-Nya.

Semoga bermanfaat… ~ Cepi Nugraha ~