cara seo

google seo

Backlink Nan Cantik Rupawan, Masih Tetap Pujaan Hatinya Paman Google..

November 10, 2009 oleh Cepi Nugraha · 11 Komentar
Kategori: Internet 
seo pagerank

Rahasia SEO

Sahabat-sahabat, sekitar beberapa bulan yang lalu.. Tim & Steve, 2 (dua) orang pakar SEO (Search Engine Optimization) dari London melakukan test pada 200 domain selama satu tahun. Bahkan beberapa domain di antaranya berumur lebih dari 3 tahun.

Mereka mendapatkan hasil sebagai berikut:

  1. Google doesn’t care about the “freshness” of your content. Menurut mereka berdasarkan hasil riset, situs mau diupdate tiap hari, seminggu sekali, sebulan sekali, atau tidak pernah sama sekali.. ternyata tidak mempengaruhi Google PageRank.
  2. Google doesn’t care about the “Quality” of your content. Mau kontennya banyak, sedikit, bagus, atau jelek, ternyata tidak mempengaruhi Google PR juga. Mereka membuktikannya dengan halaman yang hanya berisi Option Page, dan halaman Blog yang penuh dengan konten yang berkualitas.
    Sekarang coba kita perhatikan halaman utama FaceBook.com. Hampir tidak ada konten sama sekali, tapi PR nya 9.
  3. Google doesn’t care if you change the content of the page. Kalau kita mengganti konten sebuah halaman, bisa saja menjadi turun PR nya, tapi biasanya akan kembali lagi ke PR normal setelah 2-3 bulan kemudian.
  4. Google doesn’t care about duplicate content. Paling tidak.. saat Google memberikan Page Rank untuk suatu halaman, dia tidak peduli apakah isinya unik atau tidak.
  5. Google doesn’t care if you change registars or owners of a domain name. Seringkali awalnya ranking langsung drop jika pemiliknya berubah, tapi setelah beberapa bulan dia akan kembali normal lagi.
  6. Google doesn’t care if you change your server or hosting. Sama kasusnya seperti nomer 5 yaitu: seringkali awalnya ranking langsung drop jika pemiliknya berubah, tapi setelah beberapa bulan dia akan kembali normal lagi.

Kalau begitu, apa yang paling Google pedulikan?

Menurut Tim & Steve dan berdasarkan hasil riset mereka, yang paling Google pedulikan saat ini hanya links.. hanya BACKLINKS.

Lebih banyak backlink suatu halaman situs, maka PR nya akan semakin naik. Semakin tinggi PR suatu halaman, maka kata kunci yang dibidik akan semakin rankingnya tinggi di hasil pencarian.

Sekarang… hasil riset mereka dibandingkan dengan pengalaman ibu Anne Ahira selama ini:

  1. Konten unik seringkali “lebih cepat” di index oleh Google. Dan backlink yang diperlukan untuk membuat suatu halaman menjadi tinggi di Search Engine itu menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan duplikat konten.
  2. Ya, kita masih bisa menggunakan konten orang lain (duplikat konten), namun saat mencari backlinks, kita harus lebih gencar alias memerlukan lebih banyak backlink ketimbang backlink untuk konten yang unik. Oleh sebab itu ibu Hira tetap menyarankan utk membuat situs dengan konten unik, kecuali kita memiliki cara atau source yang mudah untuk mendapatkan backlink. Sebagai perbandingan, misalnya konten unik hanya memerlukan 20 – 50 backlink untuk mencapai ranking yang baik di Search Engine, sementara duplikat konten perlu ratusan backlink. Kurang lebih spt itumenurut pengalaman ibu Hira. Jumlah backlink 20-50 atau ratusan itu tentunya bukan angka yang mutlak untuk mencapai sebuah ranking di Search Engine, karena ‘competition’ juga punya peranan penting alias berpengaruh. Di atas hanyalah contoh untuk bahan perbandingan.
  3. Naik turunnya ranking, terutama untuk situs baru, itu sangat normal. JIka kita membuat situs baru, dengan domain baru, untuk 3 bulan pertama itu biasanya ranking kita tinggi, tapi setelah itu drop habis, bahkan sampai tidak ada traffic sama sekali. Jangan panik, Ini biasa.
    Traffik ke situs biasanya akan menjadi normal, dan bahkan akan lebih meningkat setelah melewati masa transisi sandbox effect. Ada yang menjadi normal setelah 3 bulan, 6 bulan, ada juga yang lebih dari 1 tahun. Tapi intinya, jika terus kita melakukan, maka hasilnya bisa kita rasakan di waktu-waktu yang akan mendatang!

Demikianlah, seperti yang telah diposkan oleh ibu Anne Ahira di AsianBrain Forum.

Semoga bermanfaat…!! (Cepi Nugraha)

Komentar

11 tanggapan untuk “Backlink Nan Cantik Rupawan, Masih Tetap Pujaan Hatinya Paman Google..”
  1. jurug says:

    sangat bagus laporannya kang :D

    tukaran link yuk :

    [.]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mr. Jurug,
    Dengan senang hati.. asal linknya DoFollow ya..

    [.]

  2. wah keren nih postinnagnnya, jadi tambah ilmu baru, thanks bos

    [.]

  3. andi says:

    Bermanfaat sekali poin-poinnya pak :)

    [.]

  4. come n share says:

    Bah…:) mantap nih mas..ternyata content tidak terlalu pengaruh sama mba gugle..

    [.]

  5. ads says:

    O.. begitu ya Mas.. Jadi bingung nih.. Pendapat orang2 pada beda. Yang bener yang mana ya..?

    [.]

    Cepi Nugraha Reply:

    Mas Ads,
    Bisa jadi semuanya juga benar dan berdasarkan atas pengalaman, sehingga bisa saling melengkapi antara pendapat satu dengan lainnya. Karena kemauan Google sendiri terkadang tidak bisa ditebak, sehingga bisa dikatakan sebagai “robot yang aneh”.

    [.]

  6. abeecdick says:

    salam kenal kang :)
    info yang menarik kang, mohon izin untuk mengupas lagi

    [.]

  7. I want to quote your post in my blog. It can?
    And you et an account on Twitter?

    [.]

  8. gatot suherman says:

    sedikit paham mas…

    [.]

  9. dani says:

    Saya tidak paham SEO-nya. Saya juga tidak paham tentang bisnis Anne Ahira/Asian Brain.

    Menurut logika bodoh saya, konteksnya berbeda. Facebook menyediakan layanan. Blog lain menyediakan (unique) konten (untuk dibaca). Dalam pandangan saya, manusia/human adalah pengguna akhir, target sesungguhnya (yang tidak harus ‘diakali’). :)

    Terkait:
    #1. Konten unik seringkali “lebih cepat” di index oleh Google.
    Menurut saya, bukan lebih cepat di-indeks, tapi mungkin relatif lebih mudah ditemukan karena sedikitnya persaingan saat itu.

    #2. Ya, kita masih bisa menggunakan konten orang lain (duplikat konten)
    Bisa saja. Misalnya Wikipedia yang merangkum tulisan penting. Logikanya akan selalu ada di halaman awal SERPs. Pengguna akan merasa lebih praktis memberi backlink ke Wikipedia. Walau tautan sumber juga kecipratan. Dilemanya di bidang kesehatan, SERPs menjadi makin tidak dipercaya oleh para online health seekers. Karena SERPs tercemar oleh sekadar backlinks. Mereka akan cenderung mencari di situs yang sudah punya otoritas.

    #3. Naik turunnya ranking, terutama untuk situs baru, itu sangat normal.
    Pengalaman saya, PR5 dalam 3 bulan untuk blog baru adalah sangat mungkin. Karena memang pernah terjadi di beberapa situs yang saya temukan. Kuncinya hanya konsistensi dan pertumbuhan positif yang alami. :)

    Sebagai pengguna, saya tetap membutuhkan membaca konten yang bermanfaat sesuai etika kejujuran dan menghargai (karya) orang lain. :)

    [.]

Page 1 of 11
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!