/SMS/WA : 08112225788 (08-21.00 WIB) Untuk konsultasi, terapi, dan ruqyah dikenakan infaq seikhlasnya


Cara Mendisiplinkan Anak Sejak Usia Dini

Membiasakan Disiplin

Artikel yang saya beri judul Cara Mendisiplinkan Anak Sejak Usia Dini ini bersumber dari sebuah majalah salah terbitan salah satu pesantren di Indonesia, dengan judul “Membiasakan Disiplin Sejak Dini” yang ditulis oleh Fathurroh NK. Meskipun singkat, namun semoga saja akan berguna bagi Anda sahabat Rumah Cahaya, khusunya bagi para orang tua, dan para pemerhati pendidikan anak dan keluarga. Baik, langsung saja saya tuliskan ya artikelnya…

Sebagai orangtua tentu kita pernah merasakan si buah hati tidak nurut atau susah diatur. Orangtua ingin anaknya melakukan A, tapi si anak melakukan B. Agar anak mau berdisiplin, orangtua harus punya cara dan teknik jitu.

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Miliki Ebooknya, Dapatkan BONUSNYA!

Disiplin adalah proses mengenalkan dan mengajarkan anak tentang perilaku apa saja yang diharapkan dapat diterima oleh lingkungan. Disiplin berkaitan dengan upaya orangtua mengenalkan anak pada aturan-aturan yang berlaku dalam lingkungan. Untuk itu, pengajaran disiplin harus dimulai sejak dini, sesuai dengan tingkat usia anak.

Psikolog Ayu Windiyaningrum, M.Psi menyarankan, penanaman disiplin hendaknya dilakukan sedini mungkin. Bahkan sejak usia bayi, disiplin sudah dapat diterapkan orangtua. Misalnya, ketika memasuki usia balita, orangtua bisa membiasakan anak makan dan minum dalam kondisi duduk dan menggunakan tangan kanan.

Menurut Ayu, penerapan ini akan membantu anak mengenal aturan dan berperilaku sesuai tuntutan lingkungan. Artinya, anak tidak bertindak dengan aturannya sendiri, melainkan belajar berkompromi dengan tuntutan-tuntutan di lingkungan sekitarnya.

Ketika mengajarkan disiplin, gunakan kalimat-kalimat sederhana dan penjelasan yang konkret sesuai tahapan perkembangan anak. Misalnya pada anak usia prasekolah dan kanak-kanan, jelaskan mengapa dia harus membuang sampah ke tempat sampah. Sedangkan pada anak usia pra-remaja, ajaklah mereka diskusi.

Hal senada disampaikan Anna Surti Ariani, S.Pi., M.Si., P.si. dalam seminar Teknik Mendisiplinkan Anak bahwa idealnya orang tua memiliki pendekatan yang hangat, penuh kasih sayang, tetapi juga tegas ketika mengatur. Aturan dibuat dengan kesepakatan bersama anak, bukan atas otoritas pribadi orang tua.

Cara Menanamkan Disiplin Pada Anak Usia Dini

Ada beberapa tip dan cara yang baik untuk mendisiplinkan anak usia dini. Berikut adalah diantaranya:

Pertama, memberi perhatian positif kepada anak dengan pujian, termasuk hal yang sekecil mungkin. Misalnya, orangtua melakukan kontak mata dengan anak, menunjukkan ekspresi yang menyenangkan dan intonasi suara yang ramah. Pujilah tindakannya, bukan anaknya.

Kedua, teknik kerjasama. Teknik ini dapat diterapkan pada anak usia 3-4 tahun ke atas ketika anak sudah mulai belajar berfikir logis. Targetnya, melakukan kesepakatan dengan anak, keputusan dibuat oleh anak dengan sedikit negosiasi dari orangtua.

Ketiga, menghukum anak. yaitu mencabut haknya dengan memberikan konsekuensi negatif atas perilaku negatifnya. Misalnya orangtua bisa mengatakan,”Kalau kakak pukul mama sekali lagi, nanti sore kakak tidak boleh nonton TV ya.” Ketika anak melanggar, segera lakukan konsekuensi. Jika anak menangis, gunakan teknik mengabaikan.

Menurut Indri Savitri dari Lembaga Psikologi Terapan UI, kita bisa membentuk pola kebiasaan hidup teratur, dan menjadualkan kegiatan anak sehari-hari. Misalnya, mengajarkan makan sendiri, mandi sendiri, memilih baju yang ingin dikenakan, membereskan mainan-mainan, menggosok gigi sebelum tidur, atau melipat selimutnya ketika bangun tidur.

Hindari pengajaran disiplin yang terlalu keras, kaku, dan otoriter. Sebab, sikap itu hanya akan membuat anak berkembang menjadi seorang penakut, ragu-ragu, tidak spontan, tidak ramah, dan tidak berani berinisiatif. Namun, jangan terlalu longgar dan selalu memperbolehkan semuanya, karena ia akan menjadikan anak manja dan seenaknya.

Penerapan disiplin bukanlah proses instant yang membuat anak langsung menerima, perlu kesabaran dan konsistensi. Istilah yang umum dipakai adalah pola asuh otoritatif; memberi perhatian dan kasih sayang yang diimbangi dengan ketegasan, aturan, dan  pengajaran disiplin yang sesuai dengan usia dan taraf perkembangan anak.

Nah sahabat Rumah Cahaya, demikianlah artikei singkat tentang Cara Mendisiplinkan Anak Sejak Usia Dini ini, dan sekali lagi.. semoga bermanfaat buhttp://at sahabat semua. ~ Cepi Nugraha