Berani Mengambil Resiko..? Itu harus!!

November 11, 2008 oleh 3 Komentar
Kategori: Entrepreneurship 
Mengambil Resiko

Berani Mengambil Resiko

Bagi Anda yang berencana untuk mengambil serta menggeluti suatu peluang usaha atau peluang bisnis, alangkah baiknya jika memperhatikan ungkapan yang begitu dalam serta luas maknanya seperti berikut:

Salah karena berusaha untuk berbuat benar adalah lebih baik daripada tidak pernah salah karena tidak pernah berusaha untuk melakukan kebenaran”

Kenapa saya menganjurkan hal ini?

Karena seseorang yang akan mengambil suatu peluang usaha sering dihadapkan pada keragu-keraguan untuk segera memulai usaha atau bisnisnya tersebut, apalagi jika usaha tersebut termasuk jenis usaha model baru dan masih jarang orang yang terjun di dalamnya, padahal hal itu merupakan sebuah peluang yang sangat besar, karena berarti masih sedikit pesaing usaha bilamana ia benar-benar menggelutinya.

Keraguan seperti takut gagal, takut tidak bisa mengelola usaha, takut kena tipu, dan sebagainya adalah hal yang wajar, dan keberhati-hatian adalah sangat perlu. Tapi jika keraguan tersebut berlarut-larut, kapan usaha tersebut mulai dijalankan? Kapan usaha tesebut bisa dilihat berhasil atau tidak berhasilnya?

Usaha Percetakan Bagi Pemula
Bonus: " Desain2 Siap Edit & Flashdisk! "

Kalau begitu berarti harus segera memulai, serta harus berani untuk mengambil resiko apapun yang terjadi? Ya, dengan syarat.. usaha atau bisnis yang akan dijalani tersebut merupakan bisnis yang benar dan bisa berdampak positif bagi diri sendiri, keluarga serta lingkungan masyarakat pada umumnya.

Keraguan untuk mengambil peluang dan menggeluti suatu usaha pernah juga beberapa kali saya alami, ada yang benar-benar berhasil, dan ada pula kegagalan yang saya peroleh. Malahan sebelum saya dan isteri bisa mengenal internet lebih jauh beserta bisnis yang bisa dijalankan di dalamnya, saya beserta istri pun pernah diliputi keraguan yang sama.

Sebelum saya benar-benar mengenal internet, saya terkadang melakukan chatting di sebuah stasiun televisi lokal milik Aa Gym yang ada di Bandung. Di chattingan tersebut saya sering melakukan promosi untuk usaha percetakan dan usaha konpeksi pakaian yang saya jalankan. Terkadang saya juga melihat-lihat promosi/iklan bisnis dari orang lain di sana. Suatu ketika saya melihat sebuah iklan mengenai bisnis yang dibimbing oleh Ibu Anne Ahira disertai sebuah alamat website yang bisa dikunjungi untuk informasi yang lebih lengkapnya. “Waah.. mudah-mudahan peluang baru nih” mungkin kata itulah yang ada di dalam benak serta pikiran saya waktu itu. Karena informasi lebih lengkapnya harus melalui koneksi internet, maka saya pun menghubungi isteri saya lewat SMS, karena yang rajin ke warnet adalah istri saya (saat itu kami belum punya koneksi internet sendiri). Setelah istri saya membuka alamat website tadi di internet, maka ada sebuah link dari website tersebut ke halaman website yang lain, yaitu ke halaman Asian Brain Internet Marketing Center, dan setelah pulang ke rumah istri saya menyampaikan informasi yang telah didapat dari sana kepada saya, dan ternyata berisikan informasi mengenai Pembelajaran internet marketing atau bisnis online yang dibimbing oleh Ibu Anne Ahira (rasanya saya telah mendengar nama beliau sebelumnya, tapi saat itu belum tahu, apakah beliau seorang pakar bisnis, motivator, atau apalah…??). Semula sayabeserta isteri ragu untuk mulai mengikuti pembelajaran bisnis online tersebut, karena saya khawatir hal itu adalah Multi Level Marketing (MLM), money game, atau bahkan penipuan. Tetapi jika saya dan isteri tidak mencobanya, berarti saya tidak akan pernah tahu apakah bisnis tersebut memang benar-benar merupakan sebuah peluang atau sebaliknya. Akhirnya setelah kami pikir-pikir, dan dengan mengingat ungkapan yang tertulis tadi di atas, kami bertekad untuk segera mencoba dan memulainya, kami memberanikan diri untuk mengambil resiko, dan akhirnya kami bersyukur ternyata bisnis tersebut adalah sebuah bisnis yang benar, menyenangkan dan juga menguntungkan bagi kami, dan beberapa diantara hasilnya adalah kami bisa mengenal internet lebih jauh beserta peluang bisnisnya, bisa mempunyai beberapa website/blog seperti blog ini diantaranya, bisa memperoleh uang dalam bentuk rupiah maupun dollars, dan sebagainya. Seandainya saja kami tidak pernah berani untuk mencoba memulai dan tidak berani untuk mengambil resiko, mungkin internet dan bisnis di dalamnya hanyalah merupakan hal yang asing sampai saat ini bagi kami.

Jadi, bilamana Anda melihat sebuah peluang usaha atau bisnis, tetapi masih diliputi oleh keragu-raguan untuk segera memulainya, mudah-mudahan artikel saya kali ini bisa menjadi jalan pemicu semangat serta menghilangkan keragu-raguan Anda tersebut, dan semoga bermanfaat…!!! (Cepi Nugraha)

Artikel Terkait:

Bagikan Artikel...

Komentar

3 tanggapan untuk “Berani Mengambil Resiko..? Itu harus!!”
  1. ariyan says:

    ya mksh atas saran2nya,memang dlm setiapa apapun di perlukan keberanian,asal ALLAH ridau jalani aja.

    [balas komentar di sini]

  2. deddy suryadhi says:

    salam kenal pak cepi nugraha…
    saya berasal dari kota jambi,
    saya sngt tertarik dengan artikel bpk tentang “berani mengambil resiko?
    saat ini sy baru memulai usaha PPOB di daerah saya,..
    mohon comment nya dan plus minus ny usaha ini,
    trims>>

    [balas komentar di sini]

    Cepi Nugraha Reply:

    Pak Deddy,
    Salam kenal kembali…

    Bisnis POPB yang Bapak maksud, Payment Point Online Bank ya Pak…?
    Saya sebenarnya tidak mengenal benar bisnis ini, hanya saja memang untuk saat ini peluang usahanya (terutama di daerah) masih sangat bagus, dimana tentu nilai plus-nya seperti:
    – mempermudah orang untuk melakukan pembayaran rekening listrik, telepon, air, dan sebagainya.
    – prosedurnya mudah dan cepat
    – biasanya depositnya juga murah dan lain-lain..

    Tetapi mungkin minusnya dari bisnis ini bisa kian menjamur, dan kalau tidak ada pihak berwenang yang membatasi perizinannya, maka bisa jadi nanti banyak pengusaha yang sama juga di sekitar Bapak, dimana secara logika mungkin ada pelanggan kita bisa terbagi.. Tapi jangan khawatir juga… kalau sudah rezeki tidak akan kemana Pak.. Yang jelas… silahkan dilanjutkan, dan berusahalah untuk memelihara konsumen/langganan sebaik mungkin agar mereka merasa betah dengan pelayanan yang bapak berikan.

    Ok, mohon maaf seandainya jawaban saya ini kurang memuaskan…

    [balas komentar di sini]

Page 1 of 0
View all comments

 

Senaang rasanya, jika Anda berkomentar..

Dimohon dengan kata-kata yang baik & bijak...
Bila Anda belum mempunyai Avatar dan ingin membuatnya, kunjungi Gravatar!